M. Ridho Illahi
2216031150
Reguler B
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) termasuk kedalam hasil karya manusia dan digunakan untuk memudahkan manusia dalam kegiatan sehari-hari. Nilai yang dimiliki pada sila-sila pancasila menjadi aspek penting di dalam pengembangan IPTEK karena menjadi sistem etika yang tentunya akan memengaruhi perkembangan itu.
Berikut sila-sila pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK yaitu:
• Sila pertama; Ketuhanan Yang Maha Esa
Mengkomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta, keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan dibuktikan dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia disekitarnya atau tidak. Pengolahan diimbangi dengan melestarikan.
• Sila kedua; Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
• Sila ketiga; Persatuan Indonesia
Mengkomplementasiakan universalitas dan internasionalisme (kemanusiaan) dalam sila-sila yang lain. Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluruhan bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
• Sila keempat; Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis, artinya setiap ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan lainnya.
• Sila kelima; Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Mengkomplementasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan diri sendiri maupun dalam masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.
2216031150
Reguler B
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) termasuk kedalam hasil karya manusia dan digunakan untuk memudahkan manusia dalam kegiatan sehari-hari. Nilai yang dimiliki pada sila-sila pancasila menjadi aspek penting di dalam pengembangan IPTEK karena menjadi sistem etika yang tentunya akan memengaruhi perkembangan itu.
Berikut sila-sila pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK yaitu:
• Sila pertama; Ketuhanan Yang Maha Esa
Mengkomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta, keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan dibuktikan dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia disekitarnya atau tidak. Pengolahan diimbangi dengan melestarikan.
• Sila kedua; Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
• Sila ketiga; Persatuan Indonesia
Mengkomplementasiakan universalitas dan internasionalisme (kemanusiaan) dalam sila-sila yang lain. Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluruhan bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
• Sila keempat; Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis, artinya setiap ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan lainnya.
• Sila kelima; Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Mengkomplementasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan diri sendiri maupun dalam masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.