NAMA: RAFID HARYU NOVRIAN
NPM: 2217051009
KELAS: C
Berdasarkan dari analisis video yang berjudul "Demokrasi Itu Gaduh, tapi Kenapa Bertahan dan Dianut Banyak Negara? | Narasi Newsroom", dapat ditarik kesimpulan bahwa demokrasi sebagai bentuk pemerintahan yang memberikan kebebasan individu untuk berpartisipasi dalam proses politik dan mengakui hak asasi manusia masih menjadi pilihan banyak negara. Kebebasan berpendapat dan partisipasi publik dalam mengambil keputusan politik adalah prinsip dasar yang dijunjung tinggi dalam sistem demokrasi.
Namun, demokrasi juga mengalami krisis, seperti rendahnya kepercayaan terhadap pemerintah dan politikus, penurunan jumlah keanggotaan partai politik, dan regulasi pemerintah yang dianggap tidak transparan. Untuk mengatasi krisis demokrasi, upaya-upaya perbaikan dan peningkatan partisipasi publik harus terus dilakukan.
Selain itu, demokrasi juga memungkinkan partisipasi dari berbagai masyarakat dengan beragam pandangan politik, agama, budaya, dan latar belakang sosial. Dalam hal ini, demokrasi dapat dianggap sebagai bentuk pemerintahan yang menunjung tinggi keberagaman dan kehendak rakyat. Demokrasi juga menekankan prinsip akuntabilitas yang mana pemerintah harus bertanggung jawab kepada rakyat, sehingga mencegah penyalahgunaan kekuasaan oleh pemerintah.
Meskipun demokrasi sering kali diiringi dengan konflik, debat, dan perbedaan pendapat, negara-negara yang menganut sistem demokrasi cenderung memiliki tingkat penegakan HAM yang tinggi, angka korupsi lebih rendah, dan masyarakat yang lebih sehat dan bahagia. Oleh karena itu, demokrasi tetap menjadi pilihan banyak negara dan dianggap sebagai alat paling efektif untuk mewujudkan kesetaraan, mengurangi konflik, dan meningkatkan partisipasi publik.