Posts made by Leo Nardo

Nama : leo nardo
Npm : 2217051142
Kelas : b
Prodi : ilmu komputer

Menurut vidio tersebut wawasan Nusantara adalah sebuah konsep yang berkaitan dengan pemahaman dan pandangan mengenai wilayah dan keberagaman Indonesia. Istilah "Nusantara" merujuk pada wilayah kepulauan Indonesia, yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau dan meliputi perairan samudera Pasifik dan Hindia. Wawasan Nusantara mencakup pemahaman tentang geografi, sejarah, budaya, sosial, politik, dan ekonomi Indonesia.

Konsep Wawasan Nusantara bertujuan untuk memperkuat identitas nasional Indonesia, mempromosikan persatuan, serta memahami dan menghargai keberagaman yang ada di dalamnya. Konsep ini menekankan pentingnya menjaga integritas wilayah Indonesia, membangun hubungan yang harmonis antara berbagai suku, agama, bahasa, dan budaya yang ada di Indonesia.

Beberapa prinsip yang mendasari Wawasan Nusantara antara lain:

Kebhinekaan: Menghargai dan memelihara keberagaman budaya, suku, agama, dan bahasa yang ada di Indonesia sebagai kekayaan yang harus dijaga bersama.

Keseimbangan: Menjaga keseimbangan antara kepentingan nasional dan daerah, serta menjaga harmoni antara manusia dan alam.

Keutuhan wilayah: Menjaga dan mempertahankan integritas wilayah Indonesia, serta membangun kesatuan dalam perbedaan.

Kerja sama: Membangun hubungan yang baik dengan negara-negara tetangga dan negara lain di dunia, serta menjalin kerja sama dalam berbagai bidang untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Wawasan Nusantara tidak hanya berfokus pada aspek geografis, tetapi juga melibatkan aspek historis, budaya, sosial, politik, dan ekonomi. Melalui pemahaman yang lebih baik tentang keberagaman Indonesia, diharapkan dapat tercipta persatuan dan kesatuan dalam keragaman, serta pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Nama : leo nardo
Kelas : b
Npm : 2217051142


1.Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Konflik Komunal di Perbatasan Indonesia-Timor Leste, Konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste dapat merujuk pada berbagai situasi konflik antara kelompok masyarakat di kedua sisi perbatasan. Penyebab konflik dapat bervariasi, termasuk isu-etnis, isu-agama, sengketa lahan, atau ketegangan politik.

2.Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Konsepsi wawasan nusantara adalah prinsip yang mendasari kebijakan luar negeri Indonesia. Ini mementingkan keutuhan wilayah Indonesia, solidaritas nasional, serta kerja sama dan perdamaian di antara negara-negara di kawasan Nusantara. Konsepsi wawasan nusantara menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam keragaman serta menghormati hak-hak dan kepentingan masyarakat lokal.

3.Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Peran Wawasan Nusantara dalam Mencegah Konflik
Dalam konteks mencegah konflik seperti yang disebutkan dalam artikel, konsepsi wawasan nusantara dapat berperan penting. Beberapa hal yang dapat dilakukan meliputi:
Dialog dan Diplomasi: Mendorong dialog dan diplomasi antara pihak-pihak yang terlibat untuk menyelesaikan sengketa dan membangun pemahaman bersama.
Kerja Sama Ekonomi: Mendorong kerja sama ekonomi dan investasi di daerah perbatasan untuk memperkuat hubungan ekonomi yang saling menguntungkan, sehingga dapat mengurangi ketegangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pendidikan dan Pemahaman: Memperkuat pendidikan dan pemahaman masyarakat tentang keanekaragaman budaya, bahasa, dan agama di perbatasan, serta menghormati hak-hak masyarakat adat dan kelompok minoritas.
Penegakan Hukum dan Keamanan: Memastikan penegakan hukum yang adil dan keamanan yang efektif di wilayah perbatasan untuk mencegah konflik dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Namun, penting untuk diingat bahwa setiap situasi konflik memiliki faktor-faktor khusus yang perlu dipertimbangkan. Solusi yang efektif harus mempertimbangkan konteks lokal dan melibatkan semua pihak yang terlibat dalam dialog dan negosiasi yang berkelanjutan.
Nama : leo nardo
Npm : 2217051142
Kelas : b

