Kiriman dibuat oleh Evinna Winda Merita 2213053297

Nama : Evinna Winda Merita
NPM : 2213053297

Analisis jurnal 2 "Problematika Moral Bangsa Terhadap Etika Masyarakat"

Dari jurnal tersebut moral merupakan prinsip yang membentuk dan membantu individu dalam kehidupan bermasyarakat moral juga menjadi standar perilaku yang digunakan untuk menilai benar dan salah. Di dalam jurnal ini Pengamatan yang dilakukan oleh penulis bertujuan untuk melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran etika yang terjadi di masyarakat Kampung Cijambe girang Sukaresmi dengan melakukan upaya hukum yang dapat dilakukan dalam membentuk moral bangsa karena banyaknya pelanggaran etika yang terjadi di dalam masyarakat sehingga dapat membuat moral bangsa menjadi rendah serta kurangnya pengetahuan dalam hukum dan minimnya didikan mengenai moral sehingga hal ini berpengaruh terhadap perkembangan Indonesia. Terbentuknya moral Indonesia yang baik sangat memerlukan etika dalam kehidupan masyarakat yang sering dikenal dengan norma atau kaidah yakni suatu nilai yang mengatur dan Memberikan pedoman atau patokan tertentu bagi setiap orang atau masyarakat untuk bersikap tindak dan berlaku sesuai dengan aturan-aturan yang telah disepakati bersama.


Oleh karenanya untuk menumbuhkan moral dan mencegah pelanggaran etika di dalam masyarakat diperlukanlah penegakan dan upaya hukum penegakan hukum ini bisa dimulai dari dibuatnya undang-undang yang mengatur tentang etika masyarakat serta upaya hukum didirikan dengan adanya kerjasama antara masyarakat dan pemerintah untuk menerapkan moral kepada setiap individu. Jadi etika dan moral menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia yang harus diajarkan dan dijunjung tinggi sampai dengan saat ini.
Nama : Evinna Winda Merita
NPM : 2213053297

Analisis video 1 "Pentingnya pendidikan moral untuk anak sekolah dasar"

Analisis video tersebut membahas pentingnya pendidikan moral untuk anak-anak sekolah dasar. Pendidikan moral dijelaskan sebagai suatu proses untuk menanamkan baik dan buruk mengenai perilaku guna mencapai kedewasaan. Video juga membahas penyebab menurunnya moral pada anak, termasuk perlindungan di sekolah dan kekerasan fisik di keluarga.

Dalam video ini, peran orang tua sangat penting untuk membentuk moral anak-anak, karena anak-anak cenderung meniru tingkah laku orang tua. Selain itu, guru juga memiliki peran besar dalam memperkaya kepribadian anak-anak melalui pendidikan moral di sekolah.

Pendekatan solusi melibatkan penggunaan motivator untuk mengajarkan nilai-nilai kebaikan kepada siswa. Kesimpulannya, pendidikan moral harus diterapkan secara maksimal, melibatkan peran aktif guru dan orang tua, serta diajarkan sejak dini agar anak-anak memiliki sikap yang baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Nama : Evinna Winda Merita
NPM : 2213053297

Analisis video 2

Tindakan peserta didik yang melempar kertas kepada pendidik saat sedang menjelaskan mencerminkan kurangnya penghargaan terhadap otoritas pendidik dan kurangnya pemahaman akan norma-norma sosial yang mengatur perilaku di lingkungan pendidikan. Hal ini menggambarkan ketidakpatuhan terhadap norma etika dan moral, serta kurangnya nilai-nilai seperti rasa hormat, kesopanan, dan empati. Pendidikan nilai dan moral memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik, mengajarkan pentingnya menghormati orang lain, dan membangun kesadaran akan tanggung jawab sosial. Oleh karena itu, tindakan tersebut perlu ditangani dengan pendekatan pendidikan moral yang melibatkan pembelajaran nilai-nilai seperti rasa hormat, tanggung jawab, dan empati agar peserta didik dapat memahami konsekuensi dari perilaku mereka dan belajar menghargai pendidik serta orang lain di sekitar mereka.
Nama : Evinna Winda Merita
NPM : 2213053297

analisis video 3 "menerapkan dan menanamkan nilai-nilai moral dalam keluarga"

Dari paparan video tersebut dapat dianalisis bahwa, pemahaman dan penerapan nilai-nilai moral melalui 8 fungsi.
1. Fungsi agama : (Di dalam fungsi agama terdapat nilai moral yakni keimanan, ketakwaan, kejujuran, bersyukur, kepedulian, tenggang rasa, kerajinan, kesholehan, ketaatan, suka menolong, disiplin, kesabaran dan kasih sayang)
2. Fungsi sosial budaya : (Di dalam fungsi sosial budaya terdapat nilai moral yakni gotong royong, sopan santun, kerukunan, kepedulian, kebersamaan, toleransi dan kebangsaan)
3. Fungsi cinta kasih : (Dalam fungsi cinta kasih terdapat nilai moral yang bisa diterapkan yakni rasa empati, keakraban, keadilan, pemaaf, kesetiaan, pengorbanan dan suka menolong)
4. Fungsi perlindungan : (Dalam fungsi ini terdapat nilai moral yakni pemaaf, tanggap dan ketabahan)
5. Fungsi reproduksi : (Di dalam fungsi ini terdapat nilai moral yang harus diterapkan yakni rasa tanggung jawab, kesehatan dan keteguhan)
6. Fungsi sosialisasi dan pendidikan : (Dalam fungsi ini harus menekankan nilai moral yakni percaya diri, kelulusan, kebanggaan, kerajinan, kreativitas, bertanggung jawab dan bekerja sama)
7. Fungsi ekonomi : (Dalam fungsi ini nilai moral yang bisa diterapkan dengan berhemat, ketelitian, disiplin, kepedulian dan keuletan)
8. Fungsi pemeliharaan lingkungan : (Di dalam fungsi ini kita bisa menerapkan nilai norma yakni kebersihan dan kedisiplinan)
Nama : Evinna Winda Merita
NPM : 2213053297

Analisis Video 4 " Etika dan moral dalam keluarga dan pembelajaran daring"

Dari video tersebut dapat dianalisis bahwa sebagai generasi muda kita dituntut untuk mencintai dalam negeri walaupun di sisi lain kita harus mampu melihat mana yang baik dan buruk untuk itu Mengapa generasi muda yang akan maraknya kasus-kasus yang kita lihat ini menggambarkan perilaku dan juga menggambarkan perilaku generasi muda seperti permasalahan sosial pembunuhan kemudian penistaan agama tawuran bahkan membunuh orang tua yang mana ini merupakan polmek yang memprihatinkan.

Oleh karenanya etika dan moral merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia dan etika moral juga diartikan aturan kesusilaan yang mengenai baik dan buruknya atau salah benar. Terdapat tiga persamaan etika dan moral yakni etika dan moral mengacu pada ajaran tentang perbuatan tingkah laku, etika dan moral merupakan prinsip atau aturan hidup manusia, serta etika dan moral bukan faktor keturunan tetapi potensi positif yang dilakukan setiap orang untuk mengembangkan potensi tersebut.

Dengan demikian etika dan moral tak hanya diajarkan dalam keluarga juga harus diajarkan di sekolah karena di sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan etika dan moral kepada generasi muda sebagaimana yang diajarkan tentang cara melakukan pembelajaran, aturan berkomunikasi dengan baik saat pembelajaran misalkan mengucapkan salam serta memiliki rasa tanggung jawab atas tugasnya sebagai peserta didik.