གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Muhammad Hilmy Hibatulloh

Nama : Muhammad Hilmy Hibatulloh
NPM : 2216031123
Kelas : Reguler A
Prodi : Ilmu Komunikasi

Jurnal ini membahas tentang kewajiban seluruh warga negara untuk membela negaranya. Hal ini tercermin dalam semangat bela negara di tengah pandemi COVID-19. Semangat ini merupakan cara untuk menunjukkan kesetiaan dan patriotisme terhadap negara. Jurnal ini menekankan pentingnya kesadaran dan aktualisasi bela negara, yang tercermin dalam hukum dan para pemimpin suatu negara. Semua warga negara harus tetap melakukan bela negara meskipun di tengah pandemi COVID-19 karena hal ini terdapat dalam perundang-undangan dan petinggi suatu negara untuk membuktikan kesetiaan dan loyalitas terhadap negara.

Konsep bela negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggi suatu negara tentang semangat cinta tanah air. Bela negara adalah hak dan kewajiban seorang warga negara karena semua itu punya keseimbangan di mata dunia. Pada masa pandemi COVID-19, bela negara menjadi semakin penting karena semua orang harus berjuang bersama untuk memperjuangkan eksistensi negara di mata dunia. Oleh karena itu, kesadaran dan aktualisasi bela negara harus ditingkatkan agar semua warga negara dapat memperlihatkan kesetiaan dan patriotisme terhadap negara.

Pemerintah juga berupaya untuk mewujudkan bela negara dan pembentukan karakter bangsa saat pandemi COVID-19. Salah satu upayanya adalah dengan memanfaatkan teknologi dan media online untuk meningkatkan kesadaran bela negara dan karakter bangsa. Selain itu, implementasi bela negara juga dapat membangkitkan kapabilitas masyarakat serta pemerintah dalam menghadapi pandemi COVID-19. Momen Hari Bela Negara juga dapat dijadikan sebagai pembangkit semangat untuk bisa menang melawan virus corona.
Nama : Muhammad Hilmy Hibatulloh
NPM : 2216031123
Kelas : Reguler A
Prodi : Ilmu Komunikasi

Ketahanan Nasional adalah keuletan, keterampilan, ketanguhan dan kemampuan mengembangkan potensi nasional untuk menghadapi ancaman yang datang. Ancaman yang muncul kepada ketahanan nasional ada yang bersifat langsung, tidak langsung, luar dan dalam. Bentuk dari ketahanan nasional adalah integritas, indentitas, kelangsungan hidup, dan perjuangan mencapai tujuan nasional.

Ancaman unsur trigatra
a. Lokasi dan posisi geografis
b. Keadaan dan kekayaan alam
c. Kemampuan penduduk

Ancaman unsur pancagatra
a. Ideologi
b. Politik
c. Ekonomi
d. Sosial budaya
e. Pertahanan dan keamanan

Perwujudan aspek alamiah (trigatra)
Trigatra adalah tiga aspek alamiah, yaitu aspek geografi, demografi, dan sumber kekayaan alam yang merupakan potensi dan modal bagi bangsa Indonesia dalam melaksanakan pembangunan, oleh karena itu Trigatra harus dikelola dengan baik.

Perwujudan aspek sosial (pancagatra)
- Ideologi
Ideologi adalah pengetahuan dasar atau cita-cita. Ideologi merupakan konsep yang mendalam mengenai kehidupan yang dicita-citakan serta yang ingin diperjuangkan dalam kehidupan nyata.

- Politik
Politik adalah asas, haluan, atau kebijaksanaan yang digunakan untuk mencapai tujuan dan kekuasaan. Dalam kehidupan, politik terbagi menjadi dua sektor yaitu sektor masyarakat yang memberikan input dan sektor pemerintah yang berfungsi sebagai output

- Sosial Budaya
Sosial budaya dapat diartikan sebagai kondisi dinamik budaya bangsa yang berisi ketekunan bangsa untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi ancaman, tantangan, halangan, dan gangguan (ATHG).

- Ekonomi
Aspek pancagatra yang keempat adalah kegiatan ekonomi yang seluruh kegiatan pemerintah dan masyarakatnya dalam mengelola faktor produksi dan distribusi barang dan jasa untuk kesejahteraan rakyat.

- Pertahanan dan Keamanan
Pertahanan dan keamanan adalah ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi ATHG yang dapat membahayakan identitas, integritas, dan kelangsungan hidup bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.