Adelina Azzahra 2216031080 Regular B
1. Menurut saya, etika perilaku politik di Indonesia sekarang belum sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, padahal Pancasila adalah pedoman negara itu sendiri. Saya akan menjabarkan beberapa bukti kuat tentang pendapat saya. Yang pertama saya akan membahas tentang kecurangan dalam Pemilihan Umum, isu seperti ini pasti sudah tidak asing lagi bagi telinga masyarakat, Hal ini bertolak belakang dengan sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa di mana kita terikat dengan Tuhan, tetapi apakah hal seperti itu mencerminkan perilaku mengEsakan Tuhan? Tentu tidak. Hal ini juga sangat tidak mencerminkan keadilan bagi masyarakat. Contoh selanjutnya tentang putusan pidana dari beberapa kasus yang terjadi di Indonesia. Ada banyak sekali kasus yang divonis tidak sesuai, contohnya pelaku tindak pidana seorang nenek mencuri kayu yang diberi hukuman berat yaitu penjara 1 tahun, sedangkan beberapa kasus korupsi bahkan bebas hukuman atau diringankan hukumannya, saya tidak membenarkan segala bentuk hal perilaku kriminal, tetapi ini sangat tidak mencerminkan sila ke-5 yaitu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal seperti ini sebagai bukti bahwa etika perilaku politik yang ada di Indonesia belum sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
2. Etika yang dianut bangsa Indonesia bergantung pada nilai-nilai Pancasila. Objek pada penjelasan ini yaitu generasi muda yang ada pada lingkungan sekitar tempat tinggal saya. Terkait masalah ini masih banyak generasi muda yang menerapkan etika bangsa Indonesia itu sendiri, misalnya anak muda di sini masih banyak yang saling membantu, saling menyapa antar sesama, dan sopan terhadap orang yang lebih tua, saya akui juga sistem kerjasama di lingkungan sekitar saya sangat baik. Sedangkan hal yang cukup memprihatinkan di lingkungan sekitar saya terutama pada generasi mudanya yaitu masih kentalnya hal-hal berbau perjudian dan mabuk-mabukan, terutama pada saat adanya pesta/hajatan yang berlangsung dan kebanyakan generasi muda ikut serta dengan orang dewasa saat melakukan hal-hal yang tidak bermoral tersebut seperti minum-minuman keras dan bermain judi. Hal seperti ini sangat tidak mencerminkan etika yang dianut bangsa Indonesia. Menurut saya solusi yang tepat untuk mengatasi hal seperti ini yaitu pengawasan orang tua seperti membatasi pergaulan, mengajarkan perilaku yang beretika, dan menuntun anak untuk melakukan hal-hal yang baik juga memaparkan konsekuensi atas hal buruk yang dilakukan.
1. Menurut saya, etika perilaku politik di Indonesia sekarang belum sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, padahal Pancasila adalah pedoman negara itu sendiri. Saya akan menjabarkan beberapa bukti kuat tentang pendapat saya. Yang pertama saya akan membahas tentang kecurangan dalam Pemilihan Umum, isu seperti ini pasti sudah tidak asing lagi bagi telinga masyarakat, Hal ini bertolak belakang dengan sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa di mana kita terikat dengan Tuhan, tetapi apakah hal seperti itu mencerminkan perilaku mengEsakan Tuhan? Tentu tidak. Hal ini juga sangat tidak mencerminkan keadilan bagi masyarakat. Contoh selanjutnya tentang putusan pidana dari beberapa kasus yang terjadi di Indonesia. Ada banyak sekali kasus yang divonis tidak sesuai, contohnya pelaku tindak pidana seorang nenek mencuri kayu yang diberi hukuman berat yaitu penjara 1 tahun, sedangkan beberapa kasus korupsi bahkan bebas hukuman atau diringankan hukumannya, saya tidak membenarkan segala bentuk hal perilaku kriminal, tetapi ini sangat tidak mencerminkan sila ke-5 yaitu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal seperti ini sebagai bukti bahwa etika perilaku politik yang ada di Indonesia belum sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
2. Etika yang dianut bangsa Indonesia bergantung pada nilai-nilai Pancasila. Objek pada penjelasan ini yaitu generasi muda yang ada pada lingkungan sekitar tempat tinggal saya. Terkait masalah ini masih banyak generasi muda yang menerapkan etika bangsa Indonesia itu sendiri, misalnya anak muda di sini masih banyak yang saling membantu, saling menyapa antar sesama, dan sopan terhadap orang yang lebih tua, saya akui juga sistem kerjasama di lingkungan sekitar saya sangat baik. Sedangkan hal yang cukup memprihatinkan di lingkungan sekitar saya terutama pada generasi mudanya yaitu masih kentalnya hal-hal berbau perjudian dan mabuk-mabukan, terutama pada saat adanya pesta/hajatan yang berlangsung dan kebanyakan generasi muda ikut serta dengan orang dewasa saat melakukan hal-hal yang tidak bermoral tersebut seperti minum-minuman keras dan bermain judi. Hal seperti ini sangat tidak mencerminkan etika yang dianut bangsa Indonesia. Menurut saya solusi yang tepat untuk mengatasi hal seperti ini yaitu pengawasan orang tua seperti membatasi pergaulan, mengajarkan perilaku yang beretika, dan menuntun anak untuk melakukan hal-hal yang baik juga memaparkan konsekuensi atas hal buruk yang dilakukan.