Posts made by Nadya Nurul Fitriani

Nama : Nadya Nurul Fitrianni
NPM : 2216031158
Kelas : Reguler B

Dalam Video "Perkembangan Konstitusi yang Berlaku di Indonesia, Prof. Jimly Asshiddiqie" menjelaskan bahwa Indonesia sudah menjadi 4 republik yang pertama republic yang diproklamasikan 17 Agustus 1945 dengan konstitusi yang disahkan 18 Agustus 1945. Yang kedua Republik Indonesia Serikat dengan Konstitusi RIS. Lalu yang ketiga adalah Negaar Kesatuan dengan UUDS 1950. Setelah pemilu 1955 kemudian di bentuklah konstituante yang bertugas untuk menyusun konstitusi baru namu tidak berhasil karena perdebatan antara islam dan kebangsaan yang mengakibatkan konstituantte tidak berhasil membuat konstitusi.

Lalu pada tahun 1959 berlaku kembali UUD 1945. Ini merupakan republic ke empat karena UUD 1945 yang diberlakukan mengalami perubahan. Ketika di sah kan kembali dengan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 terdapat penjelasan UUD yang berada pada lampiran sebagai bagian tidak terpisahkan dari naskah UUD 1945. Setelah kita reformasi dokumen yang kita gunakan adalah naskah UUD 1945 versi 5 Juli 1959 dengan empat lampiran, sesuai kesepakatan 1999 bahwa menyetujui perubahan UUD dengan mengadakan perubabahan dengan metode Adendum.
Nama : Nadya Nurul Fitriani
NPM : 2216031158
Kelas : Reguler B


Analisis Jurnal 'Integrasi Nasional Sebagai Penangkal Etnosentrisme di Indonesia'

Identitas adalah representasi diri seseorang atau masyarakat melihat dirinya sendiri dan bagaimana orang lain melihat mereka sebagai sebuah entitas sosial-budaya. Identitas sebagai sarana pembentukan pola pikir masyarakat diperlukan adanya suatu kesadaran nasional yang dipupuk dengan menanamkan gagasan nasionalisme dan pluralisme. Kesadaran nasional selanjutnya menjadi dasar dari keyakinan adanya integrasi nasional yang mampu memelihara dan mengembangkan harga diri bangsa, harkat dan martabat bangsa sebagai upaya melepaskan bangsa dari subordinasi terhadap bangsa asing.

Konsep integrasi nasional pada dasarnya sejalan kondisi Indonesia pada saat ini. Pada dasarnya pluralitas bagi bangsa Indonesia adalah takdir, kendati sudah merupakan takdir, namun akhir-akhir ini justru semakin memicu pertentangan di antara sejumlah anggota masyarakat. Maka muncullah faham sentrisme yang kemudian melahirkan misalnya, etnosentrisme, religisentrisme, politksentrisme, dan seterusnya. Etnosentrime merupakan kecenderungan untuk berfikir bahwa etniknya lebih unggul dibandingkan dengan budaya etnik lain. Segala sudut sesuatu dilihat dari sudut pandang etniknya sendiri.

Berdasarkan sejumlah gambaran tersebut, konsep tentang integrasi nasional menjadi penting untuk dijadikan strategi kebudayaan bagi bangsa Indonesia yang telah berusia lebih dari enam dasa warsa ini. Dengan demikian, mengembangkan konsep integrasi nasional sebagai strategi kebudayaan Indonesia pada dasarnya menyatukan visi dan misi di antara sejumlah kepentingan dan identitas masing-masing anggota masyarakat berlatar belakang kebudayaan yang kompleks.