Posts made by Salwa ananda Azril

Komunikasi C genap 2023 -> PRETEST

by Salwa ananda Azril -
nama: salwa ananda azril
NPM: 2256031020
Kelas: Paralel (man B)

1. Hal positif apa yang anda dapatkan dari artikel tersebut? Apakah ada konstitusi yang dilanggar? Jelaskan!
hal positif yang saya ambil yaitu seperti yang di jelaskan pada artikel tersebut bahwa covid-19 ini menyebar dengan sangat amat cepat sehingga hal positive yang bisa saya ambil adalah cara atau upaya pemerintah untuk mencengah penyebaran covid-19 dengan cara penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Dalam hal ini adapun konstitusi yang dilanggar yaitu HAM, dikarenakan beberapa oknum aparat yang begindak semena-mena terdahap masyarakat yang melanggar PSBB.

2. Bagaimanakah jika suatu negara tidak memiliki konstitusi? Apakah konstitusi efektif dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara?
menurut saya jika suatu negara tidak mempunyai atau memiliki konstitusi yang akan terjadi adalah sistem pemerintahan dan kehidupan masyarakat akan berantakan serta mengakibatkan suatu negara tersebut hancur dikarenakan tidak adanya suatu konstitusi. konstitusi bisa di sebut sebagi pemberi pegangan dan pedoman dalam menjalankan kekuasaan negara, dan menurut saya dengan adanya konstitusi dalam suatu negara bisa mengatur atau menata kehidupan yang berbangsa dan bernegara. Oleh karna itu suatu bangsa harus memiliki konstitusi jika tidak negara tersebut akan hancur dan berantakan.

3. Kemukakan contoh tantangan kehidupan bernegara saat ini, yang menurut Anda perlu diantisipasi, apakah pasal-pasal dalam UUD NRI 1945 sekarang sudah mampu menjadi pedoman untuk menyelesaikan tantangan tersebut dan mengapa demikian?
menurut pendapat saya salah satu contoh tantangan dalam berkehidupan bernegara pada saat ini adalah keberagaman suku, budaya dan agama yang ada indonesia. Semakin majunya teknologi yang ada semakin banyak juga yang saling membanding bandingkan keberagaman satu sama lain. Sering kita temukan pada platfrom media sosial banyak sekali masyarakat yang masih membanding bandingkan budaya nya satu sama lain, yang mengakibatkan hal ini menjadi salah satu tantangan dalan kehidupan bangsa dan bernegara.
Dalam hal ini UUD 1945 sangat amat mampu untuk menjadi pedoman dalam menyelesaikan masalah tersebut, mampu mendamaikan masyarakat agar tidak saling membanding mandingkan budayanya masing-masing, mampu dalam merubah masyarakat menjadi saling lebih menghargai suatu budaya satu sama lainnya.

4. Bagaimakah menurut pendapatmu sebagai warganegara mengenai konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan? Adakah yang perlu di perbaiki, jelaskan!
menurut pendapat saya sebagai warga negara, mengenai konsep bernegara menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan sudah sangat amat benar, dikarenakan kita tinggal di negara yang penuh dengan keanekaragaman satu sama lainnya mulai dari budaya, ras, agama, etnik dan masi banyak lainnya. Maka dari itu kita harus menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan karna tanpa adanya nilai ini kita tidak akan bisa menghargai dan bersatu tanpa adanya persatuan dan kesatuan.
Dan menurut saya, tidak ada yang harus di perbaiki dari nilai persatuan dan kesatuan hanya saya yang perlu di perbaiki dalam hal ini adalah sikap masyarakat Indonesia yang terlalu individualisme satu sama lainnya. Mungkin kita bisa meningkatkan lagi kepedulian terhadap satu sama lainnya agar tidak terjadinya perpecahan.
nama: salwa ananda azril
NPM: 2256031020
Kelas: Paralel (man B)


Identitas adalah representasi diri seseorang atau masyarakat melihat dirinya sendiri dan bagaimana orang lain melihat mereka sebagai sebuah entitas sosial-budaya. Dengan demikian, identitas adalah produk kebudayaan yang berlangsung demikian kompleks. Identitas dilihat dari aspek waktu bukanlah suatu wujud yang sudah ada sejak semula dan tetap bertahan dalam suatu esensi yang abadi. Sedangkan dilihat dari aspek ruang juga bukan hanya satu atau tunggal, tetapi terdiri dari berbagai lapisan identitas. dasar dari keyakinan adanya integrasi nasional yang mampu memelihara dan mengembangkan harga diri bangsa, harkat dan martabat bangsa sebagai upaya melepaskan bangsa dari subordinasi (ketergantungan, ketertundudukan, keterhinaan) terhadap bangsa asing. Integrasi nasional juga terjadi akibat terbentuknya kelompok-kelompok yang dipersatukan oleh suatu isu bersama, baik yang bersifat ideologis, ekonomis, maupun sosial.