Nama : Jhon V Nababan
NPM : 2217051087
Kelas : D
Prodi : S1 Ilmu Komputer
Hal yang dapat saya analisis dari video tersebut adalah bahwa geopolitik ialah studi mengenai bagaimana negara mengatur kebijakannya dengan mempertimbangkan faktor geografis dari wilayah atau tempat tinggal bangsa tersebut. Terdapat berbagai teori geopolitik yang dikemukakan oleh tokoh-tokoh seperti Frederich Ratzel, Rudolf Kjellen, Karl Haushofer, Halford Mackinder, Alfred Thayer Mahan, Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller. Di Indonesia, terdapat konsep geopolitik yang menghubungkan Pancasila sebagai ideologi nasional dalam menentukan kebijakan politik nasional, dengan memperhatikan kondisi dan posisi geografis Indonesia. Ir. Soekarno memperkenalkan konsep geopolitik Indonesia ini pada sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945. Perlu dicatat bahwa prinsip geopolitik di Indonesia tidak hanya berfokus pada aspek wilayah, tetapi lebih pada upaya membangun persatuan bangsa di dalam suatu wilayah.
Berdasarkan video tersebut, dapat disimpulkan juga bahwa wawasan nusantara adalah konsep geopolitik Indonesia yang bersumber dari Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Inti dari wawasan nusantara adalah menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan wilayah Indonesia. Bangsa Indonesia melihat kepulauan nusantara sebagai kesatuan dalam hal politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan. Konsep negara kesatuan Republik Indonesia tercermin dalam Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyatakan bahwa "Negara Indonesia adalah negara yang bersifat kesatuan dan berbentuk republik." Sebagai negara kesatuan, wilayah Indonesia mencakup persatuan dalam hal politik, hukum, sosial-budaya, serta pertahanan dan keamanan. Keunggulan Indonesia terletak pada jumlah dan potensi penduduk yang besar, keragaman aspek sosial budaya, serta lokasinya yang strategis di antara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, serta antara Benua Asia dan Australia.