Kiriman dibuat oleh M. Ridho Illahi

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video-2

oleh M. Ridho Illahi -
M. Ridho Illahi
2216031150
Reguler B

Pada tanggal 7 Desember 1941, Jepang menyerang pangkalan Amerika, menyebabkan penyatuan kembali Konfederasi Amerika. Jepang menyerah kepada Sekutu dan membiarkan Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Puncak dari perang Sekutu melawan Jepang adalah dijatuhkannya bom atom di kota Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945. Korban dari peristiwa tersebut kurang lebih 140.000 orang, yang merupakan setengah dari jumlah penduduk kota Hiroshima. Pada tanggal 9 Agustus 1945, Sekutu menjatuhkan bom atom kedua di kota Nagasaki. Kemudian pada tanggal 15 Agustus 1945, saat menteri Jepang menandatangani surat penyerahan Jepang atas kapal perang Amerika. Bagi Indonesia yang saat itu merupakan jajahan Jepang, mereka menganggap terjadi kekosongan kekuasaan di wilayah Indonesia. Dua hari kemudian, pada 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video-1

oleh M. Ridho Illahi -
M. Ridho Illahi
2216031150
Reguler B

Menurut analisa saya setelah menonton video berita, peraturan pembuangan limbah pabrik tidak sejalan dengan etika dan nilai pancasila, apalagi hal ini sudah menjadi perhatian besar selama lebih dari 25 tahun. untuk penduduk. Selain itu, pemilik pabrik tidak begitu cepat memikirkan pembuangan limbah.
Hal ini sangat disayangkan karena pengelola pabrik hanya mementingkan kepentingan pribadi dan bukan kepentingan rakyat, yang tidak sesuai dengan sila kedua Pancasila, “kemanusiaan yang adil dan beradab”.
Jika penduduk setempat tidak angkat bicara, pemilik pabrik mungkin tidak tahu tentang hal-hal yang merugikan banyak orang.
Saya juga menyimpulkan bahwa jika kita ingin melakukan sesuatu, kita harus mempertimbangkan apakah itu merugikan orang lain atau tidak. Kita juga harus berlaku adil dan santun serta selalu mendahulukan Pancasila dalam segala hal.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Diskusi

oleh M. Ridho Illahi -
M. Ridho Illahi
2216031150
Reguler B

1. Jika nilai Pancasila tidak diterapkan dengan baik dalam perkembangan iptek sudah bisa kita pastikan jati diri bangsa Indonesia akan memudar, dikarenakan di zaman dengan kemajuan iptek seperti saat ini pengaruh-pengaruh serta budaya-budaya asing sangat mudah masuk ke kehidupan sehari-hari. Maka diperlukan nilai Pancasila disini, sehingga kita sebagai bangsa Indonesia tetap berada pada nilai-nilai pancasila

2. Iptek berpengaruh penting dalam peningkatan perekonomian di Indonesia, seperti dengan adanya iptek jangkauan pasar masyarakat Indonesia dalam berjualan semakin luas bahkan bisa mencakup luar negeri, contoh lainnya terbuka lapangan pekerjaan ojek online dan lain sebagainya. Terkait implementasinya terhadap sila kelima yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia menurut saya blum terlaksana dengan baik secara sepenuhnya, dikarenakan belum semua masyarakat Indonesia dapat menggunakan dan menikmati kemajuan iptek untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Artikel 14 a dan 14 b

oleh M. Ridho Illahi -
M. Ridho Illahi
2216031150
Reguler B

Dengan perkembangannya iptek pastinya membawa pengaruh positif dan negatif terhadap Indonesia, oleh karena itu perlu adanya peran Pancasila sebagai pedoman, jika perkembangan iptek tersebut tidak berpedoman kepada nilai-nilai Pancasila, maka tidak diragukan jati diri bangsa Indonesia akan tergerus. Disinilah kaitan Pancasila yang merupakan dasar negara Indonesia dan pandangan hidup bangsa Indonesia, juga berperan sebagai dasar bagi pengembangan iptek di Indonesia. Karena Pancasila mengandung nilai-nilai luhur dan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia, sehingga dalam berperan menghadapi kemajuan iptek harus berdasar pada nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila supaya tetap sesuai dengan jati diri masyarakat Indonesia. Sehingga dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara, masyarakat Indonesia tidak diperbolehkan untuk menyimpang nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila.