གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Aldo Setiawan Lukas

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

Aldo Setiawan Lukas གིས-
Nama : Aldo Setiawan Lukas
NPM : 2218031037
Prodi : Farmasi

Analisis Soal 1

A. Menurut saya menyebarkan berita hoax mempunyai dampak negatif yang sangat tinggi. Baik bagi penyebarnya dan penerimanya. Masyarakat pun kurang bisa menyaring segala jenis informasi yang ada tak terkecuali bagi para pelajar. Mereka menyerap informasi tanpa melihat kebenaran dari informasi tersebut. Maka dari itu penyebaran hoax tersebar dengan cepat. Dikarenakan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap segala informasi, dan menyerap informasi dengan cepat tanpa mencari tahu kebenarannya.

Cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyebaran hoax adalah dengan cara memeriksa kembali segala informasi yang didapat. Mencari tahu kebenarannya, dan tidak mudah mempercayai segala informasi yang beredar. Kita harus menelaah apakah informasi tersebut valid atau tidak. Sehingga penyebaran berita hoax dapat diminimalisir.

B. Pengembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, banyak ditemui pada komentar-komentar yang muncul pada postingan media sosial. Komentar dengan kata-kata yang buruk sering ditemui pada sosial media. Banyak juga postingan negatif yang beredar di sosial media. Hal itu mengakibatkan anak yang dibawah umur terkadang ikut dampak negatif dari penggunaan IPTEK di sosial media. Solusi yang bisa diberikan pada pengembangan IPTEK untuk lebih baik adalah dengan berpegang pada nilai-nilai Pancasila yang ada, seperti mengamalkan nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, dan lain-lain. Sehingga segala perkataan buruk dan perbuatan buruk di media sosial dapat diminimalisir dari pengaruh buruknya.

C. Menurut saya sebagai mahasiswa farmasi, dalam menanggulangi sikap konsumerisme adalah dengan memproduksi sendiri produk obat-obatan dalam negeri. Dan tidak mengimpor segala produk pengobatan dari luar negeri. Karena produk obat-obatan dalam negeri tidak kalah bagusnya dengan produk luar. Sehingga sikap konsumerisme dapat ditanggulangi.
Sekian, terimakasih.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum diskusi

Aldo Setiawan Lukas གིས-
Nama : Aldo Setiawan Lukas
NPM : 2218031037
Prodi : Farmasi

Analisis terkait artikel 14.a dan 14.b

Artikel 14.a

"Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi Perkembangan IPTEK"

Seperti yang diketahui bahwa perkembangan IPTEK membuat perubahan besar bagi setiap kehidupan manusia di dunia, tak terkecuali rakyat di indonesia.

Perkembangan IPTEK ini sendiri memiliki dampak positif yang sangat besar dalam memberikan kemudahan bagi manusia. Tetapi tak bisa dipungkiri bahwa perkembangan IPTEK ini pun memiliki dampak negatif di dalamnya. Oleh karena itu IPTEK perlu memiliki kesesuaian dan mempertimbangkan nilai-nilai ideologi bangsa dalam pengembangannya baik dari aspek, budaya, semua harus relevan pada nilai-nilai luhur bangsa indonesia agar tidak merugikan manusia dan merusak sendi sendi kehidupan bangsa. Pancasila merupakan dasar negara, dipercaya dapat menjadi perisai pelindung bangsa, dalam menghadapi perkembangan IPTEK.

Alasan pentingnya implementasi nilai-nilai pancasila dalam perkembangan IPTEK adalah karena dengan pesatnya perkembangan IPTEK tak dapat dipungkiri bahwa, semakin banyak hal negatif yang dapat diserap oleh bangsa indonesia, maka dari itu dengan menanamkan nilai nilai pancasila pada setiap diri warga negara indonesia, diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif akibat dari berkembangnya IPTEK.

Kesimpulan yang dapat diambil dari artikel tersebut adalah
1) Pengimplementasian pancasila dalam perkembangan IPTEK menjadi rambu rambu normatif bagi pengembangan IPTEK agar tetap sesuai kepribadian bangsa.
2) IPTEK harus senantiasa berakar pada budaya bangsa.
3) IPTEK harus senantiasa terbuka dengan segala kritik yang ada pada masyarakat, yang tentunya bisa terarah dengan baik.


