Kiriman dibuat oleh Restu Krisdahyanto

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> forum Diskusi 1

oleh Restu Krisdahyanto -
Restu Krisdahyanto (2216031145) Reg A

Menurut saya pendidikan pancasila mempunyai fungsi untuk menciptakan keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Jadi IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan atau dibuktikan tetapi juga mempertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia di sekitarnya atau tidak. Lalu dengan mengerti pancasila diharapkan teknologi yang ada selalu mempertimbangkan nilai moral, baik itu kemanusiaan maupun kelestarian alam.
Selanjutnya kaitanya dengan menerapkan nilai pancasila, kita sebagi warga negara diharapkan dapat mempunyai rasa bijaksana dalam menggunakan sebuah terkonologi karena pada hakikatnya ternologi diciptakan untuk membuat hidup manusia menjadi lebih mudah dan bahagia bukan untuk membuat kesengsaraan atau penderitaan.
Contohnya adalah nuklir, nuklir apabila berada pada orang yang tidak mengerti nilai kemanusiaan maka kemungkinan nuklir tersebut hanya akan menjadi alat perang dan pemusnah manusia saja, tetapi apabila berada pada orang yang dapat menimplementasikan nilai-nilai moral yang baik maka nuklir dapat menjadi salah satu sumber energi terbarukan dan ramah lingkungan yang dapat mempermudah kehidupan umat manusia.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

oleh Restu Krisdahyanto -
Restu Krisdahyanto (2216031145) Reg A

Judul : Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Journal : Cakrawala : Jurnal Pendidikan
Volume dan Halaman : Volume 12, Nomor 1
Tahun : 2018
Penulis : Mursyidah Dwi Hartati, Ponoharjo, Mohamad Khamim.
Kata kunci : Pancasila, Pengembangan Kepribadian, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Permasalahan: Globalisasi mendorong munculnya berbagai kemungkinan tentang perubahan dunia yang akan berlangsung. Pengaruh globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lain. Globalisasi akan membawa perspektif baru tentang konsep “Dunia Tanpa Tapal Batas” yang saat ini diterima sebagai realita masa depan yang akan mempengaruhi perkembangan budaya. Akibatnya, segala informasi yang bernilai positif maupun negatif, dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat. Dan di akui atau tidak, perlahan-lahan mulai mengubah pola hidup dan pola pemikiran masyarakat khususnya dalam aspek pendidikan. jika dikaitkan dengan ideologi yang dianut Indonesia yakni pancasila. Maka akar permasalahan yang dihadapi adalah apakah nilai-nilai dalam pancasila yang selama ini menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia terpengaruh perkembangan teknologi informasi.
Tujuan Penulisan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila dalam menyikapi IPTEK.
Sumber data : Kuisioner
Objek Penulisan: Nilai-nilai Pancasila dalam IPTEK
Hasil Penulisan : Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara umum responden dalam penelitian ini mempunyai pengembangan kepribadian Pancasila yang baik. Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan Iptek, dan berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan Iptek bisa membantu pembangunan Negara.
Kelebihan Jurnal : Pembahasan yang terdapat dalam tulisan sudah sesuai dengan kajian yang telah dirumuskan.
Kekurangan Jurnal : Hasil penulisan terlalu rumit dan kurang bisa di mengerti oleh orang awam kerena pada dasarnya hal tersebut merupakan hal yang dirasakan banyak orang dan penting untuk mengerti kaitannya dengan nilai nilai Pancasila sebagai pedoman hidup berwarga negara mereka khusunya dalam perkembangan IPTEK.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video

oleh Restu Krisdahyanto -
Restu Krisdahyanto (2216031145) Reg A

Dalam video tersebut menjelaskan bahwa pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Lalu nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Perkembangan iptek saat ini dan di masa yang akan datang itu sangat cepat. Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa, yang bagi bangsa Indonesia adalah mutlak. Jika pandangan sekular barat, yang ilmunya jadi rujukan cendekiawan akan berjalan berlawanan.

Sila-sila pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK yaitu sebagai berikut:
1. Sila pertama; Ketuhanan Yang Maha Esa
Mengkomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta, keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan dibuktikan dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia disekitarnya atau tidak. Pengolahan diimbangi dengan melestarikan.
2. Sila kedua; Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila ketiga; Persatuan Indonesia
Mengkomplementasiakan universalitas dan internasionalisme (kemanusiaan) dalam sila-sila yang lain. Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluruhan bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
4. Sila keempat; Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis, artinya setiap ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan lainnya.
5. Sila kelima; Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Mengkomplementasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan diri sendiri maupun dalam masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.

