Posts made by ADELIA PRASETIYANI 2213053039

Nama : Adellia Prasetiyani
Npm : 2213053039
Kelas : 3G

Analisis Vidio 6
Drama Penerapan Nilai Moral Pancasila di Lingkungan Keluarga

Hasil dari analisis vidio tersebut yaitu di sebuah desa bernama Desa Makmur hiduplah seorang ibu yang memiliki dua orang anak, ibu tersebut bernama Ibu Lala yang memiliki sifat rendah hati dan anaknya bernama Caca. Caca memiliki sifat yang baik dan sopan santun, rajin sembahyang, suka menolong dan dia miliki satu saudara yaitu kakaknya yang bernama Santi. Santi memiliki sifat angkuh egois, tidak memiliki tata krama, jahat tidak suka sembahyang dan mabuk-mabukan.

mereka hidup bersama namun ada konflik diantara keduanya, keesokan harinya Ibu Lala menyuruh anaknya Untuk mengantarkan ke pasar, Santi Hari ini Tolong antarkan Ibu ke pasar ya, Santi nggak bisa nganter Ibu, kenapa gk aja Suruh memang, kamu mau kemana nak tidak sempat mengantar Ibu, Santi mau pergi Ibu, pergi ke mana nak, Wah Pokoknya Ibu nggak perlu tahu, kalau nanti Santi mau pergi kemana. berapa jam kemudian datanglah adik Santi yaitu Caca dan menghampiri ibu, eh ada Caca lu nganterin Ibu ke pasar ya gue mau pergi, pergi ke mana Kak, ah lu nggak perlu tahu kalau gue mau pergi kemana, sana lu jauh dari gue, Iya Kak, Caca kamu mau mengantarkan Ibu ke pasar, Iya Bu Caca yang nganter Ibu ke pasar, Oke deh kalau begitu Ibu siap-siap dulu ya, Oke bu.

Malam Kelabu Ibas sudah menandakan pukul delapan malam, Ibu Lala mulai cemas karena anaknya bernama Santi tidak kunjung datang dan datanglah Caca untuk meyakini ibunya bahwa kakaknya bernama Santi akan pulang ke rumah. Bu kenapa ibu gelisah, Ibu gelisah karena kakakmu Santi belum pulang, Tenanglah Bu kakak pasti pulang, nak Caca Ibu minta tolong coba telepon kakakmu, Iya Bu. sekarang Caca telepon Kakak nomo yang anda tuhh ini tidak menjawab silakan tinggalkan pesan suara dengan cara telepon ke bintang nomor tujuan, Maaf Bu Caca sudah menghubungi Kakak namun tidak bisa dihubungi, tidak apa Nak Yang penting kamu sudah berusaha menghubungi kakakmu. tiba-tiba tak disangka Santi pun pulang bersama temannya dengan keadaan mabuk. aduh anakku Santi kamu Kenapa nak kenapa bisa kayak gini, Maaf sebelumnya Bu Santi tadi minum alkohol di rumah saya tiba-tiba kemudian Santi pun pingsan, akhirnya kamu sadar, aku di mana nih Bu, kamu udah ada di rumah, Nak Kenapa kamu bisa begini, Ibu gak nyangka Kenapa kamu tega berbohong dengan ibu, Bu Jangan Bersedih biarkan Caca yang menemui Kakak.
Nama : Adellia Prasetiyani
Npm : 2213053039
Kelas : 3G

Analisis Jurnal 1

Identitas Jurnal
Judul : Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial
Penulis : Ahmad Yani Nasution, Moh Jazuli
Tahun : 2020
Nomor : 1
Volume : 3
Nama Jurnal : Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Mengabdi Untuk Negeri
Kata Kunci : Degradasi Moral, Era Digital Dan Millenial

