གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ M.Al Fajri Yusuf Alamsyah

NAMA : M.AL FAJRI YUSUF ALAMSYAH
NPM : 2215012036
KELAS : B

ANALISIS JURNAL
“DINAMIKA SOSIAL POLITIK MENJELANG PEMILU SERENTAK TAHUN 2019”
Sebagai pilar utama demokrasi, pemilu merupakan sarana dan momentum terbaik bagi rakyat, khususnya, untuk menyalurkan aspirasi politiknya, Meskipun hak-hak politik dan kebebasan sipil telah dijamin oleh konstitusi serta partisipasi politik masyarakat semakin luas, di tataran empirik pemilu masih belum mampu mengantarkan rakyat Indonesia benar-benar berdaulat.
Sebagai pilar penting demokrasi, pemilu diperlukan untuk suksesi kepemimpinan dan mengoreksi kinerja pemerintahan. Pemilu juga mensyaratkan unsur kejujuran, keadilan, transparansi dan akuntabilitas. Prasyarat untuk menciptakan hal tersebut memerlukan prakondisi dan komitmen semua elemen bangsa untuk mematuhi peraturan yang ada.
Tantangan pendalaman demokrasi semakin besar ketika kondisi sosial, ekonomi, politik dan hukum juga kurang memadai. Kondisi ini tidak hanya berpengaruh terhadap kualitas pemilu dan demokrasi, tapi juga stabilitas nasional. Apalagi ketika pemilu berlangsung di tengah keterbelahan sosial, menyeruaknya berita-berita sensasional di medsos, ujaran kebencian dan maraknya berita-berita hoax membuat hasil pemilu rentan dengan sengketa dan konflik. Beberapa masalah yang muncul selama tahapan-tahapan pilpres tidak mendapatkan solusi yang konkrit dan memadai. Beberapa masalah seperti politisasi identitas dan sengitnya perebutan suara Muslim, permasalahan parpol dan Demokrasi dan terkait pemilu yang belum mampu mengefektifkan dan memaksimalkan peran pentingnya dengan penuh tanggungjawab, tata kelola pemilu yang belum mampu mengakomodasi keragaman masyarakat, dan kentalnya politisasi birokrasi menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi Indonesia.
NAMA : M.AL FAJRI YUSUF ALAMSYAH
NPM : 2215012036
KELAS : B

PRETEST
ANALISIS VIDEO
Berdasarkan video diatas dapat di simpulkan bahwa Demokrasi merupakan hal yang cukup berisik dan gaduh,akan tetapi itu merupakan hal yang wajar selama sesuai dengan konteks procedural.Banyak negara yang memilih menggunakan sistem demokrasi karena dinilai dapat mempertahankan keamanan dan kemakmuran negara nya dalam jangka panjang jika dilaksanakan dengan baik.
Demokrasi juga merupakan alat untuk mewujudkan kesetaraan,mengurangi konflik, dan meningkatkan partisipasi publik.Demokrasi berlaku dalam penegakan HAM dan cenderung dapat meningkatkan angka harapan hidup yang tinggi dalam suatu negara.Jika dibandingkan dengan negara non-demokrasi,negara yang memiliki demokrasi memiliki tingkat perkembangan manusia yang tinggi, memiliki angka korupsi yang rendah, dan warga negara nya lebih Bahagia dan sehat.
Namun, bukan berarti demokrasi merupakan system pemerintahan yang sempurna.Banyak persoalan yang masih dipertanyakan mengenai system yang diberlakukan.Contohnya pemberian hak pilih kepada warga negara atas hal yang tidak mereka kuasai, sehingga menghasilkan pemimpin yang anti-sains.
Beberapa analisis mengatakan bahwa saat ini demokrasi sedang berada dalam fase krisis, termasuk di Indonesia. Alasan nya adalah karena menurun nya kepercayaan atas pemerintahan, penurunan anggota partai, hingga pendapat mengenai system regulasi pemerintah yang dianggap kurang transparan.

Sebagai warga negara seharusny kita mampu mendukung jalan nya sistem demokrasi yang ada di Indonesia, agar tercipta stabilitas keamanan dan kemakmuran bersama. Meskipun dalam penerapan nya menemui beberapa kendala dan permasalahan,baik yang ditimbulkan oleh individu maupun suatu kelompok. segala upaya harus dilakukan agar sistem demokrasi di Indonesia bisa berjalan dengan sebagaimana semestinya