གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Rizky Arrasyid

Nama : Rizky Arrasyid
NPM : 2217051086
Kelas : C
Prodi : Ilmu Komputer

Analisis saya berdasarkan kasus tersebut :

1. Tanggapan saya terhadap isi artikel tersebut adalah sebagai berikut:
• Konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste merupakan isu yang kompleks dan perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah Indonesia. Artikel tersebut memberikan gambaran yang jelas mengenai kronologi konflik, faktor penyebab, dan dampaknya terhadap hubungan antarwarga di wilayah perbatasan.
• Hal positif yang bisa diambil dari artikel ini adalah kesadaran akan pentingnya penyelesaian yang komprehensif terkait delimitasi perbatasan dan pengelolaan zona netral antara Indonesia dan Timor Leste. Juga pentingnya membangun hubungan yang harmonis antarwarga di perbatasan serta meningkatkan pemahaman sosial budaya antara kedua negara.
2. Jika Indonesia tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara, wilayah dan bangsa Indonesia dapat menghadapi beberapa masalah, terutama terkait dengan perbatasan dan hubungan dengan negara tetangga seperti Timor Leste. Tanpa konsepsi wawasan nusantara, Indonesia mungkin tidak memiliki pendekatan yang terkoordinasi dan komprehensif dalam menangani masalah perbatasan, penyelesaian sengketa, dan perlindungan kepentingan nasionalnya di wilayah perbatasan. Hal ini dapat mengakibatkan ketegangan dan konflik yang lebih sering terjadi antara warga kedua negara.

3. Konsepsi wawasan nusantara dapat berperan dalam mencegah timbulnya konflik seperti yang dijelaskan dalam artikel tersebut. Beberapa aspek konsepsi wawasan nusantara yang relevan dalam konteks ini antara lain:
• Penetapan batas yang jelas dan penyelesaian sengketa perbatasan dengan negara tetangga melalui diplomasi dan negosiasi yang baik.
• Pembangunan infrastruktur yang mendukung konektivitas dan kerjasama ekonomi di wilayah perbatasan, sehingga dapat mengurangi potensi persaingan dan konflik sumber daya.
• Peningkatan pemahaman sosial budaya antara masyarakat di perbatasan, dengan mengedepankan dialog, kerjasama, dan saling pengertian antara negara-negara tersebut.
• Peran aktif pemerintah dalam menjaga keamanan dan stabilitas di wilayah perbatasan, termasuk melalui pengawasan yang ketat dan penanganan tindakan provokatif yang dapat memicu konflik.

Dalam konteks konflik di perbatasan Indonesia-Timor Leste, penerapan konsepsi wawasan nusantara dapat membantu menciptakan kerjasama yang lebih baik antara kedua negara, menjaga stabilitas perbatasan, serta mencegah eskalasi konflik yang merugikan kedua belah pihak.
Nama : Rizky Arrasyid
NPM : 2217051086
Kelas : C
Prodi : S1 Ilmu Komputer

Menurut analisis saya berdasarkan video tersebut :

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dengan letak strategis di persimpangan jalur perdagangan utama. Dalam analisis geopolitik Indonesia, beberapa faktor penting perlu dipertimbangkan, seperti letak geografis, sumber daya alam, stabilitas politik, hubungan dengan negara-negara tetangga, dan peran Indonesia dalam organisasi regional dan internasional.
Indonesia terletak di persimpangan Selat Malaka dan Laut Cina Selatan, dua jalur perairan yang penting bagi perdagangan internasional, khususnya bagi negara-negara Asia Timur. Letak geografis ini memberikan Indonesia keuntungan dalam hal perdagangan dan hubungan maritim dengan negara-negara di kawasan tersebut.
Indonesia kaya akan sumber daya alam, termasuk minyak, gas alam, batubara, timah, dan kelapa sawit. Kekayaan sumber daya alam ini memberikan pengaruh besar terhadap kebijakan ekonomi dan politik Indonesia, serta menarik minat negara-negara asing untuk menjalin kerjasama ekonomi.
Stabilitas politik merupakan faktor penting dalam analisis geopolitik Indonesia. Meskipun Indonesia telah mengalami transisi politik yang sukses menuju demokrasi sejak reformasi pada tahun 1998, tetap ada tantangan dalam menjaga stabilitas politik dan memenuhi kebutuhan rakyat. Kekuatan dan stabilitas politik Indonesia berdampak pada hubungan ekonomi dan diplomasi dengan negara-negara lain.

dapat disimpulkan bahwa Indonesia memiliki posisi yang strategis di kawasan Asia Tenggara dan berpotensi memainkan peran penting dalam politik dan ekonomi regional. Faktor-faktor seperti letak geografis, sumber daya alam, stabilitas politik, hubungan dengan negara-negara tetangga, dan keikutsertaan dalam organisasi regional dan internasional merupakan elemen-elemen kunci