Posts made by AHLAN SAYYID ALGHIFFARI

NAMA : Ahlan Sayyid Alghiffari
NPM : 2217051017
KELAS : C

Analisis saya berdasarkan jurnal berjudul : “DEMOKRASI SEBAGAI WUJUD NILAI-NILAI SILA KEEMPAT PANCASILA DALAM PEMILIHAN UMUM DAERAH DI INDONESIA” tersebut adalah sebagai berikut.
Berdasarkan jurnal tersebut saya dapat menyimpulkan bahwa sebagai wujud nilai-nilai sila keempat Pancasila Pemilihan Umum di Indonesia harus berlandaskan dua aspek penting yaitu :
1. Kerakyatan (Demokrasi): Nilai kerakyatan dalam Pancasila menggarisbawahi pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan politik. Dalam pemilihan umum daerah di Indonesia, masyarakat memiliki hak untuk ikut serta secara langsung dalam memilih pemimpin daerah, seperti gubernur, bupati, dan walikota, melalui pemilihan umum yang diadakan secara berkala. Partisipasi aktif masyarakat dalam pemilihan umum daerah dijamin dan diakui sebagai hak konstitusional yang diatur dalam undang-undang.
2. Hikmat Kebijaksanaan (Musyawarah): Nilai hikmat kebijaksanaan dalam Pancasila menekankan pentingnya pengambilan keputusan melalui musyawarah dan perwakilan. Dalam pemilihan umum daerah, musyawarah dan perwakilan menjadi landasan dalam sistem politik Indonesia. Proses pemilihan umum daerah melibatkan berbagai tahapan musyawarah antara para pemangku kepentingan, seperti partai politik, calon pemimpin daerah, dan masyarakat. Musyawarah digunakan untuk mencapai mufakat dalam menentukan pemimpin daerah yang akan dihasilkan dari pemilihan umum.
Demokrasi dalam pemilihan umum daerah di Indonesia mencerminkan nilai-nilai sila keempat Pancasila, di mana partisipasi aktif masyarakat dan pengambilan keputusan melalui musyawarah dan perwakilan menjadi prinsip utama dalam sistem politik dan pemilihan umum di tingkat daerah. Hal ini menggarisbawahi pentingnya peran masyarakat dalam proses pengambilan keputusan politik yang berpengaruh pada pemerintahan daerah, sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi dalam Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.
Nama : Ahlan Sayyid Alghiffari
NPM : 2217051017
Kelas : C

Analisis Jurnal
A. IDENTITAS JURNAL
1. Nama Jurnal : Jurnal Penelitian Politik
2. Volume : 16
3. Nomor : 1
4. Halaman : 1-110
5. Tahun Penerbit : JUNI 2019
6. Judul Jurnal : DINAMIKA SOSIAL POLITIK MENJELANG PEMILU SERENTAK 2019
7. Nama Penulis : ESTY EKAWATI, dkk.

Analisis Jurnal:
Pengadaan demokrasi di Indonesia cenderung belum berjalan secara regular karena pilar-pilar pentingnya (pemilu, partai politik, civil society, media massa) belum berfungsi efektif dan belum maksimal. Sebagai pilar penting demokrasi, pemilu diperlukan untuk suksesi kepemimpinan dan mengoreksi
kinerja pemerintahan. Dinamika Pemilu 2019 di Indonesia kemungkinan melibatkan partisipasi politik yang tinggi dari masyarakat. Pemilu sering kali menjadi ajang di mana masyarakat aktif berpartisipasi untuk mengeluarkan hak pilih mereka dan berbicara tentang isu-isu yang penting bagi mereka. Pemilu sering kali menjadi momentum bagi perubahan politik dalam suatu negara.
NAMA : Ahlan Sayyid Alghiffari
NPM : 2217051017
KELAS : C

Berdasarkan Video pada laman :
Dapat saya Analisis sebagai berikut,
Demokrasi, sebagai bentuk pemerintahan di mana kekuasaan berada pada tangan rakyat, memang sering kali diiringi dengan perbedaan pendapat dan kebisingan dalam proses pengambilan keputusan. Beberapa alasan mengapa demokrasi masih banyak diterapkan di berbagai negara antara lain karena
1) Kepentingan Kebebasan: Demokrasi memberikan kebebasan individu untuk berbicara, menyampaikan pendapat, dan berpartisipasi dalam proses politik. Ini dianggap sebagai nilai fundamental yang menghargai martabat manusia dan menghormati hak asasi manusia. 
2) Menjunjung Keberagaman dan Kehendak Rakyat: Demokrasi memungkinkan partisipasi dari berbagai masyarakat dengan beragam pandangan politik, agama, budaya, dan latar belakang sosial. keputusan dari suara mayoritas diharapkan mencerminkan kehendak rakyat secara keseluruhan.
3) Akuntabilitas Pemerintah: Demokrasi menekankan prinsip akuntabilitas yang mana pemerintah harus bertanggung jawab kepada rakyat. Misalnya diadakan Pemilihan umum untuk memilih wakilwakil rakyat, ini dianggap sebagai cara yang efektif untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan oleh pemerintah.
Demokrasi bukanlah sistem sempurna dan memang sering kali diiringi dengan konflik, debat, dan perbedaan pendapat yang kadang-kadang bisa gaduh. Namun menurut para peneliti Negara penganut Demokrasi cendrung menjunjung penegakan HAM yang tinggi, angka korupsi lebih rendah, dan masyarakat yang lebih sehat dan bahagia. walaupun terjadi berbagai keguncangan di situasi abad ke-21, masih banyak negara yang tetap menerapkan demokrasi karena melihat manfaat dan nilai-nilai positif yang dimilikinya.