Kita sebagai warga negara Indonesia hendaknya mengimplementasikan nilai-nilai tersebut sesuai dengan isi video, hal tersebut sangat penting karena perkembangan teknologi yang tidak bisa dibendung dan kemungkinan teknologi tersebut disalahgunakan semakin besar, maka dari itu diperlukan nilai-nilai yang sesuai dengan bangsa kita agar dapat memanfaatkan teknologi tersebut untuk hal-hal yang baik.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> forum diskusi video

oleh Restu Krisdahyanto -
Restu Krisdahyanto_2216031145_Reg A

Video tersebut secar baik menjelaskan apa itu etika dan hubungannya dengan Pancasila sebagai kesepakan bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan bangsa. Pancasila dalam hal ini sebagai pedoman etika dan moral bangsa Indonesia sudah sangat memberikan dampak yang positif dalam penerapan nilainya dikehidupan.
Nilai nilai tersebut antara lain :
- Ketuhanan mengandung dimensi moral berupa nilai spiritualitas yang mendekatkan diri kepada sang pencipta.
- Kemanusiaan mengandung dimensi humanus yang artinya menjadikan manusia menjadi manusiawi yaitu upaya meningkatkan kualitas pergaulan antar sesama.
- Persatuan mengandung dimensi nilai Solidaritas rasa kebersamaan dan cinta tanah air.
- Kerakyatan mengandung nilai berupa sikap menghargai atau mau mendengar pendapat orang lain.
- Keadilan mengandung dimensi nilai mau peduli atas Nasib orang lain kesediaan membantu kesulitan orang lain.
Dengan memahami ini diharapkan kita sebagai penerus bangsa dapat menerapkan nilai-nilai tersebut dan terus menjaga bangsa Indonesia dalam mencapai tujuannya agar dapat melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal

oleh Restu Krisdahyanto -
Restu Krisdahyanto_2216031145_Reg A

A. Menurut saya penyimpangan etika politik sering kita jumpai didalam hidup dan kehidupan bernegara dalam hal ini penerapan politik praktis di lapangan.
Merujuk akan hal diatas maka dapat dilihat dalam realitasnya kehidupan perpolitikan secara umum yang terjadi sekarang sangatlah buruk, justru banyak dari para elit politik yang kemudian tidak menyadari atau bahkan menyadari bahwa, sikap atau etika dalam berpolitiknya sebenarya bertentangan dengan norma dan etika politik, baik dipandang secara normatif maupun dipandang secara regulasi atau aturan.
Hal ini dapat terlihat ketika para elit politik yang berkuasa pada saat ini lebih mudah untuk menghalalkan segala cara apapun untuk mewujudkan kepentingnya. Mereka pun tidak lagi melihat maupun mengindahkan nilai etika maupun moralitas didalam sistem kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal tersebut yang kemudian menjadi menjadi catatan tersendiri terhadap dunia perpolitikan Indonesia sekaligus menjadi kekhawatiran untuk bangsa. Tentu tindakan ini sangat tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Adapun contoh nyata ketidak sesuaian tersebut yaitu ketidak jujuran yang tidak sesuai dengan sila pertama, ketidak beradaban yang tidak sesuai dengan sila kedua, mementingkan kepentingkan pribadi yang tidak sesuai dengan sila ketiga, arogansi dan keserakahan yang tidak sesuai dengan sila keempat, dan korupsi yang tidak sesuai dengan sila kelima.

B. Menurut saya kondisi etika anak muda dilingkungan saya sangat buruk. Banyak anak muda yang tidak peduli dengan kepentingan publik seperti banyaknya yang membuang sampah sembarangan dan balapan liar yang membahayakan orang lain. Hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan terganggunya ketertiban dalam masyarakat yang dapat berakhir pada kondisi lingkungan masyarakat yang tidak kondusif.
Solusinya menurut saya perlunya tindakan tegas dari aparat berwenang untuk menertibkan anak muda yang sering buang sampah sembarangan dan melalukan balapan liar dijalan umum. Lalu perlu adanya sosialisasi terkait bahaya membuang sampah sembarangan dan tata cara berlalu lintas yang baik dan benar dijalan raya. Tindakan tegas diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pemuda tersebut. Lalu dari sosialisasi, diharapkan pemuda dapat mengerti seberapa berpengaruhnya mereka dalam kehidupan bermasyarakat, dengan begitu mereka akan sadar bahwa perbuatan buruk yang mereka lakukan sangatlah berdampak bagi orang lain dan diharapkan mereka tidak mengulangi perbuatannya.