14.b

"Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu"

Teori kebenaran pancasila menghendaki bahwa kebeneran ilmiah juga memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi dan pragmatik. Ketiga hal ini saling melengkapi dalam kerja ilmiahnya, yang tidak saling mendominasi atau memiliki kepentingan lebih pada salah satu saja.

Teori kebenaran pancasila yang telah dijelaskan sebelumnya memiliki tiga teori sebagai berikut :
1. Teori Kohersi
Pada teori ini, pernyataan dianggap benar jika pernyataan bersifat konsisten dengan pernyataan sebelumnya.
2. Teori Korespondensi
Pada teori ini menyebutkan bahwa satu pernyataan benar jika materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berhubungan dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut.
3. Teori Pragmatik
Pada teori ini, nilai kebenaran proposisi diukur dengan kriteria apakah proposisi tersebut berfungsi dalam kehidupan praktis atau tidak.

Pengertian Pancasila sebagai dasar
nilai pengembangan ilmu dapat mengacu
pada beberapa jenis pemahaman:
1. Setiap ilmu pengetahuan yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Setiap ilmu yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan IPTEK itu sendiri.
3. Nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan ilmu di Indonesia, artinya mampu mengendalikan ilmu agar tidak keluar dari cara berpikir dan cara bertindak bangsa Indonesia.
4. Setiap pengembangan ilmu harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri.

Kesimpulan yang dapat diambil dari artikel tersebut adalah :
1. Teori kebenaran pancasila menghendaki bahwa kebeneran ilmiah juga memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi dan pragmatik. Ketiga hal ini saling melengkapi dalam kerja ilmiahnya, yang tidak saling mendominasi atau memiliki kepentingan lebih pada salah satu saja.
2. Dalam pengembangan ilmu di Indonesia harus didasari pada nilai kebenaran yang terkandung pada Pancasila.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

Aldo Setiawan Lukas གིས-
Nama : Aldo Setiawan Lukas
NPM : 2218031037
Prodi : Farmasi

Analisis jurnal mengenai materi tentang "Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi"

Dalam jurnal tersebut menjelaskan bahwa Globalisasi dipengaruhi perkembangan yang terjadi pada suatu negara ataupun pada dunia internasional. Perkembangannya pun sangat cepat, sehingga semua yang menjauh menjadi dekat, mempersempit ruang dan mempersingkat waktu. Sehingga Pancasila menjadi peran penting dalam menyaring pesatnya globalisasi dalam perkembangan IPTEK. Dengan berpedoman pada Pancasila tentunya dampak negatif dari perkembangan IPTEK bisa berkurang. Dengan adanya mata kuliah pendidikan Pancasila akan memberikan pedoman kepada setiap orang untuk mengkaji, menganalisis, dan memecahkan permasalahan-permasalahan bangsa dan negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi negara.

Maka dari itu sebagai generasi muda kita perlu menghadapi tantangan perkembangan IPTEK dengan menjaga kepribadian bangsa, harus bisa juga menyaring segala hal buruk dan mengambil sisi positif dari perkembangan IPTEK itu sendiri. Dan juga tetap berpedoman pada Pancasila dalam menjalani pengaruh perkembangan IPTEK.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

Aldo Setiawan Lukas གིས-
Nama : Aldo Setiawan Lukas
NPM : 2218031037
Prodi: Farmasi

Analisis video mengenai materi "Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan IPTEK"

Dari video tersebut dijelaskan bahwa IPTEK merupakan hasil karya manusia yang dalam pembuatan karyanya memiliki kepentingan baik yang positif ataupun negatif. Lalu pada dasarnya Pancasila adalah pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi rakyat Indonesia. Di dalam Pancasila terkandung nilai-nilai yang penting dalam perkembangan IPTEK.

Adapun sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK adalah :

1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Mengkomplementasikan ilmu pengetahuan serta menciptakan keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak.

