Kiriman dibuat oleh Elvry Yusantama Siburian

Farmasi MKU Pancasila -> Forum diskusi

oleh Elvry Yusantama Siburian -
Nama : Elvry Yusantama Siburian
NPM : 2218031062
Prodi : Farmasi

Artikel 14a :
Memasuki zaman yang semakin modern kehidupan kini mengacu pada dunia digital, begitu pula
dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Perkembngan
IPTEK di Indonesia dapat dilihat dengan adanya teknologi yang terus berkembang
seperti adanya satelit yaitu di Indonesia
misalnya ada satelit Palapa yang menjadikan Indonesia dapat mengakses informasi melalui sinyal yang dipancarkan ke perangkat elektronik. IPTEK dikembangkan dengan tujuan untuk memudahkan kehidupan manusia di berbagai bidang kehidupan. Dampak positif dan negatif IPTEK :
-Positif
1. Menunjang kegiatan produksi
2. Memudahkan komunikasi dengan orang lain
3. Memudahkan proses pembelajaran
-Negatif
1. Carding (pembobolan kartu kredit)
2. Membuat ketergantungan dan rasa malas
3. Mengandung unsur kekerasan bahkan pornografi
Adapun kedudukan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia:
-Pancasila sebagai sumber solusi penyelesaian masalah
-Pancasila sebagai pembangun karakter
-Pancasila sebagai pemersatu bangsa
Lima hal yang terkait dengan landasan pengembangan IPTEK :
1. IPTEK dikembangkan haruslah menghormati keyakinan religius masyarakat Indonesia
2. IPTEK harus bertujuan untuk pengembangan manusia dan berdasarkan nilai nilai kemanusiaan
3. IPTEK menjadi unsur yang menghomogenesasi budaya serta memperkuat persatuan serta mengembangkan pendidikan
5. Kesenjangan penguasaan IPTEK harus diminimalisir
Pengembangan IPTEK harus berakar pada budaya bangsa. Sebagai bangsa Indonesia kita harus mengimplementasikan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari hari, bijak menggunakan teknologi dan menjauhkan diri dari dampak negatif perkembangan IPTEK.

Artikel 14 b :
Teori kebenaran Pancasila :
1. Koherensi : pernyataan dianggap benar jika pernyataan bersifat konsisten bdengan perntaan sebelumnya dianggap benar.
2. Korespondensi : pernyataan benar jika materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berhubungan dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut.
3. Pragmatik : nilai kebenarannya diukur sesuai fungsi atau manfaatnya bagi kehidupan praktis.
Pemahaman filosofis tentang kebenaran dalam konteks Pancasila dapat digeneralisasikan bahwa kebenaran adalah :
-tiadanya pertentangan dengan Tuhan
-Aktualisasi atau perwujudan terpenuhinya hakikat manusia
-suatu hal yang vsatu, tidak dapat dibagi-bagi
-kemanfaatan semua pihak
-terpenuhinya hakikat keadilan
Untuk pengembangan ilmu di Indonesia nilai kebenaran harus dijadikan sebagai dasarnya.

Demikian hasil analisis saya. Maaf atas keterlambatannya pak, dikarenakan vclass saya sejak 2 hari lalu eror sehingga tidak dapat mengirimkan jawaban saya. Terimakasih pak.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Elvry Yusantama Siburian -
Nama : Elvry Yusantama Siburian
NPM : 2218031062
Prodi : Farmasi

Analisis saya :

Mata kuliah pendidikan tentunya dibuat guna untuk mengembangkan jiwa bela negara dan cinta tanah air para mahasiswa. Yang dimana ini adalah mata kuliah wajib, yang berarti harus diikuti semua mahasiswa guna mendalami sila sila Pancasila. Namun, apakah ketika kita dituntut dalam pendidikan Pancasila kita dapat mengacuhkan kemajuan IPTEK? Tentu tidak, mahasiswa dituntut juga untuk berpikiran maju. Maka yang diperlukan seorang mahasiswa di era majunya IPTEK sekarang adalah dengan mengamalkan sila Pancasila dengan IPTEK tersebut. Misalnya membagikan informasi yang menumbuhkan kesadaran banyak orang di media sosial. Jadi, dengan kemajuan IPTEK tidak menghalangi rasa cinta tanah air dan bela negara kita. Justru kita bisa mempergunakan IPTEK untuk meningkatkan prestasi kita, itu tentu suatu hal yang berbentuk bela negara.

