Kiriman dibuat oleh Rizki Mahesa

Nama : Rizki Mahesa
NPM : 2217051101
Kelas : B
Prodi : S1 Ilmu Komputer
Pretest PKN
Pada video membahas pentingnya pemahaman dan penerapan konsep “Wawasan Nusantara” bagi warga negara Indonesia. Sebagai bentuk rasa cinta terhadap Indonesia, sudah seharusnya warga negara Indonesia dapat memahaminya dengan memplajari konsep dari wawasan nusantara tersebut, sehingga akan tumbuh jiwa nasionalisme pada setiap warga negara Indonesia.

Konsep wawasan nusantara tersebut bertujuan untuk memperkuat identitas nasional Indonesia, dan untuk memahami dan menghargai keberagaman yang ada. Konsep wawasan nusantara menekankan pentingnya menjaga ntegritas wilayah Indonesia, dan juga untuk membangun hubungan yang harmonis antara suku, agama, bahasa, dan budaya yang ada di Indonesia.

Tujuan adanya wawasan nusantara adalah untuk mewujudkan nasionalisme yang tinggi dan mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan individu, kelompok, dan daerah. Wawasan nusantara dipandang sebagai konsepsi kewilayahan yang mengusahakan wilayah sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan kemanan.

Pada video tersebut menunjukan kita pentingnya pemahaman dan penerapan wawasan nusantara kita sebagai bentuk cinta terhadap indonesia. Konsepsi wawasan nusantara juga mengajak seluruh warga negara untuk memandang keluasan wilayah dan keragaman yang ada di dalamnya sebagai satu kesatuan.
Nama : Rizki Mahesa
NPM : 2217051101
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer

1. Bagaimanakah tangapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?

= Tanggapan saya mengenai artikel tersebuit adalah memberikan saya pemahaman mengenai konflik apa yang terjadi antara Indonesia dan Timor leste. Saya juga merasa sedih karena adanya konflik antar kedua negara ini, penyebab terjadinya konflik antrar 2 negara ini adalah belum tuntasnya delimitasi perbatasan antar 2 negara ini. Hal positif yang saya dapatkan dari artikel tersebut adalah, pentingnya pemerintah melakukan negosiasi kepada negara Timor Leste untuk meminimalisir adanya jumlah korban dan dapat menyelesaikan masalah tersebut

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?

= Menurut saya, dengan adanya wawasan nusantara tentu saja memiliki peran yang sangat penting bagi wilayah dan bangsa Indonesia. Dikarenakan wawasan nusantara mencakup pemahaman mengenai geografis, keanekaragaman budaya, serta persatuan dan kesatuan yang ada. Namun jika wawasan nusantara tidak dimiliki oleh bangsa indonesia berikut adalah hal yang mungkin terjadi menurut saya:
• Kehilangan identitas nasional
• Konflik antar wilayah
• Pembangunan tidak merata

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikel di atas?

= Menurut saya konsepsi wawasan nusantara yang baik dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikel adalah menjaga persatuan dan kesatuan wilayah Indonesia dan Timor Leste, tentu saja untuk mewujudkan tersebut dibutuhkan kerja keras antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga persatuan tersebut.
Nama : Rizki Mahesa
NPM : 2217051101
Kelas : B
Rangkuman pada Video Pertemuan 13

A. Pengertian Artikel untuk Jurnal Ilmiah
Artikel adalah sebuah karangan yang membahasa suatu tema tertentu. Artikel dapat mengenai hasil studi penelitian atau studi kepustakaan. Penulisan artikel ditujukan untuk menyampaikan pikiran penulis terhadap suatu realita, fakta, dan konsep yang ditemui oleh penulis di lapangan. Artikel memiliki panjang antara 3.500 hingga 7.000 kata.

B. Tujuan Penulisan Artikel
• Untuk menyampaikan suatu gagasan, dan diajukan ke penerbit jurnal.
• Untuk didiskusikan dalam sebuah pertemuan ilmiah (Seminar atau Workshop).
• Untuk laporan hasil dari suatu penelitian.
• Untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah.
• Untuk mengikuti suatu perlombaan.

C. Langkah-langkah Penulisan Artikel Ilmiah
1) Menentukan tema yang akan di cari.terakhir)
2) Mencari permasalahan atau keunikan dari tema yang telah dipilih.
3) Tuliskan tujuan penulisan artikel tersebut.
4) Mencari referensi dari jurnal yang mutakhir (Maksimal 5 tahun terakhir)
5) Melakukan analisis terhadap data lapangan dan referensi yang dituliskan
6) Membuat kesimpulan dari artikel yang dituliskan

Tips Menulis Artikel Bagi Pemula
A. Sistematika Penulisan Artikel Ilmiah
1) Identitas Artikel dan Penulis 5) Kajian Teori
2) Abstrak dan Kata Kunci 6) Hasil dan Pembahasan
3) Pendahuluan 7) Penutupan (Kesimpulan & Saran)
4) Metodologi 8) Daftar Pustaka

1. Identitas Artikel dan Penulis
Terdiri dari:
• Judul (5 s.d 12 kata), dan buatlah judul yang menarik dan atraktif.
• Nama Penulis tanpa gelar akademis.
• Afiliasi atau Lembaga penulis.
• Alamat surat elektronik atau email.

