Gaby Apulina Haloho
2217011110
Kelas B
1.Bagaimana pendapat dan sikap Anda terhadap sejumlah masalah dan tantangan yang saat ini sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia? Apakah hal itu dapat menyebabkan disintegrasi bangsa Indonesia? Mengapa hal ini terjadi?
Jawab:
Menurut saya, tantangan yang sedang dihadapi bangsa Indonesia saat ini sangat kompleks, terutama akibat dari pengaruh globalisasi yang tidak diimbangi dengan penguatan identitas nasional. Globalisasi memang membawa dampak positif seperti kemajuan teknologi, kemudahan akses informasi, dan peningkatan ekonomi. Namun, dampak negatifnya juga tidak bisa diabaikan, seperti melemahnya nilai-nilai luhur bangsa, lunturnya semangat persatuan, dan semakin renggangnya ikatan sosial antarwarga negara. Masalah moral generasi muda, ketidakadilan sosial, kepemimpinan yang kurang demokratis, hingga sikap "ikut-ikutan" masyarakat yang tidak lagi berpijak pada nilai-nilai Pancasila, berpotensi menyebabkan disintegrasi bangsa. Hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman dan penghayatan terhadap identitas nasional sebagai bagian penting dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Jika masyarakat tidak lagi merasa memiliki Indonesia sebagai tanah airnya, maka rasa persatuan dan kebangsaan akan memudar seiring waktu.
2.Apa yang perlu dilakukan agar kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu dibalik keberagaman dan pluralnya bangsa Indonesia?
Jawab:
Agar kebudayaan Indonesia tetap menjadi pemersatu di tengah keberagaman dan pluralitas bangsa, maka perlu dilakukan upaya yang menyeluruh dan berkelanjutan. Salah satu hal utama yang harus dilakukan adalah menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila sejak dini melalui pendidikan karakter di sekolah dan keluarga. Pemerintah dan tokoh masyarakat juga harus menjadi teladan dalam menjaga keberagaman dan memperkuat rasa nasionalisme. Selain itu, kebudayaan lokal harus diangkat dan dipromosikan melalui media yang relevan dengan generasi muda, sehingga mereka bangga dan merasa memiliki budaya sendiri. Literasi digital juga penting agar masyarakat mampu menyaring budaya luar yang masuk dan tetap mempertahankan jati diri bangsa. Dengan memperkuat pemahaman terhadap budaya sebagai akar identitas nasional, bangsa Indonesia akan tetap kokoh dan bersatu meski berada di tengah arus globalisasi yang begitu deras.