Kiriman dibuat oleh Aldy Dwi Rafandy

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Artikel pertemuan 13

oleh Aldy Dwi Rafandy -
Aldy Dwi Rafandy_2256031038_paralel

Pendapat saya mengenai artikel yang berjudul "TANTANGAN DAN PENGUATAN IDEOLOGI PANCASILA DALAM MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
" Perjalanan sejarah Pancasila sebagai Ideologi sering diterpa banyak sekali peristiwa salah satu sejarah yang kelam terjadi dalam Gerakan 30 S 1965 yang dianggap sebagai pembuktian bahwa Pancasila tidak mudah untuk
hilang di negeri Indonesia, sehingga pada tanggal 1 Oktober di peringati sebagai hari kesaktian Pancasila Selain dari peristiwa itu pada masa reformasi Pancasila dianggap sebuah alat politik yang digunakan pada masa orde baru sehingga pada masa reformasi kata Pancasila dianggap sebagai alat kekuasaan. Revolusi merupakan sebuah perubahan pradigma mengenai sistem perekonomian. Revolusi pertama kali dalam catatan sejarah terjadi di tanah Inggris yang lebih dikenal dengan revolusi industri 1.0 yang terjadi antara 1800-1900, Revolusi industri 2.0 merupakan kelanjutan yang tidak terpisahkan dari revolusi industri 1.0 yang terjadi
di Inggris, revolusi ini berbasis kepada pengertahuan dan teknologi yang terjadi disekitaran tahun 1900-1960, Revolusi 3.0 ini disebabkan munculnya teknologi informasi dan elektronik yang masuk kedalam dunia persitiwa ini terjadi antara 1960-2010. Sejarah konsep ideologi dapat ditelusuri jauh sebelum istilah tersebut digunakan destutt de Tracy pada penghujung abad kedelapan belas. Tracy menyebut Ideologi sebagai science of ideas, yaitu sebuah program yang diharapkan dapat membawa perubahan institusional bagi masyarakat prancis, namun, napoleon mengecam istilah ideologi yang
dianggapnya suatu khalayaln belaka, yang tidak mempunyai praktis. Hal semacam itu hanya impian belaka yang
tidak akan ditemukan dalam kenyataan. Istilah ideologi berasal dari kata idea yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita-cita sedangkan logos
berarti ilmu.Sejarah revolusi dimulai dari 1.0, 2.0, 3.0, hingga 4.0. Fase merupakan real change dari perubahan yang ada. 1.0
ditandai dengan mekanisasi produksi untuk menunjang efektifitas dan efisiensi aktivitas manusia, 2.0 dicirikan oleh
produksi massal dan standarisasi mutu, 3.0 ditandai dengan penyesuaian massal dan fleksibilitas manufaktur berbasis otomasi dan robot. Istilah 4.0 berasal dari sebuah proyek yang diprakarsai
oleh pemerintah Jerman untuk mempromosikan komputerisasi manufaktur.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Diskusi 2

oleh Aldy Dwi Rafandy -
Aldy Dwi Rafandy_2256031038_paralel

-Kemajuan ekonomi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) termasuk semua daerah-daerah.
-Industrialisasi yang terus meningkat sehingga menciptakan lapangan lapangan kerja untuk masyarakat.
-Produktivitas industri yang terus meningkat Tingginya persaingan kemampuan dan pengetahuan pekerja.
-Peningkatan kreativitas masyarakat dalam memproduksi hasil unggulan daerah.
menurut saya, ada yang sesuai dan ada juga yang belum. sila kelima yang berbunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia sendiri belum seluruhnya didapatkan oleh rakyat indonesia, terlebih untuk masyarakat yang bertempet tinggal didesa dengan kondisi ekonomi yang rendah juga banyak yang tergeser akibat serangan teknologi. kemudian, banyak profesi yang terantikan oleh adanya teknologi yang berkembang pesat saat ini. contohnya, kasir, tukang parkir, guru dan dosen pun bisa saja tergantikan akibat kemajuan teknologi ini dan banyak masyarakat yang akan kehilangan profesinya.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> forum Diskusi 1

