གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Farhan Dzaky Aldias

Nama : Farhan Dzaky Aldias
NPM : 2217051073
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer

1. Dari artikel tersebut, saya mendapatkan wawasan / informasi baru tentang terjadinya konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste dari tahun 2012 hingga 2013. Konflik tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu belum tuntasnya delimitasi perbatasan antar kedua negara, perbedaan interpretasi mengenai zona netral yang terdapat di perbatasan kedua negara, dan aspek sosial budaya. Hal positif yang saya dapat dari artikel tersebut adalah saya jadi memahami mengenai faktor-faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi serta memahami betapa pentingnya upaya penyelesaian dan langkah-langkah antisipasi yang harus dilakukan sehingga konflik yang serupa tidak terulang kembali di masa depan.

2. Menurut saya, jika Indonesia tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara maka bangsa Indonesia dapat terancam terjadi konflik baik internal maupun eksternal yang dapat mengancam keutuhan bangsa. Konflik antar suku, agama, ras, dan antargolongan dapat pecah yang mengakibatkan disintegrasi dan ketidakstabilan bangsa.

3. Konsepsi wawasan nusantara dapat mencegah timbulnya konflik seperti yang terjadi di artikel tersebut. Karena dengan konsepsi tersebut kita diajarkan untuk mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa, serta kesatuan wilayah untuk tercapainya tujuan nasional.
Nama : Farhan Dzaky Aldias
NPM : 2217051073
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer

Wawasan berasal dari kata “Wawas” dari bahasa Jawa yang memiliki arti pandangan, tinjauan, atau penglihatan indrawi. Lalu, muncul kata “Mawas” yang memiliki arti memandang, meninjau, atau melihat. Wawasan Nusantara adalah cara pandangan bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa, dan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang meliputi darat, laut, udara sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Wawasan Nusantara memiliki peranan penting untuk mewujudkan persepsi yang sama bagi seluruh warga negara Indonesia antar kelompok dan konteks sosiologi, politis, serta pantangan yang harus dihindari.

Wawasan Nusantara memiliki manfaat sebagai pedoman atau motivasi dalam menentukan segala kebijakan dan keputusan bagi penyelenggara negara baik dari pusat maupun daerah dan bagi seluruh rakyat Indonesia. Wawasan Nusantara bertujuan untuk mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan negara Indonesia. Oleh karena itu, Wawasan Nusantara memiliki peranan penting untuk mewujudkan persesi yang sama bagi seluruh warga negara Indonesia.

Dengan adanya konsepsi Wawasan Nusantara, wilayah Indonesia menjadi sangat luas dengan beragam isi flora, fauna, serta penduduk yang mendiami wilayah tersebut. Namun demikian konsepsi Wawasan Nusantara juga mengajak seluruh warga negara untuk memandang keluasan wilayah dan keragaman yang ada di dalamnnya sebagai satu kesatuan. Di dalam video ini juga menjelaskan bahwa keluasan dari wilayah Indonesia dapat berpotensi sebagai ancaman dan begitu juga sebaliknya.
Nama : Farhan Dzaky Aldias
NPM : 2217051073
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer

Berdasarkan video yang berjudul “GEOPOLITIK INDONESIA” yang di upload oleh yesa Creative, dijelaskan bahwa geopolitik adalah ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah-masalah geografi wilayah dan tempat atau bangsa. Terdapat enam macam teori geopolitik, yaitu Teori Geopolitik Fredrich Ratzel, Teori Geopolitik Rudolf Kjellen, Teori Geopolitik Karl Haushofer, Teori Geopolitik Halford Mackinder, Teori Geopolitik Alfred Thayer Mahan, dan Teori Geopolitik Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller.

Teori geopolitik bangsa Indonesia menyatakan bahwa Pancasila sebagai ideologi nasional dipergunakan sebagai pertimbangan dasar dalam menentukan politik nasional ketika dihadapkan kepada kondisi dan kedudukan wilayah geografis Indonesia. Prinsip geopolitik di Indonesia tidak mementingkan dalam hal wilayah, tetapi lebih kepada membangun kesatuan bangsa dalam satu wilayah.

Konsep wawasan nusantara sebagai Geopolitik Indonesia, wawasan nusantara adalah wawasan nasional yang bersumber dari pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia. Cara pandang bangsa Indonesia yaitu sebagai perwujudan kepulauan Nusantara sebagai suatu kesatuan dalam hal politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Lalu konsep NKRI sudah dicantumkan dalam Pasal 1 Ayat 1 UUD Negara RI 1945 yang berisi : “Negara Indonesia ialah negara kesatuan, yang berbentuk Republik.”
Nama : Farhan Dzaky Aldias
NPM : 2217051073
Kelas : B

Analisis Video

Di dalam video yang berjudul “Tips Menulis Artikel / Jurnal Bagi Pemula” dijelaskan bahwa artikel adalah sebuah karangan yang menjelaskan tentang tema tertentu. Di dalam artikel ini merupakan tulisan non-fiksi, sehingga artikel harus didasarkan terhadap fakta yang terjadi. Artikel ini bertujuan untuk menyampaikan pikiran penulis terhadap realita, fakta, dan konsep yang dirasakan oleh si penulis di kehidupannya. Selain itu, artikel juga memiliki tujuan yang lain seperti menyampaikan gagasan dan diajukan ke penerbit jurnal, sebagai bahan diskusi dalam sebuah pertemuan ilmiah, sebagai laporan hasil suatu penelitian, untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah, serta untuk mengikuti perlombaan.

