Kiriman dibuat oleh Rayzan Athaya anargya

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal

oleh Rayzan Athaya anargya -
Rayzan athaya anargya_2216031065_Reg A

1. Menurut saya etika perilaku politik saat ini belum mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Karena politik yang berjalan saat ini sangat tidak baik bahkan bisa dinilai buruk. Birokarasi birokrasi pemerintah dalam pelayan publik berjalan dengan sangat lamban bahkan banyak praktik korupsi atau nepotisme. Maka dari itu etika perilaku politik saat ini masih belum baik, mungkin solusi yang bisa dicoba yaitu membrantas segala tindak korupsi dan nepotisme serta memperbaiki sistem birokrasi yang ada di Indonesia

2. Menurut saya generasi yang ada dilingkungan saya telah mencerminkan etika yang cukup baik. Generasi muda di lingkungan saya saling menyapa satu sama lain saat sedang berolahraga tanpa memandang latar belakang suku, ras, agama atau etnis. Tetapi mungkin dengan banyaknya teknologi yang ada saat ini para pemuda jarang bersosialisasi atau keluar dari rumah. Biasanya generasi muda di sini keluar jika ada kegiatan seperti lomba 17 agustus. Solusi yang bisa digunakan yaitu peran keluarga yang harus lebih ditingkatkan dalam melakukan pendidikian etika untuk anak anaknya karena keluarga merupakan pendidikan etika dan moral paling pertama yang diterima oleh seseorang dan juga sebaiknya para generasi muda mengurangi penggunaan handphone atau teknologi dan mulai menjelajahi dunia luar, dengan begitu kita dapat melihat keanekaragaman dan ke unik-an bangsa Indonesia ini

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> forum diskusi video

oleh Rayzan Athaya anargya -
Rayzan athaya anargya_2216031065_Reg A

Etika merupakan hal yang sangat diperlukan dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Nilai nilai yang terkandung dalam etika Pancasila
1. Sila ketuhanan mengandung dimensi moral berupa nilai spiritualitas yang mendekatkan diri pada yang sang maha pencipta.
2. Sila kemanusiaan, mengandung dimensi humanus yang artinya menjadikan manusia lebih manusiawi yaitu meningkatkan kualitas upaya kemanusiaan dalam pergaulan antara sesame
3. Sila persatuan, mengandung dimensi nilai solidaritas, rasa kebersamaan, dan cinta tanah air
4. Sila kerakyatan, megandung nilai berupa sikap menghargai atau mau mendengar pendapat orang lain.
5. Sila keadilan, mengandung dimensi nilai kepedulian atas nasib orang lain, kesediaan membantu orang lain.

Urgensi Pancasila dalam sistem etika
1. Meletakan sila sila Pancasila sebagai etika, berarti menempatkan Pancasila sebagai sumber moral dan inspirasi bagi penentu sikap, tindakan dan keputusan
2. Memberikan pedoman bagi setiap warga negara sehingga memiliki orientasi yang jelas dalam tata pergaulan baik lokal, nasional, regional dan internasional
3. Dapat menjadi dasar analisis berbagai kebijakan sehingga tidak keluar dari semangat negara kebangsaan yang berjiwa pancasila

jadi pancasila dapat kita jadikan dasar dari etika karena pancasila merupakan gambaran dari kehidupan bangsa indonesia. dengan mengikuti etika pancasila kita dapat menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan mudah dan sesuai dengan norma dan etika yang berlaku pada sebagian besar masyarakat Indonesia

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

oleh Rayzan Athaya anargya -
Rayzan athaya anargya
2216031065
Reguler A

Hubungan Antara Etika dan Moral
Moral merupakan suatu ajaran-ajaran atau wejangan-wejangan, patokan-patokan, kumpulan peraturan, baik lisan maupun tertulis yang berkaitan dengan bagaimana manusia harus hidup dan bertindak agar menjadi manusia yang baik. Etika adalah suatu cabang filsafat yaitu suatu pemikiran kritis dan mendasar tentang ajaran-ajaran dan pandangan-pandangan moral tersebut. Etika adalah ilmu pengetahuan yang membahas prinsip-prinsip moralitas. Dari kedua pernyataan tersebut dapat disimpilkan etika dan moral menunjukan cara berbuat yang menjadi adat karena persetujuan atau praktek yang dilakukan oleh sekelompok manusia.
Tahap Perkembangan Etika
1. Etika Teologi
2. Etika Ontologis
3. Positivasi etik berupa kode etik
4. Etika Fungsional tertutup
5. Etika Fungsional Terbuka
Pengertian Politik Hukum
Ada banyak pengertian politik hukum menurut para ahli salah satu contohnya adalah sebagai berikut menurut, Soedarto. Politik hukum adalah kebijakan negara melalui badan-badan negara yang berwenang untuk menetapkan peraturan-peraturan yang dikehendaki yang diperkirakan akan digunakan untuk mengekspresikan apa yang terkandung dalam masyarakat dan untuk mencapai apa yang dicita-citakan. Soedarto juga mengartikan politik hukum sebagai usaha untuk mewujudkan peraturan-peraturan yang baik sesuai dengan keadaan dan situasi pada suatu waktu

Hubungan Hukum dan Etika dalam Politik Hukum di Indonesia
Hubungan antara etika dengan hukum bisa dilihat dari 3 dimensi yaitu;
- Dimensi substansi dan wadah
- Dimensi hubungan keluasaan cakupanya
- Dimensi alasan manusia untuk mematuhi dan melanggarnya
Jimly Asshiddiqie, mengibaratkan hubungan antara hukum dengan etika dengan memberi catatan agama sebagai ruh/jiwa dari kedua hal tersebut dengan ilustrasi nasi bungkus, hukum sebagai bungkusnya, nasi beserta lauknya adalah etikanya, dan zat protein, vitamin , dan unsur-unsur terkandung lainnya sebagai agama yang merupakan asal-usul dari keduanya (etika dan hukum). Paulus Harsono mensitir tentang dimensi ketiga ini, terkait kedudukan etika dimana etika juga berhubungan dengan hukum dalam hal bagaimana manusia mempertimbangkan untuk mematuhi peraturan dan kewajiban;tetapi dipatuhinya hukum serta peraturan dan kewajiban itu bukan karena takut akan dikenai sanksi, tetapi karena kesadaran diri. Dengan demikian, perilaku menyimpang manusia harus melewati sistem etika yang berfungsi sebagai koreksi dan sebisa mungkin tidak perlu memasuki mekanisme hukum dalam penyelesaian penyimpangan perilaku manusia tersebut.