Hasil Analisis:
Generasi milenial banyak yang menunjukkan kemerosotan moral seperti kurang sopan santun (berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (seks bebas dan penggunaan obat-obatan terlarang) jauh dari nilai-nilai agama. Adanya fenomena tersebut melatarbelakangi para guru agama Islam Universitas Pamulang yang memberikan materi edukasi melalui presentasi dan diskusi siswa Mts Insan Madan. Bagaimanapun, pelajar adalah anak negara atau generasi penerus bangsa yang akan menghadapi tantangan dari fenomena ini. Solusi yang dipilih untuk mengatasi fenomena kemerosotan akhlak milenial di era digital adalah dengan memberikan pemahaman keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, serta memahami penggunaan media sosial yang tepat. Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu tugas ulama dalam rangka memenuhi tridharma perguruan tinggi, yaitu kegiatan yang berkaitan dengan peran serta perguruan tinggi dalam pembangunan negara. Kegiatan ini juga membekali masyarakat dalam memecahkan masalah dan menghadapi tantangan hidup. Komunitas ini juga menawarkan pelajaran kepada universitas tentang realitas kehidupan. PKM yang dilaksanakan dengan tujuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Selain itu, PKM ini dapat mendorong berbagai pihak untuk terus mendukung berbagai kegiatan serupa.
Nama : Adellia Prasetiyani
Npm : 2213053039
Kelas : 3G

Analisis Jurnal 2

Identitas Jurnal
Judul : Pengaruh pengetahuan moral Terhadap perilaku moral Pada siswa SMP Negeri Kota Pekanbaru berdasarkan pendidikan orang tua
Penulis : Ilham Hadi
Tahun : 2017
Nomor :1
Volume : 2
Halaman : 30-44
Nama Jurnal : Jurnal Moral Kemasyarakatan
Kata Kunci : Pengetahuan Moral, Perilaku Moral, Pendidikan Orang Tua.

Hasil Analisis:
Konsep dasar karakter KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) mengartikan karakter sebagai sifat kejiwaan, moral atau tingkah laku yang membedakan seseorang dengan orang lain. Menurut Kemendikbud (2010), karakter adalah watak, budi pekerti, akhlak atau kepribadian seseorang, yang terbentuk dari internalisasi berbagai keutamaan (virtue), yang seharusnya dilandasi oleh pendapatnya. untuk berpikir, berperilaku dan bertindak. Pengetahuan Moral (Pengetahuan Moral) Kita mempunyai berbagai pengetahuan moral yang dapat kita gunakan ketika menghadapi tantangan moral. Kami berharap enam pengetahuan moral berikut ini dapat menjadi tujuan pendidikan karakter. Ini tentang kesadaran moral, pengetahuan tentang nilai-nilai moral, pendirian, penalaran moral, pengambilan keputusan, pemahaman diri Perilaku moral (tindakan moral) Perilaku moral merupakan hasil dari dua bagian alam lainnya. Ketika orang memiliki kualitas moral intelektual dan emosional yang baik, mereka memiliki kemampuan untuk bertindak berdasarkan pengetahuan dan perasaan mereka adalah tindakan yang tepat. Untuk memahami secara utuh apa yang membuat seseorang mampu melakukan tindakan moral atau menghambatnya, kita perlu mencermati tiga aspek karakter lainnya, yaitu: kompetensi, kemauan, dan kebiasaan. Pendidikan orang tua Pendidikan karakter mempunyai hakikat yang berbeda secara mendasar dengan pendidikan akhlak, budi pekerti, dan pendidikan akhlak yang tujuannya adalah membentuk kepribadian peserta didik sedemikian rupa sehingga menjadi individu yang baik, warga negara yang baik dalam masyarakat, dan warga negara yang baik dalam kehidupan berbangsa. Pendidikan nilai meliputi bidang budi pekerti, nilai, standar dan moral. Karakter adalah buah hati nurani. Hati nurani berasal dari moralitas. Moralitas berasal dari kesadaran hidup yang berpusat pada pikiran alam.
Nama : Adellia Prasetiyani
Npm : 2213053039
Kelas : 3G