Video ini juga menjelaskan mengenai bagaimana langkah-langkah dalam penulisan artikel, yaitu:
1. Tentukan tema yang akan ditulis.
2. Carilah permasalahan atau keunikan dari tema yang telah dipilih.
3. Tuliskan tujuan penulisan artikel tersebut.
4. Rumuskan beberapa ide pokok artikel yang ditulis dalam bentuk rumusan masalah.
5. Carilah referensi dari jurnal-jurnal mutakhir.
6. Pengembangan tema dikuatkan dengan referensi dan data lapangan yang akurat.
7. Lakukan analisis terhadap data lapangan dan referensi yang dituliskan.
8. Buatlah kesimpulan dari artikel yang ditulis.

Selain itu, sistematika penulisan artikel juga dibahas di dalam video ini. Dijelaskan bahwa di dalam penulisan artikel ilmiah, diharuskan untuk menuliskan hal-hal berikut ini:
1. Identitas Artikel dan Penulis
Identitas artikel dan penulis ini berisi tentang judul artikel, nama penulis tanpa gelar akademis, afiliasi atau lembaga penulis, serta alamat surat elektronik.

2. Abstrak dan Kata Kunci
Abstrak merupakan seluruh inti permasalahan yang akan dikemukakan oleh penulis, seperti urgensi dari penulisan artikel tersebut, metode pemecahan masalah, hasil temuan, serta kesimpulan dan saran dari artikel tersebut. Penulisan abstrak menggunakan bahasa yang singkat, padat, dan langsung kepada intinya. Selain itu, kata kunci terdiri dari tiga sampai lima kata atau frasa.

3. Pendahuluan
Pada bagian ini, setidaknya mencakup latar belakang secara khusus sesuai dengan tema yang diangkat. Selain itu, pendahuluan hendaknya mencakup kajian literatur terdahulu yang memiliki keterkaitan dengan tema yang disajikan dalam bentuk deskripsi untuk menunjukkan kebaruan tulisan yang disajikan. Dan juga, pendahuluan juga hendaknya memuat permasalahan yang dikemukakan, dan hipotesis dari tulisan tersebut.

4. Metodologi
Metodologi atau metode penelitian yang digunakan harus dituliskan di dalam penulisan sebuah artikel. Secara rinci metode digunakan untuk menjadi panduan dalam mencapai tujuan penelitian, memaparkan cara yang dilakukan dalam pengumpulan data, menguji keabsahan sumber data baik validitas maupun realibilitas, dan mewakili gambaran proses pengolahan dan analisis data.

5. Kajian Teori
Teori yang disajikan harus berhubungan satu sama lain dan sesuai dengan tema yang disajikan. Teori berfungsi untuk membantu peneliti dalam menganalisis data dalam membuat ringkasan singkat atau sinopsis.

6. Hasil dan Pembahasan
Hasil penelitian berisi tentang data lapangan terkait dengan apa yang ditemukan oleh peneliti / penulis di lapangan. Hasil yang diperoleh harus mampu menjawab pertanyaan dari rumusan masalah serta hipotesis yang telah dituliskan.

7. Penutup
Bagian penutup berisikan kesimpulan dan saran dari penulis. Kesimpulan yang ditulis hendaknya mampu menjawab hipotesis dan rumusan masalah yang telah disajikan. Kesimpulan tidak boleh mengulang redaksi pada bagian hasil dan pembahasan.

8. Daftar Pustaka
Semua artikel ilmiah harus melampirkan daftar rujukan atau daftar pustaka di dalam karya ilmiahnya. Seluruh daftar pustaka yang dicantumkan, hendaknya berasal dari sumber primer.
Nama : Farhan Dzaky Aldias
NPM : 22170501073
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer

Jurnal yang berjudul “Penegakan Hukum dan Perlindungan Negara (Analisys Kritis Terhadap Kasus Penistaan Agama Oleh Patahana Gubernur DKI Jakarta)” yang ditulis oleh M. Husein Maruapey ini secara umum membahas mengenai kasus penistaan agama yang melibatkan tokoh politik ternama yaitu Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih kerap dipanggil Ahok. Jurnal ini memiliki empat pembahasan pokok, yaitu profil hidup Ahok, kisah bagaimana dia memasuki dunia politik, bagaimana gaya kepemimpinan yang dimiliki Ahok, serta membahas mengenai penegakan hukum.

Jurnal ini juga menyatakan bahwa masalah utama dari penegakkan hukum di negara-negara berkembang bukanlah pada sistem hukum yang berjalan melainkan pada kualitas manusia yang menjalankan sistem hukum tersebut. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi lemahnya mentalitas aparat penegak hukum diantaranya lemahnya pemahaman agama, ekonomi, proses rekruitmen yang tidak transparan, dan lain sebagainya. Selain itu, pelaksanaan reformasi hukum yang berlangsung hingga saat ini masih belum memenuhi harapan masyarakat, hal ini terbukti melalui tingginya angka kriminalitas, narkoba, korupsi, asusila, dan permasalahan hukum yang lainnya seperti pemungutan liar yang semakin banyak terjadi.