Posts made by Muhammad Ritski Wira Akbar

NAMA : Muhammad Ritski Wira Akbar
NPM : 2217051072
KELAS : A
PRODI : S1 ILMU KOMPUTER

Perkembangan demokrasi di Indonesia seiring masa reformasi menghadirkan banyak tantangan yang harus diatasi, termasuk menghindari cara-cara otoriter dan sentralistik dalam menjalankannya. Lembaga negara seperti legislatif, eksekutif, dan yudikatif semua memiliki tantangan yang sama untuk membangun dan memperkuat demokrasi. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika menekankan pentingnya menghargai perbedaan dan mewujudkannya sebaik-baiknya. Upaya untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat dengan mengurangi kemiskinan, pengangguran, dan masalah lainnya sangat terkait dengan kemajuan ekonomi Indonesia, dan hukum memegang peran penting dalam hal ini. Hukum harus diposisikan sebagai tulang punggung perekonomian dan bukan penghambatnya, sehingga dapat diandalkan untuk menjaga dan melindungi investasi.

"Pertahanan kita bukanlah alat - alat perang, bukan sains, dan bukan pula bersembunyi di ruang bawah tanah. Pertahanan kita adalah hukum dan keteraturan". ~ Albert Einstein
NAMA : Muhammad Ritski Wira Akbar
NPM : 2217051072
KELAS : A

Jurnal ini membahas tentang demokrasi sebagai implementasi dari sila keempat Pancasila di Indonesia. Demokrasi di Indonesia diartikan sebagai sistem pemerintahan yang menghargai hak asasi manusia, memperhatikan kepentingan rakyat, dan menerapkan prinsip keadilan sosial. Dalam pemilihan kepala daerah, demokrasi diaplikasikan melalui partisipasi masyarakat dan perwakilan yang dipilih secara demokratis. Namun, jurnal ini juga mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam menerapkan demokrasi sebagai implementasi dari sila keempat Pancasila di Indonesia. Beberapa tantangan tersebut mencakup peran media massa dalam mempengaruhi pemilih, praktek politik uang, politisasi SARA, dan kecurangan dalam pemilihan. Jurnal ini menyimpulkan bahwa demokrasi merupakan wujud nyata dari sila keempat Pancasila yang mempromosikan partisipasi aktif dan kesetaraan dalam pengambilan keputusan yang bersifat kolektif. Namun, upaya terus menerus diperlukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat lembaga-lembaga demokrasi, serta mengatasi praktek-praktek yang merugikan proses demokrasi di Indonesia.