Kiriman dibuat oleh Evinna Winda Merita 2213053297

Nama : Evinna Winda Merita
NPM : 2213053297

Analisis dari jurnal artikel tersebut yakni Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia yang terumuskan dari proses akulturasi budaya nusantara yang berlangsung berabad-abad. Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan. Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan.
Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK :
1. Ketuhanan yang maha esa Implikasi Sila I Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pengembangan
ilmu pengetahuan Manusia pada hakikatnya adalah mahluk religi. Sebagai mahluk religi, setiap manusia memiliki potensi untuk sampai pada kesadaran bahwa terdapat kekuatan, dengan segala kemahaan, yang mencipta dan menguasai jagad raya.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Implikasi Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan. Ilmu dikembalikan pada fungsinya semula, yaitu untuk kemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok, lapisan tertentu. Oleh karena itu, pembangunan iptek harus berdasarkan kepada usaha-usaha mencapai kesejahteraan umat manusia.
3. Persatuan Indonesia
Implikasinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah Sila persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan pesahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari factor kemajuan iptek.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
Implikasinya dalam pengembangan pengetahuan adalah Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan perwakilan, mendasari pengembangan Iptek secara demokratis. Artinya, setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan Iptek.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Mengimplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan msyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya
Nama : Evinna Winda Merita
NPM :2213053297

A. Pancasila sebagai sistem nilai akan mantap berfungsi sebagai paradigma ilmu, apabila para akademisi dan praktisi, warga negara maupun penyelenggara negara, telah meyakini kebenaran nilai-nilai Pancasila dan menjadikannya sebagai acuan dalam berolah ilmu maupun beramal dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Untuk sampai pada keyakinan demikian, segenap komponen bangsa perlu berupaya memahami secara menyeluruh atas nilai-nilai kebenaran yang terkait dengan dirinya sebagai manusia, kebenaran tentang alam, serta kebenaran Tuhan YME, sekaligus hubungan dan posisinya di antara ketiganya. Oleh karena itu, sangat penting untuk menanamkan kesadaran terhadap potensi bahaya gangguan dari luar yang dapat merusak dan mengajak siswa untuk mempertahankan identitas bangsa serta meningkatkan ketahanan mental dan ideologi bangsa.
B. Pemimpin adalah agen perubahan, yaitu seseorang yang bertindak mempengaruhi orang lain lebih dari tindakan orang lain mempengaruhi dirinya. Kepemimpinan terjadi ketika satu anggota kelompok mengubah motivasi atau kompetensi orang lain dalam kelompoknya tersebut. Pada umumnya model kepemimpinan ini sering kita lihat pada diri para leader dalam praktek sehari-hari. Masing-masing model mempunyai warna tersendiri, ada yang timbulnya karena anugerah Tuhan YME, ada juga timbulnya sangat erat hubungannya dengan sifat atau karakter dari seseorang itu sendiri, bahkan ada yang timbul karena hasil dari proses pembelajaran. Seperti konsep kepemimpinan oleh Ki Hadjar Dewantara dalam filosofinya ialah Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tutwuri Handayani yang artinya di depan menjadi teladan, di tengah memberi bimbingan, di belakang memberi dorongan.
Nama : Evinna Winda Merita
NPM : 2213053297

1. Menurut berita diatas saya setuju dengan tanggapan anita sebab para elit politik haruslah sadar akan berita atau isu isu hoaxs yang tersebar dengan tujuan untuk meraih kemenangan itu sebenarnya bertentangan dengan nilai dasar bangsa. Dan untuk mengantisipasi dampak negative penyebaran hoaxs ini kita harus mengecek sumber informasi/ berita , jangan termakan judul, periksa keaslian foto atau video, dan jangan asal share.
2. Apabila IPTEK bertentangan dan tidak sesuai dengan nilai Pancasila, maka akan banyak dampat negatif yang ditimbulkan, seperti kerusakan lingkungan, dekandensi moral, dan lunturnya nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Solusi untuk mengembangkan iptek yang lebih baik adalah berpegang teguh pada dasar-dasar negara dan konstitusi. mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari. menegakkan supremasi hukum. Serta berpegang pada nilai budaya dan norma yang berlaku di masyarakat.
3. Menurut saya kita harus menghitung skala prioritas kebutuhan, perlu dipahami bahwa kebutuhan tidak sama dengan keinginan dan keperluan. Oleh karnanya kita harus menyisihkan uang untuk keperluan yang lebih penting dan juga untuk dapat memenuhi kebutuhan seperti pendidikan, atau kesehatan
Nama : Evinna Winda Merita
NPM : 2213053297

Analisis vidio diatas yakni
15 Agustus 75 tahun lalu terjadi peristiwa bersejarah negara Jepang menyerah kepada sekutu yang membuka peluang bangsa Indonesia untuk memproklamirkan kemerdekaan. Pada tanggal 7 Desember 1941 Jepang menyerang pangkalan Amerika Serikat di harbour yang memicu bersatunya persekutuan Amerika Serikat,Britania Raya Belanda,Hindia Belanda dan sejumlah negara jajahan Inggris serta sejumlah Negara Amerika latin untuk bersama-sama berperang melawan Jepang. Pada 6 Agustus 1945 terjadinya puncak perang sekutu melawan Jepang dan dijatuhkannya bom atom ke kota Hiroshima Jepang yang memakan korban sebanyak 140.000 orang. Selanjutnya bom atom kedua dijatuhkan sekutu ke kota Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945, 6 hari setelah pemboman Nagasaki yaitu tepat pada tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada sekutu menteri luar negeri. Dua hari kemudian bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.
Nama : Evinna Winda Merita
NPM : 2213053297

Analisis vidio diatas ialah
warga desa di Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah aksi unjuk rasa dengan menutup saluran pembuangan limbah dari lokasi pabrik pembuatan pakaian warga merasakan ketidaknyamanan dari limbah pabrik yang dibuang langsung ke sungai. Karna bau busuk yang ditimbulkan oleh limbah pabrik. Warga desa menuntut untuk menutup enam pabrik tersebut. Diakibatkan karna pemilik pabrik tidak tahu cara pengeolahan limbah tersebut dan akhirnya pemilik pabrik itu pasrah jika pabriknya ditutup.