Dari vidio diatas saya dapat menganalisis tentang bagian" Dari vidio tersebut mengenai :
A. Artikel adalah esai dengan topik pembahasan sentral, dapat terlihat seperti ini
Hasil penelitian dan studi literatur bertujuan untuk menyampaikan gagasan
Penulis hasil data yang diperoleh.
B. Langkah-Langkah Penulisan Karya Tulis Berikut adalah langkah-langkahnya, yaitu:
1. Tentukan topik yang ingin Anda tulis.
2. Cari masalah atau keunikan topik yang dipilih. 3. Tuliskan tujuan penulisan artikel tersebut. 4. Merumuskan beberapa pokok pikiran artikel dalam bentuk pemecahan masalah.
5. Mencari referensi di jurnal terbaru (dalam 5 tahun terakhir).
6. Pengembangan tematik ditingkatkan dengan referensi dan data lapangan yang akurat.
7. Melakukan analisis terhadap data lapangan dan referensi yang diperoleh. 8. Buat kesimpulan dari artikel tersebut.
C Sistematika penulisan artikel ilmiah
1. Identitas Artikel dan Tulisan
terdiri dari
A. Judul yang menarik dan menarik, 5-12 kata.
B. Nama penulis tanpa kuliah.
C. Afiliasi atau institusi penulis.
D. Email atau alamat email.
Sistematika diperlukan dalam sebuah artikel , karena sistematika tersebut yg membuat suatu artikel menarik dan teratur sehingga menghasilkan artikel yg bagus


2. Ringkasan dan Kata Kunci
Ringkasan eksekutif mencakup semua masalah utama yang diangkat oleh penulis, urgensi penulisan artikel, cara memecahkan masalah, pengamatan dan kesimpulan serta saran dari artikel unggulan. Gunakan bahasa yang singkat, padat, dan padat, spasi 1 spasi, dan panjang standar 100–250 kata. Sebaiknya lakukan ini setelah menulis seluruh isi artikel ilmiah.

3. Pendahuluan
Sertakan setidaknya beberapa latar belakang yang spesifik untuk topik yang dibahas. Sajikan tinjauan literatur sebelumnya tentang topik yang disajikan sebagai deskripsi untuk menjelaskan kebaruan teks yang disajikan. Kemudian, masalah yang diangkat dan hipotesis makalah dijelaskan. Ditulis secara ringkas dan ringkas tentang topik yang dipilih. Alur pemikiran dalam pendahuluan dari umum ke khusus atau lebih khusus menunjukkan tujuan penulisan artikel menggunakan kata kerja di akhir pendahuluan.

4. metodologi
Metode untuk mendapatkan bahan penelitian untuk memecahkan masalah yang disajikan oleh penulis bervariasi: kualitatif, kuantitatif, survei atau tinjauan pustaka, dll.

Metodologi berfungsi sebagai pedoman untuk mencapai tujuan penelitian, menjawab pertanyaan penelitian, menjelaskan metode pengumpulan data dan menentukan instrumen pengumpulan data. Selain itu, metode ini juga cocok untuk menguji keabsahan sumber informasi, serta validitas dan reliabilitasnya, untuk menghindari multitafsir atas informasi yang disajikan. Metodologi juga menyajikan gambaran proses pengolahan dan analisis data, sehingga kriteria dan indikator informasi yang disajikan dalam artikel menjadi terlihat.

5. Tinjauan teoretis
Teori adalah serangkaian pernyataan yang saling berhubungan dan disusun dengan hati-hati yang memberikan makna fungsional pada serangkaian peristiwa khusus untuk subjek yang diwakili. Tugasnya adalah membantu peneliti menganalisis data dan menghasilkan ringkasan singkat untuk memberikan saran kepada peneliti
Kemudian mencoba hal-hal baru. Karya teori yang disampaikan oleh peneliti juga dapat melahirkan teori baru sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis.

6. Hasil dan pengolahannya Hasil pendataan di lapangan dicatat, dianalisis dan didiskusikan. Hasil yang diperoleh harus dapat menjawab pertanyaan tentang rumusan masalah dan hipotesis yang dirumuskan dalam pendahuluan. Dalam mengolah temuan materi, metode menggunakan alur pemikiran yang sistematis dari yang khusus ke yang umum. Hasil dan pembahasan meliputi sistem penulisan yang sesuai dengan tujuan penulisan, dengan tabel atau gambar, dan informasi yang dianalisis oleh penulis. Selain itu, perlu digarisbawahi keterbatasan peneliti dalam pengumpulan data dan analisis data jika mengacu pada literatur lain.

7. Kesimpulan (kesimpulan dan saran)

Terdiri dari kesimpulan dan proposal, di mana kesimpulan harus sesuai dengan hipotesis yang diajukan oleh penulis dan rumusan masalah, editorial tidak dapat diulang di bagian "Hasil dan Pembahasan" atau hanya meringkas pengamatan penulis. Kesimpulan yang baik bukan hanya sekedar ringkasan artikel, tetapi jawaban atas hipotesis yang dikemukakan, mengandung insight penting yang dapat ditonjolkan, mampu meyakinkan pembaca terhadap insight penulis, dan insight tersebut dapat diungkapkan secara kuantitatif maupun persentase. menyatakan

8. Daftar Pustaka

Semua artikel ilmiah harus disertai dengan daftar referensi, sebaiknya dari sumber yang terpercaya. sumber terpercaya atau Sumber kredibel atau primer yaitu jurnal ilmiah minimum 80% dari keseluruhan daftar pustaka, jurnal dan buu terbitan 10 tahun terakhir, dan minimal berisi 10 daftar pustaka acuan.sehingga daftar pustaka dari sebuah artikel tersebut bisa dinyatakan lengkap dan jelas sumbernya.