Posts made by Vera Maria Margaretha Sihotang

Vera Maria Margaretha Sihotang (2216031121) Reg A

Analisis jurnal hari ini berjudul “Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi”
Adapun yang menjadi inti atau analisis terhadap jurnal di atas antara lain :
Bahwasanya segala aspek kehidupan di era globalisasi termasuk perkembangan pendidikan mulai dari tradisional sampai modern sangatlah berkembang pesat contohnya dapat kita lihat yang dulunya hanya menggunakan buku fisik sebagai sumber bacaan sekarang sudah dapat menggunakan Internet untuk mengakses course , Informasi dan e-book secara gratis melalui situs² yang ada di internet dan dapat dijangkau di semua kalangan bukan hanya mahasiswa saja.
Nah, Yang menjadi permasalahan yang dihadapi adalah apakah nilai-nilai dalam pancasila yang selama ini telah dijadikan landasan berpijak hidup bangsa Indonesia yang terpengaruh perkembangan teknologi informasi?
Pesatnya perkembangan teknologi informasi memudahkan masuknya berbagai macam pengaruh dari luar yang bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Jika hal tersebut dibiarkan maka akan menyebabkan nilai-nilai luhur pancasila dalam masyarakat akan punah dan habis tergilas budaya barat yang berkembang.

Maka Dengan adanya Mata Kuliah Pendidikan Pancasila dapat menjadi pedoman kepada setiap dari kita dapat menganalisa masalah pembangunan bangsa dan Negara dalam perspektif nilai-nilai dasar agar setiap mahasiswa dapat menjaga keutuhan bangsa melalui pelestarian nilai pancasila tersebut.
Kita sebagai mahasiswa mampu menganalisis dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara melalui sistem pemikiran yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila tersebut. Membentuk sikap mental mahasiswa yang mampu mengapresiasi nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, kecintaan pada tanah air dan kesatuan bangsa, serta penguatan masyarakat yang demokratis, berkeadilan, dan bermartabat berlandaskan Pancasila, untuk mampu berinteraksi dengan masyarakat bangsa Indonesia maupun di luarnya.
Kita sebagai mahasiswa juga harus memiliki sikap jujur, mempunyai toleransi yang tinggi akan adanya perbedaan ras dan agama dan perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang pendidikan Pancasila. Untuk itu Pendidikan Pancasila penting dalam kehidupan bermasyarakat dan harus ditetapkan sejak dini.
Kemajuan teknologi saat ini harus digunakan dengan baik dan penuh tanggung jawab untuk mempermudah proses belajar, untuk bertransaksi atau ingin menghasilkan cuan dari internet . Kita dapat melakukan penyaringan terhadap semua informasi yang masuk melalui media sosial, memblokir teman atau situs yang sering
menampilkan konten pornografi dan kekerasan di media sosial dan menggunakan bahasa yang santun saat berkomentar terhadap suatu peristiwa baik di media online maupun di sosial media sehingga budaya yang masuk tidak merugikan dan berdampak negatif kepada diri kita sendiri maupun bangsa Indonesia.
Vera Maria Margaretha Sihotang (2216031121) Reg A

Judul dari video di atas adalah " Pancasila dan Iptek " Adapun penjelasan dari video nya adalah bahwasanya pengertian iptek merupakan sesuatu yang dapat berdampak positif dan negatif tergantung orang yang menggunakan nya,biasanya digunakan untuk membantu segala keperluan manusia dalam hidupnya.
Nah,apakah hubungan pancasila dan iptek ...jawabannya adalah Pancasila itu mengandung nilai² yang merupakan suatu hal penting dalam landasan berpijak di era teknologi saat ini maupun di masa depan serta menjadi sarana untuk mengontrol kemajuan iptek yang berpengaruh pada cara berpikir dan bertindak masyarakat
Adapun yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK dalam sila Pancasila antara lain :
1.Sila ketuhanan yang maha esa
bagaimana mengimplementasikan ilmu pengetahuan itu untuk mencipta menggunakan akal akan tetapi tidak hanya memikirkan apa yang diciptakan tetapi dilihat juga dari sisi maksud dan akibat dari si IPTEK ini apakah menguntungkan atau malah merugikan manusia yang menggunakannya.
2.Sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Memberi dasar moralitas bahwasanya manusia dalam mengembangkan iptek harus beradab, tidak merendahkan manusia dalam iptek.
3.Sila persatuan Indonesia
Mengimplementasikan nilai universal (umum) dan menjunjung tinggi rasa nasionalisme ,kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa di era iptek saat ini dan masa yang akan datang.
4.Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
diartikan disini bahwasanya ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK namun tetap menghormati dan menghargai kebebasan orang lain serta terbuka untuk dikritik atau dibandingkan dengan penemuan lain .
5.Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Artinya bahwa para developer maupun pengguna IPTEK harus menjaga keseimbangan adil dalam hubungannya Baik hubungan intrapersonal, interpersonal maupun hubungan kelompok serta hubungan dengan bangsa dan negara.
Vera Maria Margaretha Sihotang_2216031121_Reguler A

1. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!
menurut saya sistem etika perilaku politik saat ini sebagian belum sesuai dengan nilai nilai Pancasila seperti pelaksanaan birokrasi dalam hal pelayanan umum yang belum adil seperti lebih mengutamakan orang yang beruang dibanding masyarakat biasa .Contohnya dalam pembuatan surat administratif sering dipersulit dan diperlama ,kemudian maraknya korupsi dikarenakan tidak adanya rasa kepuasan dalam diri tiap-tiap elit politik dan lemahnya penegakan hukum yang diwarnai rasa pilih bulu serta hukum hanya diperuntukkan kepada masyarakat kecil dan sudah kebal dengan hukum yang ada di Indonesia.
Hal tersebut tentu tidak sesuai dengan nilai nilai pancasila.

2.Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !
Etika generasi mu disekitar tempat tinggal saya sebagian masih tergolong kurang baik seperti kurangnya norma kesopanan kepada orang yang lebih tua , masih melontarkan kata yang kurang baik ,kurang menghargai pendapat orang lain atau memotong pembicaraan orang lain sehingga kurang mencerminkan etika dan nilai yang dianut bangsa Indonesia.
Namun untuk sebagiannya lagi sudah mencerminkan etika seperti mendahulukan orang yang lebih tua, membantu orang yang kesusahan dan toleransi.
Untuk solusi yang saya berikan mengenai dekadensi moral saat ini di mulai dari keluarga karena keluarga adalah tempat sosialisasi yang pertama dan utama. Jadi perlu dibina dengan baik agar etika yang baik tumbuh kembali kemudian menghadirkan lingkungan yang positif dan supportif agar diri juga terbawa dalam lingkungan tersebut .
Vera Maria Margaretha Sihotang_2216031121_Reguler A

'Penanaman nilai nilai pancasila melalui kontrol sosial oleh media massa untuk menekan kejahatan di indonesia''
Pengamalan jiwa Pancasila yang masih kurang ditunjukkan dengan adanya berita-berita yang menyesatkan. Media massa di Indonesia belum sampai pada
keadaan yang dapat membuat masyarakat mengubah moral untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila, hal demikian tercermin pada pudarnya jiwa
patriotik, berkembangnya manusia individual-liberalistik, masih tertanamnya kepentingan pribadi atau golongan di atas kepentingan bangsa dan negara.

Hukum ditelaah asas-asasnya, dijabarkan dari undang-undang, peraturan yang terkait media massa. Norma-norma terkait media massa disandingkan dengan asas-asas serta doktrin mengenai kontrol sosial oleh media massa untuk dianalisis berdasarkan penanaman nilai nilai Pancasila pada kehidupan masyarakat Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam peran media massa memberitakan informasi belum terlaksana. Masih banyak terdapat berita yang tidak teruji kebenarannya yang dapat merusak tatanan sosial. Media massa hanya memuat berita sebagai pemuas informasi saja tanpa menanamkan pembentukan pribadi sosial yang berjiwa Pancasila.
apabila pelanggaran moral Pancasila itu terus menerus dilakukan banyak orang akan merusakkan derajat hidup seluruhnya, tidak hanya moral tetapi juga kultural, religius, sosial ekonomi, dan akan membawa keburukan bagi bangsa, rakyat dan negara media massa dan pers di atas maka jelas bahwa media massa merupakan bagian dari pers, dimana media massa merupakanperantara bagi pers dalam penyiaran berita dengan beberapa bentuk. Media massa merupakan sarana masyarakat memperoleh informasi, media massa memiliki fungsi atau peranan yang besar dalam membagikan informasi kepada audiensnya, yaitu sebuah sebutan untuk konsumen media.