2. Abstrak dan Kata Kunci
• Abstrak sebuah artikel ilmiah harus memuat seluruh inti permasalahn yang akan dikemukakan oleh penulis, urgensi penulisan artikel, metode pemecahan masalah, hasil temuan serta kesimpulan, dan saran dari artikel yang telah dikemukakan.
• Abstrak menggunakan bahasa yang singkat, padat dan to the point.
• Saran, tulislah abstrak di sesi paling akhir setelah artikel sudah jadi. Sehingga, tidak akan          kesulitan membuat abstrak tersebut.
• Kata kunci terdiri dari 3 s.d 5 kata atau frasa

3. Pendahuluan
• Pendahuluan artikel ilmiah setidaknya mencakup latar belakang secara khusus sesuai tema     yang diangkat.
• Kajian literatur terdahulu yang memiliki keterkaitan dengan tema.
• Permaslahan yang dikemukakan, serta hipotesis dari tulisan tersebut.
• Penulisan pendahuluan sewajarnya tidak terlalu panjang.
• Di akhir pendahuluan dicantumkan tujuan penulisan artikel.

4. Metodologi
 Metode yang digunakan pada artikel ilmiah dapat berupa metode kualitatif, kuantitatif,               metode penelitian, atau metode literature review.

Secara rinci metodologi digunakan untuk:
• Menjadi panduan dalam mencapai tujuan penelitian.
• Memaparkan cara yang dilakukan dalam mengumpulkan data, melakukan Teknik sampling,      serta penentuan instrument untuk pengumpulan data.
• Menguji keabsahan sumber data baik validitas maupun reliabilitasnya.
• Metodologi mewakili gambaran proses pengolahan dan analisis data.

5. Kajian Teori
• Teori merupakan suatu perangkat pernyataan yang bertalian satu sama lain yang disusun        sedemikian rupa sehingga memberikan makna yang fungsional terhadap serangkaian                kejadian
• Fungsi teori yaitu membantu peneliti dalam menganalisis data untuk membuat ringkasan        singkat atau sinopsis
• Elaborasi peneliti terhadap teori yang disampaikan

6. Hasil dan Pembahasan
Pada bagian ini penulis memaparkan hasil penelitian yang telah dilakukan. Secara rinci, hasil dan pemabahsan artikel mencakup beberapa hal berikut:
• Sistematika penulisan disesuaikan dengan tujuan penulisan yang telah disajikan
• Pembahasan biasanya dilengkapi dengan table atau gambar
• Setiap data yang dipaparkan, dianalisis oleh penulis pada bab ini

7. Penutupan (Kesimpulan dan Saran)
Pada bagian penutupan terdiri dari kesimpulan dan saran. Kesimpulan tidak boleh mengulang redaksi pada bagian hasil dan pembahasan. Kesimpulan berisi ringkasan hasil temuan penulis yang mampu menjawab hipotesis penelitian. Dan dilanjutkan dengan menuliskan saran dari penulis.
Kriteria kesimpulan yang baik:
• Berisi jawaban dari hipotesa yang disajikan
• Mencantumkan temuan penting yang dapat ditonjolkan.
• Mampu meyakinkan pembaca dengan hasil yang ditemukan

8. Daftar Pustaka
Semua artikel ilmiah harus melampirkan daftar rujukan. Seluruh daftar Pustaka yang dicantumkan, hendaknya berasal dari sumber yang primer.
Kriteria sumber primer adalah:
• Jurnal ilmiah minimum 80% dari keseluruhan daftar Pustaka
• Jurnal dan buku terbitan 10 tahun terakhir
• Setiap artikel minimal berisi 10 daftar pustaka acuan.
Nama : Rizki Mahesa
NPM : 2217051101
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer

Geopolitik merupakan ilmu penyelangaraan negara yang tiap kebijakannya mempertimbangkan masalah terkait geografi wilayah atau tempat suatu negara. Teori geopolitik bangsa Indonesia menyatakan bahwa Pancasila sebagai ideologi nasional yang digunakan sebagai dasar dalam menentukan kebijakan politik nasional di Indonesia.
Adapaun beberapa macam teori geopolitik:
- Teori Geopolitik Frederich Ratzel
- Teori Geopolitik Rudolf Kjellen
- Teori Geopolitik Karl Haushofer
- Teori Geopolitik Halford Mackinder
- Teori Geopolitik Alfred Thayer Mahan
- Teori Geopolitik Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller.

Adapun prinsip geopolitik di Indonesia tidak memntingkan dalam hal wilayah, namun, lebih kepada membangun kesatuan bangsa dalam satu wilayah konsep wawasan nusantara sebagai geopolitik Indonesia. Sebagai neagra kesatuan Republik Indonesia, kesatuan bangsa mencakup perwujudan kepulauan nusantara sebagai suatu kesatuan politik,ekonomi,social budaya, dan pertahanan keamanan. Oleh karen itu kita harus tetap menjaga kesatuan Indonesia dari segala aspek yang ada.