Nama : Putri Amelia
NPM : 2217051074
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer
Ketahanan Nasional adalah kemampuan suatu negara untuk menghadapi berbagai ancaman yang muncul. Sebuah negara harus memiliki keuletan, keterampilan, ketangguhan, dan kemampuan untuk mengembangkan potensi nasional dalam menghadapi kesulitan dan bahaya. Ketahanan Nasional dapat diibaratkan sebagai sebuah tembok batu bata, yang kuatnya bergantung pada kapasitas negara untuk memperkuat fondasinya. Integritas, identitas, kelangsungan hidup, dan tujuan nasional menjadi landasan yang penting untuk membangun fondasi tersebut. Jika fondasi tembok tersebut tidak kokoh, maka ancaman akan dengan mudah mengganggu dan menyerang kedaulatan suatu bangsa, baik dari dalam maupun luar tubuh bangsa itu sendiri.
Ancaman-ancaman dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu Ancaman Unsur Trigatra yang meliputi geografis, sumber daya alam, dan sumber daya manusia, serta Ancaman Unsur Panca Gatra yang meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan.
Seluruh ancaman tersebut dapat diatasi dengan menerapkan perwujudan berikut:
- Dalam Aspek Ilmiah (Tri Gatra):
1. Lokasi dan Posisi Geografis: Meningkatkan potensi darat dan laut serta menjaga hubungan diplomatis yang baik dengan negara tetangga.
2. Sumber Daya Alam: Memanfaatkan kekayaan alam yang dimiliki negara secara maksimal.
3. Sumber Daya Manusia: Meningkatkan kualitas pendidikan untuk meningkatkan kemampuan tenaga kerja lokal agar dapat bersaing dengan tenaga kerja asing.
- Dalam Aspek Sosial (Panca Gatra):
1. Ideologi: Menerapkan nilai-nilai Pancasila secara nyata.
2. Politik: Memilih pemimpin dan wakil rakyat yang sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi Pancasila.
3. Ekonomi: Mengembangkan sarana dan prasarana, modal, tenaga kerja, dan teknologi.
4. Sosial Budaya: Memperkuat tradisi, pendidikan, dan kepemimpinan.
5. Pertahanan dan Keamanan: Meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam bela negara.
Dengan menerapkan perwujudan tersebut, diharapkan ketahanan nasional dapat terjaga dengan baik, dan Indonesia dapat menjadi masyarakat yang kuat, harmonis, dan adil tanpa memandang perbedaan suku, daerah, agama, atau golongan sosial.