Kiriman dibuat oleh Nabila Sahwa Nazala

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

oleh Nabila Sahwa Nazala -

Nama: Nabila Sahwa Nazala

NPM: 2216031040

Kelas: Reguler B


Identitas Nasional


Berbicara tentang identitas berarti bisa kita artikan sebagai suatu ciri yang dimiliki oleh suatu negara sehingga membedakan dengan negara lainnya. Setiap negara mempunyai unsur-unsur pembentukan identitas negara masing-masing yang pasti umumnya ada agama suku bangsa, budaya dan bahasa di setiap negara, begitupun di negara Indonesia banyak sekali agama yang menyebar luas suku bangsa yang sangat beragam, budaya yang sangat banyak dan mempunyai bahasa persatuan bahasa Indonesia yang biasa kita pakai. Selain bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, di Indonesia juga mempunyai banyak bahasa daerah yang digunakan untuk berkomunikasi di setiap daerah-daerah di Indonesia, seperti bahasa daerah Lampung yang digunakan oleh masyarakat suku Lampung, bahasa Jawa yang digunakan oleh suku Jawa dalam berkomunikasi dan masih banyak lain Bahasa daerah yang ada di negara Indonesia. 


Terdapat juga unsur-unsur identitas nasional yang terbagi menjadi tiga, yakni identitas fundamental yakni Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia. Identitas yang kedua, yakni identitas instrumental yakni undang-undang Dasar 1945, bahasa Indonesia, lambang negara Indonesia, bendera negara, dan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dan identitas yang terakhir adalah identitas kodrati yakni negara Indonesia merupakan negara kepulauan. Ada juga faktor yang membentuk identitas dari suatu negara yakni faktor objek geografis dan faktor kepribadian subjektif Indonesia. 


Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan dari faktor identitas nasional negara Indonesia diantaranya yakni adanya primodial, sakral, tokoh yang sangat berpengaruh dalam persatuannya negara Indonesia sejarah yang merupakan pengalaman masa lampau yang bisa kita jadikan semangat di masa seperti saat ini, dan prinsip Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan prinsip perbedaan yang ada di Indonesia. 

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN POSTTEST

oleh Nabila Sahwa Nazala -
Nama : Nabila Sahwa Nazala Kelas : Reguler B NPM : 2216031040 Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani Karakter setiap warga Negara harus dibentuk dan harus sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Salah satu cara untuk membentuk karakter warga Negara adalah dengan memberikan Pendidikan Kewarganegaraan terutama dibangku-bangku sekolah dan jenjang mahasiswa. Pendidikan Kewarganegaraan ini salah satu tujuannya adalah sebagai Pendidikan karakter dari setiap warga negara melalui demokrasi, HAM, dan masyarakat madani. Masih banyak warga Negara yang belum mengetahui tentang apa itu demokrasi di Indonesia, bagaimana cara menjalankannya dan bagaiman system demokrasi di Indonesia ini. Masih banyak warga Negara Indonesia yang dalam menyelesaikan konflik tidak menggunakan cara-cara yang demokratis, selalu menggunakan cara-cara dari diri mereka sendiri, memaksakan kehendak pribadi tanpa mendengarkan pendapat orang lain. Sikap-sikap seperti itu mencerminkan bahwa sikap demokarsi warga Indonesia saat ini belum seperti apa yang diharapkan dengan demokarsi yang seharusnya berkeadaban. Pendidikan kewarganegaraan sangat dibutuhkan untuk membantu warga Negara untuk bisa lebih memahami karakter pada diri pribadi masing-masing. Tujuan dari Pendidikan Kewarganegaraan juga diantarnya menjadikan warga Indonesia menjadi masyarakat yang bertanggung jawab atas bangsanya, melatih dan menjadikan warga Negara Indonesia menjadi warga Negara yang aktif, cerdas dan demokratis sesuai dengan apa yang diharapkan demi menjaga integritas bangsa Indonesia. Warga Negara Indonesia terutama para mahasiswa setelah mengikuti dan memahami tentang Pendidikan Kewarganegaraan, diharapkan mampu untuk menjadi seseorang yang bisa mengubah dan membawa perubahan dan pembelajaran ditengah lingkungan masyarakat. Pendidikan Kewarganegaraan juga memberikan pengetahuan mengenai HAM agar warga Negara bisa memahami apa itu HAM dan hokum-hukum yang berlaku. Dengan adanya pemberian informasi mengenai HAM, diharapkan warga Negara mengerti tentang empat prinsip HAM yakni kebebasa, kemerdekaan, persamaan dan keadilan. Sebagai warga Negara yang sudah paham dan mengerti apa itu HAM, maka mereka harus menghindari perbuatan-perbuatan yang dilarang dan sudah diatur dalam Undang-Undang yang mengatur tentang hak asasi manusia. Dengan diadakannya Pendidikan Kewarganegaraan, sekali lagi diharapkan agar warga Indonesia terutama mahasiswa mampu memahami karakter pribadi dan bisa menjadi warga Negara yang aktif, cerdas dan membawa perubahan untuk Indonesia menjadi lebih baik.

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

oleh Nabila Sahwa Nazala -
Nama : Nabila Sahwa Nazala
Kelas : Reguler B
NPM : 2216031040
Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan

Hakekat dan Pentingnya PKN

Kata kewarganegaraan sendiri berasal dari kata warganegara yang mempunyai arti anggota di sebuah negara. PKN sendiri sangat berhubungan dengan kewarganegaraan. Tujuannya dari Pendidikan Kewarganegaraan adalah menyiapkan para siswa dan mahasiswa yang menempuh pendidikan agar bisa memahami dan mengerti tentang arti dari sebuah keberanian, pengorbanan dan membela bangsa dan Negara Indonesia. Disisi lain juga untuk melatih pemikiran para peserta didik agar mampu untuk belajar berpikir kritis, demokratis dan mampu menjadi pribadi serta karakter yang lebih baik dan memberikan perubahan yang nyata untuk Indonesia.

Pancasila sebagai dasar Negara merupakan landasan ideal yang merupakan pandangan hidup dan ideologi bangsa Indonesia. Landasan hukumnya sendiri dari Pendidikan Kewarganegaraan adalah Batang Tubuh UUD 1945 yakni pasal 27 ayat 3 tentang Bela Negara, Pasal 30 ayat 1 tentang Pertahanan dan Keamanan Negara, dan Pasal 31 ayat 1 tentang Pendidikan. Ada juga UU yang mengatur tentang Pendidikan Bela Negara yang tercantum dalam UU no 20 Tahun 2003 dan juga mengatur mata kuliah tentang Pengembangan Kepribadian.

Dilihat dari sumber historis, sosiologis dan Politik Pkn, pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan ini secara substansi dimulai sebelum Indonesia merdeka. Jika kita lihat secara sosiologis masyarakat harus memelihara dan menjaga eksistensi bangsa Indonesia dengan mempelajari Pkn ini. Pendidikan Kewarganegaraan diharapkan mampu memberi manfaat dan menjadikan warga negara untuk mampu membangun bangsa Indonesia dengan memberikan pengaruh-pengaruh positif terhadap kemajuan teknologi seperti saat ini dan tetap berpedoman dengan nilai-nilai Pancasila.