Dalam masyarakat modern,jurnalistik telah menjadi media edukasi massa yang mengembangkan suplemen edukasi kepada pelajar dalam beragam
tingkat dan masyarakat umum, baik yang berpendidikan atau tidak.53 Hal ini sejalan dengan fungsi dari pers yaitu fungsi edukasi, penulis berpendapat
bahwa dalam konteks masyarakat modern saat ini, fungsi pers yang nampak dominan yaitu fungsi kontrol. Fungsi ini semestinya sejalan dengan fungsi edukasi, artinya pers tetap perlu memberikan kontrol terhadap kebijakan kebijakan pemerintah, namun juga tidak lupa untuk memberikan edukasi terhadap isu dan kebijakan yang berkembang, bukan kemudian malah mengarahkan masyarakat dengan pendekatan kontrol yang salah. Fungsi edukasi juga bisa berdiri sendiri, yakni dalam hal konten pers memiliki muatan edukatif seperti pengetahuan umum,sejarah dan lain-lain.
Vera Maria Margaretha Sihotang _2216031121_Reguler A

Etika adalah hal yang diperlukan dalam hal berbangsa dan bernegara karena dengan etika kita mampu menjalankan kehidupan bernegara dengan baik untuk diwariskan dari satu generasi ke generasi selanjutnya melalui perbuatan sehari-hari yang didasarkan pada nilai-nilai pancasila.
Etika Pancasila tersebut dijabarkan dari sila sila Pancasila untuk mengatur perilaku masyarakat berbangsa dan bernegara di Indonesia antara lain :
1. Sila ketuhanan mengandung dimensi moral berupa nilai spiritual yang mendekat kan diri kepada sang pencipta melalui amal ibadah dan perbuatan yang sesuai dengan kehendak yang maha kuasa ,bertaqwa kepada Tuhan YME sesuai dengan agama yang dianutnya, saling menghormati antar pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda, memberi kebebasan pada orang lain untuk beribadah sesuai agamanya, dan tidak memaksakan agama atau kepercayaan yang dianutnya kepada orang lain.
2.Sila kemanusiaan
Mengandung dimensi humanis artinya memanusiakan manusia atau upaya peningkatan kualitas kemanusiaan antar sesama selalu menghormati, menghargai sesama manusia beradab yang memiliki cipta, rasa karsa, dan keyakinan.
3. Sila persatuan Mengandung dimensi nilai solidaritas dan cinta tanah air keberagaman, saling melengkapi, tolong- menolong, kebersamaan, toleransi, akulturasi, kerukunan, persatuan, persaudaraan, kekompakan, dan keselarasan hidup bermasyarakat.
4. Sila kerakyatan berupa sikap menghargai pendapat orang lain yang memiliki tujuan untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia ,dalam menyelesaikan masalah melalui musyawarah, anti-kekerasan, mengutamakan kepentingan rakyat diatas kepentingan partai atau golongan, menghargai perbedaan pendapat.
5. Sila keadilan mengandung dimensi mau peduli atas sikap orang lain siap membantu bantuan dari orang lain atau kesulitan tersebut. Seseorang bisa dikatakan memegang teguh nilai keadilan sosial apabila bersikap adil terhadap diri sendiri dan orang lain, menunaikan kewajiban sebelum menuntut hak, menghargai hasil kerja orang lain, bekerja keras, hemat dan tidak boros, mengutamakan pemerataan ketimbang pertumbuhan, mendistribusikan kekayaan pada rakyat banyak secara adil, dan menghindari segala perbuatan yang bisa memperdalam jurang kesenjangan sosial.
Kelima nilai tersebut membentuk perilaku manusia Indonesia dalam semua aspek kehidupannya.
Maka daripada itu, Etika Pancasila diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sebab berisikan tuntunan nilai-nilai moral yang hidup. Namun, diperlukan kajian kritis-rasional terhadap nilai-nilai moral yang hidup tersebut agar tidak terjebak ke dalam pandangan yang bersifat mitos.