Posts made by Restu Krisdahyanto

Ilmu Komunikasi A genap 2023 -> PRETEST

by Restu Krisdahyanto -
Nama : Restu Krisdahyanto
NPM : 2216031145
Kelas : Reguler A

1. Hal positif apa yang anda dapatkan dari artikel tersebut? Apakah ada konstitusi yang dilanggar? Jelaskan!
- Masyarakat bersama-sama untuk melawan dan mencegah penyebaran wabah virus covid-19 dengan mengikuti upaya pemerintah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Itulah salah satu hal positif yang saya dapatkan dari artikel tersebut.
- Tidak ada konstitusi yang dilanggar melainkan pemerintah mengamalkan kosntitusi negara yang berbunyi “Melindungi segenap bangsa Indonesia” yaitu dengan cara menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

2. Bagaimanakah jika suatu negara tidak memiliki konstitusi? Apakah konstitusi efektif dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara?
Konstitusi adalah pemberi pegangan sekaligus pedoman dalam menjalankan kekuasaan negara. Tanpa kosntitusi, sebuah negara tidak akan mencapai tujuan yang sesuai dengan harapan masyarakatnya. Tanpa konstitusi, tidak ada yang mengatur hak-hak asasi warga negaranya dan dampak lainnya adalah masyarakat lebih rentan terlibat konflik lalu negara tersebut akan mengarah ke kehancuran.

3. Kemukakan contoh tantangan kehidupan bernegara saat ini, yang menurut Anda perlu diantisipasi, apakah pasal-pasal dalam UUD NRI 1945 sekarang sudah mampu menjadi pedoman untuk menyelesaikan tantangan tersebut dan mengapa demikian?
Menurut saya salah satu tantangan yang harus kita hadapi adalah kemajuan teknologi yang sangat pesat namun tidak dibarengi dengan peningkatan nilai-nilai kebijaksanaan dalam menggunakan hal tersebut, yang mana teknologi saat ini hanya dijadikan alat untuk memcari keuntungan saja tanpa mempertimbangkan dampak negatif yang ditimbulkan. UUD 1945 hanya menjadi tujuan negara tanpa menjelaskan bagaimana cara mencapai itu semua. Maka dari itu saya rasa UUD 1945 belum bisa menjadi jalan keluar atas masalah-masalah yang kita hadapi saat ini.

4. Bagaimakah menurut pendapatmu sebagai warganegara mengenai konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan? Adakah yang perlu di perbaiki, jelaskan!
Konsep mengenai kesatuan dan persatuan sebenarnya adalah konsep yang bagus untuk membagun negara kita, mengingat negara kita adalah negara yang beragam dan memiliki banyak sekali perbedaan antar setiap kelompok. Namun pada kenyataannya masih banyak sekali konflik-konflik terjadi yang berakar dari masalah perbedaan tersebut, karena kurangnya rasa empati dan toleransi. Jadi menurut saya perlu adanya pendidikan karakter yang kuat sejak usia dini untuk memupuk nilai-nilai kesatuan dan persatuan tersebut seperti mengenalkan tentang hak-hak asasi manusia, kebebasan berpendapat dan berekspresi, lalu kepemimpinan yang kaya akan nilai-nilai kedisiplinan, empati, dan kebijaksanaan.
NAMA : RESTU KRISDAHYANTO
NPM : 2216031145
KELAS : REGULER A

Untuk menghadapi masalah dan perselisihan antar kelompok yang hingga saat ini masih terus-menerus melanda Indonesia diperlukan adanya intergrasi nasional. Integrasi nasional adalah proses sosial dan interaksi sosial dalam upaya penyatuan berbagai bentuk kelompok sosial budaya ke dalam satu kesatuan wilayah kekuasaan. Konflik antar-etnik, konflik antar-daerah, konflik antar-agama, konflik antar-partai politik, konflik antar-pelajar, serta sejumlah konflik kepentingan lain semestinya tidak perlu terjadi kalau masing-masing pelaku konflik menyadari bahwa pluralitas bangsa Indonesia sudah menjadi sebuah keniscayaan.

Pada suatu sisi integrasi terbentuk kalau ada identitas yang mendukungnya seperti kesamaan bahasa, kesamaan dalam nilai sistem budaya, kesamaan cita-cita politik, atau kesamaan dalam pandangan hidup atau orientasi keagamaan. identitas yang menyertai kita saat ini lebih ditandai oleh kepentingan yang kita kembangkan sendiri. Pada pihak lain, integrasi yang lebih luas hanya mungkin terbentuk apabila sekelompok orang menerobos identitasnya dan mengambil jarak dari segala yang selama ini dianggap membentuk watak dirinya atau watak kelompoknya. Integrasi nasional terjadi juga akibat terbentuknya kelompok-kelompok yang dipersatukan oleh suatu isu bersama, baik yang bersifat ideologis, ekonomis, maupun sosial.

Impian untuk diterapkannya konsep integrasi nasional akan terwujud, apabila sekelompok anggota masyarakat bersedia menerobos identitasnya dan mengambil jarak dari segala kepentingan yang selama ini dianggap membentuk watak dirinya atau watak kelompoknya. Sayangnya kebijakan otonomi daerah yang kini marak di sejumlah penjuru negeri ini, justru menjadi penghambat cita-cita menerapkan konsep integrasi nasional. Dengan demikian mereka enggan meninggalkan identitasnya, untuk membuka kemungkinan untuk pembentukan integrasi yang lebih luas.