Analisis Tugas

Menurut hasil analisis saya adalah Penanaman nilai dan moral di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat merupakan hal penting dalam pembentukan karakter anak. Berikut adalah analisa mengenai penanaman nilai dan moral serta strategi untuk menjadikannya kebiasaan:

-Penanaman Nilai dan Moral
Penanaman nilai dan moral dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti memberikan contoh yang baik, memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai tersebut, dan memberikan pengalaman langsung yang memperkuat nilai-nilai tersebut. Di lingkungan keluarga, orang tua dapat menjadi contoh yang baik dan memberikan pengertian mengenai pentingnya nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Di sekolah, pendidik dapat menggunakan pendekatan pembelajaran yang mendorong refleksi dan diskusi mengenai nilai-nilai moral. Di masyarakat, kolaborasi antara lembaga pendidikan, keluarga, dan komunitas dapat memperkuat penanaman nilai dan moral.

-Hambatan dalam Penanaman Nilai dan Moral
Beberapa hambatan dalam proses penanaman nilai dan moral meliputi kurangnya kesadaran akan pentingnya nilai-nilai tersebut, adanya konflik antara nilai-nilai yang ditanamkan di lingkungan yang berbeda, serta pengaruh negatif dari lingkungan sekitar. Selain itu, perubahan budaya dan teknologi juga dapat menjadi hambatan dalam penanaman nilai dan moral.

-Strategi untuk Menjadikan Penanaman Nilai dan Moral Menjadi Kebiasaan
Untuk menjadikan penanaman nilai dan moral menjadi kebiasaan yang dilakukan secara terus menerus oleh anak didik, beberapa strategi yang tepat dapat diterapkan. Salah satunya adalah dengan memperkuat kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai tersebut. Selain itu, pendidik juga dapat menggunakan pendekatan yang konsisten dan menyelaraskan nilai-nilai yang diajarkan di sekolah dengan nilai-nilai yang ditanamkan di lingkungan keluarga. Penguatan karakter dan pembentukan kebiasaan positif juga dapat dilakukan melalui pendekatan pembelajaran yang menekankan pada refleksi diri, pengalaman langsung, dan penguatan positif. Dengan menerapkan strategi yang tepat dan kolaborasi yang kuat antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, penanaman nilai dan moral dapat menjadi kebiasaan yang dilakukan secara terus menerus oleh anak didik kita.
Nama : Adellia Prasetiyani
Npm : 2213053039
Kelas : 3G

Analisis Video 1

Berdasarkan video yang berjudul "Video Animasi Nilai dan Moral di Lingkungan Masyarakat" dapat dianalisis bahwa ada beberapa contoh yang terdapat dalam nilai dan moral yang baik dan tidak baik di lingkungan masyarakat seperti contohnya:

A.Contoh nilai dan moral yang baik di lingkungan masyarakat
-Tolong menolong
-Menyapa kenalan dengan bahasa yang baik
-Menghargai pendapat orang lain
-Bertegur Sapa
-Mengikuti pelajaran dengan tentram

B. Contoh nilai dan moral yang tidak baik di lingkungan masyarakat
-Mencuri
-Membuang sampah tidak pada tempatnya
-Memandang rendah orang lain
-Berkendara dan kecepatan tinggi
-Membuang sampah di sungai
-Berkelahi dengan teman dan tidak rikan melerai teman yang berkelahi

Dapat disimpulkan bahwa pendidikan nilai dan moral di lingkungan masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai media, termasuk video animasi, film, dan cerita-cerita yang mengandung pesan moral dan nilai-nilai positif. Selain itu, keluarga, sekolah, dan masyarakat juga memiliki peran penting dalam pendidikan nilai dan moral, karena mereka merupakan tempat utama di mana anak-anak mempelajari dan mempraktikkan nilai-nilai yang dikejar.