Demikian analisis saya, jika ada tutur kata yang salah saya mohon maaf. Terimakasih

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh Elvry Yusantama Siburian -
Nama : Elvry Yusantama Siburian
NPM : 2218031062
Prodi : Farmasi

A. Menurut saya, etika perilaku politik saat ini tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Contohnya masih banyak kejadian kejadian yang dalam istilahnya 'disogok' demi sebuah kemenangan, baik itu dalam hukuman atau dalam pemilihan. Maka nilai nilai pancasila sangat dilanggar dalam hal tersebut, terutama sila ke 5 yaitu sila keadilan.

B. Menurut saya etika disekitar temapt tinggal saya (rumah asal) sudah terlihat sangat baik meskipun ada beberapa yang kurang. Karena di daerah saya sangat ditanamkan budaya dalam beretika. Keberagaman suku yang ada di daerah saya tidak membuat etika saat bertemu itu berkurang, malah sesuai ajaran dari para orangtua untuk saling menghargai satu sama lain meskipun berbeda agama, ras dan suku.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Elvry Yusantama Siburian -
Nama : Elvry Yusantama Siburian
NPM : 2218031062
Prodi : Farmasi

Analisis saya :
Pancasila merupakan dasar hidup ataupun pedoman masyarakat Indonesia dalam berkehidupan. Mengapa demikian? Karena Indonesia memiliki keberagaman yang sangat banyak mulai dari suku, agama, ras, bahasa dan lain sebagainya. Pada sila pertama, yaitu sila ketuhanan, yang dimana Indonesia memiliki berbagai macam kepercayaan yang dipeluk. Namun itu tidak boleh menjadi alasan kita untuk saling memisahkan diri, malah itu harus menjadi awal langkah dalam mencapai sila kedua, yaitu sila kemanusiaan. Dimana manusia yang beragama pasti diajarkan untuk menghargai sesama manusia, tidak hanya itu manusia beragama akan menjadi manusia yang beradab, dengan demikian terciptalah sila ketiga yaitu persatuan. Dengan sikap menghargai sesama manusia, maka manusia akan bersifat toleran terhadap perbedaan, sehingga masyarakat akan bersatu untuk menciptakan kehidupan yang makmur. Manusia yang sudah mampu menghargai perbedaan akan menghasilkan orang orang yang bijaksana, dimana sila keempat ditekankan yaitu sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan, dengan begitu pemerintah disini juga harus bijaksana. Jika pemerintah bijaksana, pasti akan tercipta sila kelima yaitu sila keadilan. Bijaksana dan keadilan merupakan dua hal yang searah menurut saya. Ketika kita bijaksana, kita tau yang salah dan benar, sehingga kita mampu memberikan keputusan yang tidak membebankan sebelah pihak.
Maka dari itu, menurut saya Pancasila merupan rentetan rentetan dasar negara yang saling berkaitan satu sama lain dan sangat sesuai dengan cara hidup yang baik dan benar. Tidak ada alasan untuk tidak menganggap Pancasila sebagai cara berpedoman hidup bangsa Indonesia. Untuk menciptakan hidup yang makmur dan sejahtera tadi, kita harus melakukan semua sila, tanpa terkecuali. Jika tidak, benar seperti sekarang masih banyak kejadian kejadian intoleran, seperti pembakaran rumah ibadah, penistaan dan lain sebagainya.