Kiriman dibuat oleh Fitra Dwi Nugraha

Nama : Fitra Dwi Nugraha
NPM : 2257051007
Kelas : B

Hasil analisis saya dari video tersebut adalah, Pada dasarnya demokrasi adalah sistem terbaik yang terus memperbaiki sendiri dan bisa beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Demokrasi menjadi terbaik jika masyrakat memiliki pemikiran yang pintar dan dari pemikiran itu akan sulit untuk dipecah belah seperti tentang suku, agama, status sosial, ras dll. Maka dari itu,sistem demokrasi bukanlah sistem pemerintahan yang sempurna dan masih banyak dikeluhkan oleh para kritikus, seperti memberi hak pilih kepada warga atas persoalan yang mereka tidak kuasai dan menghasilkan pemimpin populis yang anti-sains serta para politikus yang menampik kebebasan berpendapat.
Nama : Fitra Dwi Nugraha
NPM : 2257051007

1. Sementara menunggu temannya di ruang seminar, Eka membaca koran Radar yang sangat digemarinya.
2. Kustiami selalu membawa banyak oleh-oleh saat pulang dari rumah anak perempuannya.
3. Tolong beritahu saya, kapan dia kembali dari Rumah Sakit Umum Abdul Muluk.
4. Dengan ini, saya mengirimkan sebuah kamus bahasa Lampung kepada Saudara Iqbal.
5. Sejak usia enam tahun, Lutfi telah menghafal berbagai lagu anak-anak, Pancasila, serta ayat-ayat pendek.
6. Kepada mahasiswa-mahasiswi yang berkeinginan menonton pertunjukan konser itu diminta menghubungi Ibu Prof. Dr. Sakhira M.Si.
7. Mari kita bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung.
8. Indonesia merupakan sebuah kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau-pulau kecil.
9. Jika harga bensin naik lagi, banyak rakyat miskin yang akan merasa kesulitan dan dirugikan, terutama mahasiswa yang tinggal kos.
10. Bunga-bunga anggrek,terompet,sedap malam,mawar,anyelir,dan melati tumbuh subur di depan rumah Reihana.
NAMA : Fitra Dwi Nugraha
NPM : 2257051007
KELAS : B

Berdasarkan video Pendidikan Kewarganegaraan Perguruan Tinggi : hakekat dan pentingnya pkn,menurut analisis saya,dapat disimpulkan bahwa pentingnya pkn bagi mahasiswa atau peserta didik bertujuan untuk menciptakan rasa cinta, setia, berani berkorban membela bangsa negara dan melatih berfikir analitis, kritis demokratis yang berlandaskan ideologi pancasila dan berdasarkan hukum negara UUD 1945.

Maka dari itu, sangat diperlukan untuk menjaga, memelihara dan mempertahankan eksistensi bangsabangsa karena masa depan pendidikan kewarganegaraan ditentukan dari eksistensi konstitusi bangsa dan negara Indonesia, dengan memanfaatkan pengaruh positif perkembangan iptek untuk membangun negara.