གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Vera Maria Margaretha Sihotang

Nama : Vera Maria Margaretha Sihotang
NPM : 2216031121
Kelas : Reguler A
Prodi : Ilmu Komunikasi

Analisis saya mengenai jurnal yang berjudul “SEMANGAT BELA NEGARA DI TENGAH PANDEMI COVID-19 (THE NATIONAL SPIRIT OF DEFENSE IN THE MIDDLE OF THE COVID-19 PANDEMIC) " Oleh Syahrul Kemal Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Djuanda.

Menurut analisis saya bahwasanya jurnal ini membahas mengenai pentingnya pendidikan kewarganegaraan dan bela negara dalam konteks pandemi Covid-19. Penulis menekankan bahwa kesadaran bela negara sangat penting untuk menjaga keutuhan negara dan mengatasi masalah sosial yang terkait dengan bela negara. Penulis juga membahas dasar hukum dan implementasi bela negara dalam situasi pandemi, serta memberikan contoh tindakan konkret yang dapat dilakukan oleh individu dalam mendukung bela negara.

Pada bagian pendahuluan, penulis menjelaskan pentingnya pendidikan kewarganegaraan dan bela negara dalam mencerminkan kecintaan dan kesetiaan warga negara terhadap negara. Penulis juga menyebutkan bahwa banyak kasus sosial yang berkaitan dengan bela negara yang kurang diperhatikan. Namun, tidak dijelaskan secara rinci tentang kasus-kasus tersebut atau data yang mendukung pernyataan ini.

Bela Negara dan Pelaksanaannya saat Pandemi
Bagian ini menjelaskan konsep bela negara dan pelaksanaannya selama pandemi Covid-19. Penulis mengutip undang-undang dan peraturan terkait bela negara, serta menekankan pentingnya kesadaran bela negara dalam menjaga keutuhan negara. Namun, tidak ada analisis mendalam tentang peran bela negara dalam penanggulangan pandemi atau dampak konkretnya.

Prioritas dan Solidaritas
Bagian ini membahas tentang prioritas dalam penanggulangan pandemi dan pentingnya solidaritas dalam menjalankan bela negara. Penulis menekankan pentingnya patuh terhadap aturan pemerintah, isolasi mandiri, serta memberikan dukungan dan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Dalam hal ini bela negara bersifat positif karena semua tindakan yang kita lakukan mendapatkan manfaat terhadap diri kita dan sekitar kita. Bela Negara pun tidak memaksakan kehendak orang lain dilakukan dengan apa yang kita mampu lakukan saja tidak memaksakan apa yang kita tidak bisa kita lakukan serta mengandung beberapa unsur dasar Negara. Bela Negara tidak hanya bisa dilakukan dengan mengangkat senjata saja ,bisa kita lakukan dengan taat pada semua himbauan yang pemerintah lakukan serta tidak menyebarkan berita yang hoax .

Maka daripada itu pengetahuan tentang kewarganegaran sangatlah diperlukan dalam hal bela negara agar tidak melakukan yang salah dan malah membuat hal yang tidak kita inginkan serta sesuai dengan tujuan utama kita dalam berwarga Negara.
Nama : Vera Maria Margaretha Sihotang
NPM : 2216031121
Kelas : Reguler A
Prodi : Ilmu Komunikasi

Analisis Video menurut saya
Yang saya tangkap dari video tersebut adalah bahwasanya Esensi dari ketahanan nasional pada hakikatnya adalah kemampuan yang dimiliki bangsa dan negara dalam menghadapi segala bentuk ancaman yang datang.
Ketahanan nasional sebagai konsepsi khas bangsa Indonesia adalah pemikiran tentang 8 unsur kekuatan bangsa yang dinamakan Asta Gatra yang merupakan perangkat hubungan bidang-bidang kehidupan manusia dan budaya yang berlangsung di atas bumi ini dengan memanfaatkan segala kekayaan alam yang dapat dicapai dengan menggunakan kemampuannya yang terdiri dari :
• Trigarta (mencakup Lokasi dan posisi geografis, keadaan dan kekayaan alam dan Kemampuan penduduk) serta
• Panca Gatra (mencakup ideologi, politik, ekonomi, sosbud dan hankam)
Dalam kaitannya dengan wilayah negara, pada masa sekarang ini perlu dipertimbangankan adanya kemajuan teknologi, kemajuan informasi dan komunikasi. Suatu wilayah yang pada awalnya sama sekali tidak mendukung kekuatan nasional karena penggunaan teknologi, wilayah itu kemudian bisa menjadi unsur kekuatan nasional negara.
Keberadaan sumber daya alam juga perlu dijaga dan dilestarikan. Kedaulatan wilayah nasional, merupakan sarana bagi tersedianya sumber kekayaan alam dan menjadi modal dasar pembangunan. Pengelolaan dan pengembangan sumber kekayaan alam merupakan salah satu indikator ketahanan nasional
Mengukur kondisi ketahanan secara holistik tentu saja tidak mudah, karena perlu membaca, menganalisis, dan mengukur setiap gatra yang ada. Unsur dalam setiap gatra pun memiliki banyak aspek dan dinamis. Oleh karena itu, kita dapat memulainya dengan mengukur salah satu aspek dalam gatra ketahanan. Misal mengukur kondisi geografi suatu daerah dalam rangka mengetahui ketahanan regional daerah yang bersangkutan terkait dengan gatra wilayah. Aspek dari geografi yang perlu dilihat, dianalisis, dan diukur, misalnya dari batas dan luas wilayah, daratan atau kepulauan, kondisi cuaca, potensi bencana alam, dan lain sebagainya. Dari hasil tersebut kita dapat menggambarkan ketahanan daerah yang bersangkutan.
Maka daripada itu diperlukan pengetahuan tentang ketahanan suatu wilayah karena dengan pengetahuan tentang ketahanan suatu wilayah sangat penting untuk melindungi diri, menjaga stabilitas ekonomi, melestarikan lingkungan, dan memperkuat persatuan masyarakat. Dengan memahami hal ini, kita dapat menjadi bagian dari upaya yang lebih besar untuk menciptakan wilayah yang aman, stabil, dan berkelanjutan bagi kita semua. Dengan tau potensi positif sebuah daerah dapat dioptimalkan kemanfaatannya bagi kesejahteraan serta segala potensi lemah dapat kita antisipasi.