NAMA:Muhammad Ritski Wira Akbar
NPM: 2217051072
KELAS: A
PRODI: S1 Ilmu Komputer
1. Artikel tersebut membahas tentang masalah penegakan HAM di Indonesia yang masih buruk. Tugas kita sebagai rakyat dan pemerintah dalam penegakan HAM di Indonesia masih banyak yang perlu diperbaiki. Salah satu masalah utama adalah rendahnya kesadaran terkait penegakan HAM. Proses pengadilan yang tidak adil dan pembatasan kebebasan berekspresi juga menjadi faktor turunnya penegakan HAM di Indonesia. Contoh pelanggaran HAM di Papua dan adanya rasisme juga menjadi perhatian yang harus ditangani secara serius oleh pemerintah.
Hal positif yang dapat diambil dari artikel ini adalah Indonesia telah melakukan beberapa langkah untuk memperbaiki penegakan HAM, seperti reformasi untuk memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik.
2. Dalam praktik demokrasi, musyawarah mufakat merupakan cara untuk mencapai kesepakatan, kekeluargaan, dan kerukunan. Nilai-nilai budaya seperti toleransi, keterbukaan, dan transparansi tercermin dalam demokrasi, misalnya melalui partisipasi masyarakat dalam pemilu. Demokrasi yang terintegrasi dengan nilai budaya diharapkan dapat mewujudkan sistem pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat.
Pendapat saya tentang konsep "berketuhanan yang Maha Esa" di Indonesia adalah bahwa Indonesia mencerminkan pluralisme agama. Indonesia memiliki keberagaman agama dan negara mengakui keberadaan Tuhan yang Maha Esa dalam kehidupan bernegara dan berbangsa. Ini juga mengakui kebebasan beragama dan beribadah sesuai dengan agama masing-masing.
3. Demokrasi saat ini mengalami perkembangan, meskipun masih banyak masalah yang perlu diatasi. Isu pelanggaran HAM, korupsi, dan ketimpangan sosial menjadi tantangan besar yang harus dihadapi. Demokrasi yang sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 adalah demokrasi yang menghargai perbedaan, menjunjung kerukunan, mengedepankan prinsip moral, dan berusaha mencapai keadilan sosial.
4. Saya merasa marah terhadap perilaku anggota parlemen yang mementingkan kepentingan pribadi daripada kepentingan masyarakat yang seharusnya mereka wakili. Mereka harus menjalankan tugas dengan tanggung jawab, integritas, dan tidak egois karena mereka mendapatkan jabatan dari rakyat. Saya juga berpendapat bahwa masyarakat harus lebih selektif dalam memilih para anggota parlemen.
5. Saya sangat menentang pelanggaran HAM oleh pihak-pihak yang memiliki kekuasaan, baik itu berakar dari tradisi maupun agama, yang dengan tega memanipulasi loyalitas dan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas. Di era demokrasi saat ini, HAM adalah landasan penting yang melindungi martabat manusia, kebebasan, dan keadilan untuk semua orang. Konsep
NPM: 2217051072
KELAS: A
PRODI: S1 Ilmu Komputer
1. Artikel tersebut membahas tentang masalah penegakan HAM di Indonesia yang masih buruk. Tugas kita sebagai rakyat dan pemerintah dalam penegakan HAM di Indonesia masih banyak yang perlu diperbaiki. Salah satu masalah utama adalah rendahnya kesadaran terkait penegakan HAM. Proses pengadilan yang tidak adil dan pembatasan kebebasan berekspresi juga menjadi faktor turunnya penegakan HAM di Indonesia. Contoh pelanggaran HAM di Papua dan adanya rasisme juga menjadi perhatian yang harus ditangani secara serius oleh pemerintah.
Hal positif yang dapat diambil dari artikel ini adalah Indonesia telah melakukan beberapa langkah untuk memperbaiki penegakan HAM, seperti reformasi untuk memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik.
2. Dalam praktik demokrasi, musyawarah mufakat merupakan cara untuk mencapai kesepakatan, kekeluargaan, dan kerukunan. Nilai-nilai budaya seperti toleransi, keterbukaan, dan transparansi tercermin dalam demokrasi, misalnya melalui partisipasi masyarakat dalam pemilu. Demokrasi yang terintegrasi dengan nilai budaya diharapkan dapat mewujudkan sistem pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat.
Pendapat saya tentang konsep "berketuhanan yang Maha Esa" di Indonesia adalah bahwa Indonesia mencerminkan pluralisme agama. Indonesia memiliki keberagaman agama dan negara mengakui keberadaan Tuhan yang Maha Esa dalam kehidupan bernegara dan berbangsa. Ini juga mengakui kebebasan beragama dan beribadah sesuai dengan agama masing-masing.
3. Demokrasi saat ini mengalami perkembangan, meskipun masih banyak masalah yang perlu diatasi. Isu pelanggaran HAM, korupsi, dan ketimpangan sosial menjadi tantangan besar yang harus dihadapi. Demokrasi yang sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 adalah demokrasi yang menghargai perbedaan, menjunjung kerukunan, mengedepankan prinsip moral, dan berusaha mencapai keadilan sosial.
4. Saya merasa marah terhadap perilaku anggota parlemen yang mementingkan kepentingan pribadi daripada kepentingan masyarakat yang seharusnya mereka wakili. Mereka harus menjalankan tugas dengan tanggung jawab, integritas, dan tidak egois karena mereka mendapatkan jabatan dari rakyat. Saya juga berpendapat bahwa masyarakat harus lebih selektif dalam memilih para anggota parlemen.
5. Saya sangat menentang pelanggaran HAM oleh pihak-pihak yang memiliki kekuasaan, baik itu berakar dari tradisi maupun agama, yang dengan tega memanipulasi loyalitas dan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas. Di era demokrasi saat ini, HAM adalah landasan penting yang melindungi martabat manusia, kebebasan, dan keadilan untuk semua orang. Konsep