Posts made by Ruth Elsa Adelina K. P

Ruth Elsa Adelina K. P (2216031134)
Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan yang maha esa
a. Percaya dan takwa kepada Tuhan yang maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
b. Hormat menghormati dan berkerjasama antara pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda, sehingga terbina kerukunan hidup.
c. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
d. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain. Sedangkan menurut Muchtar Nilai-Nilai di dalam sila Ketuhanan yang Mahasa Esa terkandung nilai Religius antara lain adalah: a. Kepercayaan Terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa sebagai pencipta segala sesuatu dengan sifat-sifat yang sempurna dan suci seperti Mahakuasa, Maha Adil, Maha Bijaksana, dan sebagainya; b. Ketakwaan Terhadap Tuhan yang Maha Esa, yakni menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. (Prasetio P, 2014)

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Adapun nilai-nilai yang terkandung di dalam sila yang kedua Menurut Soejadi adalah:
a. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesame manusia.
b. Saling mencintai sesame manusia.
c. Mengembalikan sikap tenggang rasa
d. Tidak semena-mena terhadap orang lain
e. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan
f. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan
g. Berani membela kebenaran dan keadilan
h. Bangsa indonesia merasa dirinya bagian dari seluruh umat manusia, karena itu dikembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.

3. Persatuan Indonesia
Persatuan Indonesia adalah perwujudan dari pada paham kebangsaan Indonesia yang dijiwai oleh Ketuhanan yang Maha Esa serta kemanusiaan yang adil dan beradab. (Burhanudin, 1988). Adapun nilai-nilai pada sila ke 3 adalah
a. Pengakuan terhadap bhineka Tunggal Ika suku bangsa, etnis, agama, adat Istiadat dan kebudayaan.
b. Pengakuan terhadap persatuan bangsa dan wilayah indonesia serta wajib membela dan menjunjung tingginya (Patriotisme).
c. Cinta dan bangga akan bangsa dan Negara Indonesia (Nasionalisme).

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Sila keempat ini merupakan sendi yang penting dari pada asas kekeluargaan masyarakat kita dan juga merupakan suaru azas bahwa tata pemerintahan Republik Indonesia didasarkan atas dasar kedaulatan rakyat. Adapun nilai-nilai dalam sila ke 4 sebgai berikut:
a. Negara adalah untuk kepentingan seluruh rakyat.
b. Kedaulatan adalah ditangan rakyat
c. Manuasia indonesia adalah sebagai warga Negara dan warga masyarakat mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
d. Pimpinan kerakyatan adalah hikmat kebijaksanaan yang dilandasi akal sehat.
e. Keputusan yang diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat oleh wakil-wakil rakyat.

5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
a. Perlakuan yang adil disegala bidang kehidupan terutama dibidang politik, ekonomi, social dan budaya.
b. Perwujudan keadilan sosial itu meliputi seluruh rakyat Indonesia.
c. Keseimbangan antara hak dan kewajiban.
d. Menghormati hak milik orang lain
e. Cita-cita masyarakat yang adil dan makmur yang merata material dan spiritual bagi seluruh rakyat indonesia.
f. Cinta akan kemajuan dan pembangunan.
Ruth Elsa Adelina K. P (2216031134)

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
1. Sebagai filtrasi
Pancasila berperan sebagai filtrasi masuknya budaya asing ke Indonesia, sehingga Indonesia masih mempertahankan ciri khas atau integritas bangsa tanpa ketinggalan zaman di era globalisasi.
2. Sebagai tolak ukur
Dalam pengembangan IPTEK tidak selalu bernilai positif namun dapat juga bernilai negatif. Oleh karena itu, Pancasila disini berperan untuk mengukur baik buruknya perkembangan IPTEK tersebut.
3. Sebagai alat kontrol
Kemajuan IPTEK yang tidak terkontrol akan menimbulkan penyimpangan-penyimpangan yang tidak diinginkan. Dengan adanya nilai-nilai Pancasila maka perkembangan IPTEK dapat terkontrol.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
harapan saya untuk pemimpin menda
harapan saya bagi pemimpin Bangsa Indonesia selanjutnya ialah bijaksana dalam memimpin agar dapat membawa masyarakat Indonesia lebih makmur, serta mampu bersaing dengan negara negara lain dengan perkembangan IPTEKnya, namus dengan keseimbangan nilai nilai Pncasila, sehingga jati diri Bangsa Indonesia tetap terpelihara
Ruth Elsa Adelina K. P (2216031134)

Dari video di atas, saya simpulkan bahwa warga merasa tidak nyaman atas pembuangan limbah pabrik yang tidak diolah terlebih dahulu dan langsung di buang ke sungai dekat pemukiman warga, sehingga mereka terpaksa melakukan unjuk rasa. Menurut saya, sangat disayangkan bahwa di Indonesia, penggunaan teknologi sudah berkembang dan banyak digunakan, namun cara mengatasi limbahnya masih kekurangan edukasi. Hal ini menurut saya berkaitan dengan sila ke 5, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Mengapa tidak adil, karena edukasi mengenai teknologi tidak disebarluaskan secara merata. Contohnya ibu pemilik pabrik yang tidak mendapatkan edukasi mengenai cara mengolah limbah pabrik tersebut. Lalu, perbuatan ibu tersebut juga menurut saya kurang sesuai dengan sila ke-2, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Beliau tahu pastinya bahwa sugai tersebut berada di dekat pemukiman warga, sehingga apabila ia membuang limbah di sana, pastinya akan mengganggu masyarakat. Seharusnya ibu tersebut sadar dan mencari cara lain atau tempat lain untuk membuang limbah tersebut. Itulah mengapa dalam perkembangan IPTEK, kesadaran akan nilai nilai Pancasila dalam diri sendiri maupun sesama harus ditingkatkan.