oleh Aldy Dwi Rafandy -
Aldy Dwi Rafandy_2256031038_paralel

Menurut saya Pancasila berperan sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan berarti bahwa Pancasila merupakan dasar dan pedoman bagi perkembangan iptek. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan betapa pentingnya peran Pancasila dalam kemajuan iptek.dan dalam menerapkan nilai Pancasila, Pancasila dijadikan sebagai tolak ukur, penyaring dan pengontrol masuknya budaya asing ke Indonesia dengan menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila. Contohnya yaitu media massa.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video

oleh Aldy Dwi Rafandy -
Aldy Dwi Rafandy_2256031038_paralel

video diatas yang akan saya analisis kali ini berjudul “PANCASILA DAN IPTEK”.IPTEK adalah hasil karya manusia. Karya tersebut untuk membantu keperluan manusia menghadapi kehidupannya. dan didalam pemanfaatan nya digunakan untuk kepentingan yang berdampak positif maupun negatif. Dan pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara untuk seluruh rakyat indonesia.

Berikut Sila-Sila dari Pancasila yang menjadi patokan dalam pengembangan IPTEK yang ada di Indonesia, sebagai berikut:
1. Ketuhanan Yang Maha esa.
Sila ini menjelaskan IPTEK tidak hanya berperan sebagai pengetahuan yang mempermudah urusan pekerjaan manusia, tetapi juga di sini pandangan IPTEk sangat berpengaruh terhadap baik buruknya suatu pekerjaan yang dikerjakan. Hal tersebut dapat merugikan orang lain atau tidak, jika merugikan, akan mendapatkan dosa.
2. kemanusiaan yang adil dan beradab.
sila ini menjelaskan dalam mengembangkan IPTEK harus mempunyai sikap yang beradab karena IPTEK adalah hasil manusia yang beradab dan bermoral.
3. Persatuan Indonesia.
Sila ini menjelaskan mengkomplementasiakan universalitas dan internasionalisme (kemanusiaan) dalam sila-sila yang lain. Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluruhan bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
4. Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
Sila ini menjelaskan pengembangan IPTEK bisa dan boleh dilakukan oleh siapa saja di negara ini. Setiap orang mempunyai hak dan kebebasan dalam pembuatan dan pengembangan IPTEK. Seseorang juga harus menghargai dan menghormati kritikan orang lain mengenai penemuan IPTEK yang telah ia temukan.
5. keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sila ini menjelaskan mengkomplementasikan pengembangan IPTEK dengan menjaga keseimbangan keadilan dalam hubungan dengan diri sendiri maupun dengan Tuhan, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

oleh Aldy Dwi Rafandy -
Aldy Dwi Rafandy_2256031038_paralel

Kali ini saya menganalisis jurnal diatas yang berjudul "Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila dalam menyikapi IPTEK. Saat ini, segala aspek kehidupan telah mampu berkembang dengan pesatnya, perkembangan tersebut beriringan pula dengan perkembangan pendidikan dari yang tradisional menjadi modern, secara otomatis perkembangan tersebut menuntut masyarakat menuju kearah globalisasi, Kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga memberikan dampak yang begitu besar tehadap dunia pendidikan. Saat ini, di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap aspek-aspek pendidikan yang ada di masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi). Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP), bahkan internet bukan hanya melanda masyarakat kota, namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat di pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi yang bernilai positif maupun negatif, dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat. Melihat kenyataan dalam masyarakat terutama pada kalangan mahasiswa, sebenarnya bukan pancasila yang terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi melainkan masyarakat itu sendiri. Memberi pengaruh baik atau buruk terhadap pancasila tergantung bagaimana masyarakat sebagai penganut ideologi pancasila menyikapi perkembangan teknologi informasi tersebut. Pancasila merupakan warisan luar biasa dari pendiri bangsa yang mengacu kepada nilai-nilai luhur. Hampir tidak ada keraguan lagi, mayoritas bangsa Indonesia ini berpendapat bahwa Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pandangan hidup masyarakat Indonesia yang plural tidak tergantikan.

Dengan penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, diharapkan dapat tercipta wahana pembelajaran bagi para mahasiswa untuk secara akademik mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-masalah pembangunan bangsa dan negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Republik Indonesia. Secara spesifik tujuan penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi adalah untuk : Memperkuat Pancasila sebagai dasar falsafah negara dan ideologi bangsa melalui revitalisasi nilai-nilai dasar Pancasila sebagai norma dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.