NAMA : Nouval Septian Arrahman
KELAS : Man B
NPM : 2256031036
1. Isi dari berita tersebut yaitu membahas tentang para demonstran yang melakukan demonstrasi akibat ditetapkannya uu cipta kerja, yang dimana uu tersebut yang dirasa dapat merugikan rakyat, khususnya buruh atau keluarga dengan ekonomi menengah kebawah, Akan tetapi sangat disayangkan dikarenakan mereka melakukan demo pada saat pandemi covid-19 baru masuk di Indonesia, yang dimana pada saat itu sudah muncul larangan untuk berkerumunan. Hal positif yang dapat dipetik adalah. Kita sebagai mahasiswa sudah menyuarakan hati rakyat, rakyat kecil yang sudah pasti akan terkena dampak jika uu ini benar-benar disahkan, sudah pasti buruh dll. Dan beberapa nilai positif lainnya yaitu kita belajar untuk menghargai seseorang, kita tidak sembarangan dalam membuat keputusan, kita jadi tahu bahwa dampak apa yang akan timbul jika kita membuat keputusan ( berfikir jauh atau apa dampak yang akan muncul jika keputusan tersebut kita pilih )
2. Menurut saya para demonstran yang merusak fasilitas umum adalah orang orang bodoh, mereka hanya ingin ikut ikutan saja untuk melakukan demo padahal mereka tidak tau isi dari undang-undang itu apa, dan apa nilai-nilai yang terkandung di dalam nya, belum lagi ada pelajar yang ikut-ikutan untuk melakukan demo, para pelajar mudah terprovokasi untuk melakukan hal hal yang negatif, dikarenakan mereka masih belum menemukan jati diri mereka. Lalu solusi untuk melakukan demonstrasi yang baik adalah dengan membukakan forum kepada perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus. Lalu para anggota DPR berdiskusi dengan mahasiswa tersebut. Kemudian dilakukan live stream di ig atau youtube, sehingga mereka bisa melihat dari rumah dan tahu bahwa apa sih dampak yang akan muncul akibat undang-undang tersebut,
3. Membuka ruang dialog antara kedua belah pihak, mencari solusi atau titik tengah permasalahan tersebut
4. Rasa empati. Karena degan kita memiliki rasa empati dapat memikirkan perasaan orang lain dan lebih memikirkan hal sebelum bertindak, terlebih para petinggi negara, memiliki empati, rasa kemanusiaan, ahlak yang baik, hal itu tentu sangat diperlukan karena seorang pemimpin untuk membangun jiwa kepemimpinan mereka
KELAS : Man B
NPM : 2256031036
1. Isi dari berita tersebut yaitu membahas tentang para demonstran yang melakukan demonstrasi akibat ditetapkannya uu cipta kerja, yang dimana uu tersebut yang dirasa dapat merugikan rakyat, khususnya buruh atau keluarga dengan ekonomi menengah kebawah, Akan tetapi sangat disayangkan dikarenakan mereka melakukan demo pada saat pandemi covid-19 baru masuk di Indonesia, yang dimana pada saat itu sudah muncul larangan untuk berkerumunan. Hal positif yang dapat dipetik adalah. Kita sebagai mahasiswa sudah menyuarakan hati rakyat, rakyat kecil yang sudah pasti akan terkena dampak jika uu ini benar-benar disahkan, sudah pasti buruh dll. Dan beberapa nilai positif lainnya yaitu kita belajar untuk menghargai seseorang, kita tidak sembarangan dalam membuat keputusan, kita jadi tahu bahwa dampak apa yang akan timbul jika kita membuat keputusan ( berfikir jauh atau apa dampak yang akan muncul jika keputusan tersebut kita pilih )
2. Menurut saya para demonstran yang merusak fasilitas umum adalah orang orang bodoh, mereka hanya ingin ikut ikutan saja untuk melakukan demo padahal mereka tidak tau isi dari undang-undang itu apa, dan apa nilai-nilai yang terkandung di dalam nya, belum lagi ada pelajar yang ikut-ikutan untuk melakukan demo, para pelajar mudah terprovokasi untuk melakukan hal hal yang negatif, dikarenakan mereka masih belum menemukan jati diri mereka. Lalu solusi untuk melakukan demonstrasi yang baik adalah dengan membukakan forum kepada perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus. Lalu para anggota DPR berdiskusi dengan mahasiswa tersebut. Kemudian dilakukan live stream di ig atau youtube, sehingga mereka bisa melihat dari rumah dan tahu bahwa apa sih dampak yang akan muncul akibat undang-undang tersebut,
3. Membuka ruang dialog antara kedua belah pihak, mencari solusi atau titik tengah permasalahan tersebut
4. Rasa empati. Karena degan kita memiliki rasa empati dapat memikirkan perasaan orang lain dan lebih memikirkan hal sebelum bertindak, terlebih para petinggi negara, memiliki empati, rasa kemanusiaan, ahlak yang baik, hal itu tentu sangat diperlukan karena seorang pemimpin untuk membangun jiwa kepemimpinan mereka