Nama : Abid Maisen
Npm : 2215061069
Kelas : PSTI A
PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Pancasila sebagai Filsafat Ilmu
Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa Indonesia dari hasil pemikirna yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa. Pancasila sebagai suatu sisitem filsafat pada hakikatnya adalah suatu sistem pengetahuan. Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam kehidupan.
Implikasi sila-sila dalam pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Dalam sila ini, terdapat nilai-nilai yang mencerminkan sila ini, yaitu percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan. Menanamkan nilai-nilai spiritual, nilai moral, dan nilai etik dan juga menumbuhkan kesadaran beragaama dengan menjalankan PerintahNya dan menjauhi segala LaranganNya .
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
SIla ini berarti kesadaran sikap dan perbuatan manusia dalam hubungan dengan norma-norma dan kebudayaan umum baik terhadap diri pribadi, sesama manusia, maupun terhadap alam dan hewan. Nilai-nilai dalam sila ini yaitu mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban antara sesama manusia, tidak seenaknya terhadap orang lain, dan berani membela kebenaran dan keadilan. impilkasi sila ini dalam pengembangan iptek adalah memberi arah dan mengendalikan ilmu yang digunakan untuk kemanusiaan, tidak hanya kelompok atau suatu organisasi tertentu.
3. Persatuan Indonesia
Persatuan berasal dari kata Satu, yaitu utuh dan tidak terpisah, implikasi sila ini dalam pengembangan iptek adalah memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa indonesia akibat dari sumbangan iptek dengan iptek, persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan perwakilan
Permusyawaratan adalah suatu tata cara khas kepribadian Indonesia untuk merumuskan atau memutuskan suatu hal berdasarkan rakyat sehingga tercapai keputusan yang berdasarkan mufakat. implikasinya dalam perkembangan iptek adalah mendasari pengembangan iptek secara demokratis. Yang berarti, setiap peneliti harus memiliki kebebasan dalam pengembangan iptek dan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan siap dikritik atau dikaji ulang dengan penemuan lain.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Sila ini berarti bahwa setiap orang di Indonesia mendapat perlakuan yang ada dalam bidang hukum, politik, ekonomi, dan kebudayaan. Implikasi sila ke 5 dalam pengembangan IPTEK adalah mengimplementasikan pengembangan iptek harus menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan, yaitu keseimbangan dan keadilan dalam hubungan dengan diri sendiri, dengan Tuhan, dengan manusia lain, dan dengan masyarakat bangsa dan negara serta dengan alam lingkungan.