2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Memberi dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus beradab karena IPTEK adalah hasil budaya manusia yang beradab serta bermoral.

3. Sila persatuan Indonesia
Mengkomplementasikan bahwa pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme

4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis

5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Mengkomplementasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam hubungannya

Kesimpulan yang bisa diambil dari video tersebut yaitu jika kita ingin mengurangi dampak negatif dari perkembangan IPTEK, maka cara yang dapat dilakukan adalah dengan melibatkan perkembangannya beriringan bersama nilai-nilai yang terkandung Pancasila. Dengan seperti itu, maka dampak negatif dari perkembangan IPTEK akan berkurang.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

Aldo Setiawan Lukas གིས-
Nama : Aldo Setiawan Lukas
NPM : 2218031037
Prodi : Farmasi

A. Dilihat dari pandangan saat ini, etika perilaku politik di Indonesia saat ini masih belum memenuhi nilai-nilai yang terkandung pada pancasila. Seperti yang dijelaskan pada artikel, menjelaskan bahwa pemerintah masih saja mempertahankan budaya birokrasi pemerintahan yang lama. Birokrat tidak mampu dalam menempatkan dirinya sebagai pelayan masyarakat. Bukan hanya tidak bisa menjadi pelayan masyarakat yang baik, tetapi malah melakukan penyimpangan-penyimpangan etika dalam berpolitik. Seperti melakukan kepentingan-kepentingan pribadi, daripada melakukan keseharusan orientasi mereka sebagai pelayan masyarakat. Lalu ketidakadilan para pemerintah terhadap masyarakat, yang tidak sesuai dengan sila kelima pada pancasila. Penyalahgunaan kekuasaan yang telah diberikan kepada aparat pemerintah, juga kerap terjadi pada saat ini. Seperti melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Sehingga menyebabkan tingginya ketidakpercayaan masyarakat, terhadap jajaran pemerintah Indonesia. Tingginya ketidakpercayaan masyarakat tentu saja mengindikasikan bahwa ada kesalahan pada politik di Indonesia, dalam melaksanakan paradigma pemerintah.

B. Etika generasi muda untuk saat ini, terutama yang berada pada sekitar tempat tinggal saya, terlihat bahwa sebagian sudah memiliki etika dan moral yang cukup baik, tetapi sebagian belum memiliki etika dan moral yang baik. Bahkan cenderung masih belum memiliki etika dan moral yang cukup baik. Dikarenakan untuk pergaulan generasi muda yang saat ini, dipengaruhi oleh dampak era globalisasi. Bukan hanya bergaul pada lingkungan sekitar, tetapi mereka bisa bergaul di banyak tempat, bahkan juga sosial media. Yang dimana sikap dan cara bertutur kata dipengaruhi oleh lingkungannya yang kurang baik, yang menyebabkan mereka terbawa sikap dalam hal mereka beretika kurang baik pula. Sehingga cerminan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa indonesia, belum terlaksanakan dengan baik oleh sebagian generasi muda. Hal tersebut dengan melihat para generasi muda yang berada di sekitar tempat tinggal saya.

Solusi yang bisa diberikan untuk mengatasi dekadensi moral adalah yang pertama dengan melakukannya pendekatan keluarga kepada seorang anak. Keluarga menjadi kunci utama pada anak dalam hal bersikap, tentunya dengan lingkungan keluarga yang baik, juga menciptakan karakter anak dengan moral yang baik pula. Yang kedua adalah bukan hanya pada lingkungan keluarga, tetapi lingkungan tempat anak bergaul. Setiap lingkungan membawa anak dalam bersikap dan beretika, dengan membawanya kepada lingkungan dengan moral dan etika yang baik, akan menyebabkan terbawanya moral yang baik pada anak. Yang terakhir adalah dengan memberikan pengajaran agama pada anak. Tidak ada agama yang mengajarkan kesesatan, semua agama mengajarkan manusia untuk melakukan perilaku baik. Dengan diajarkannya agama, anak bisa mengetahui perbedaan antara perilaku baik dan buruk. Sehingga dengan seperti itu, akan membentuk suatu karakter dan moral yang baik.