Ellen Febriani_2256031011_Paralel
A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Menurut saya berita hoax merupakan salah satu dampak penyalahgunaan sosial media atau media massa. Yang membuat atau mempublikasikan berita hoax pun merupakan seseorang dengan latar belakang pendidikan yang tinggi sehingga orang terpelajar sekalipun tidak bisa membedakan antara berita hoax dengan yang valid. Karena itu, berita hoax terkadang lebih dipercaya daripada berita valid. Cara untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax yaitu dengan memperhatikan sumber informasi/berita, lihat sumber berita apakah dari sumber resmi terpercaya atau tidak, cara terakhir yaitu dengan melaporkan ke Kementrian Komunikasi dan Informatika supaya berita hoax tersebut segera di tindaklanjuti.
B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Pengaruh pengembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila akan membuat dampak negatif diantaranya adalah: Berita-berita hoax bertebaran, lunturnya nilai-nilai bangsa, perilaku konsumtif, diskriminasi, pembullyan, dll. Solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan mengembangkan IPTEK dengan dasar nilai-nilai pancasila. Hanyalah sia-sia ketika ilmu dan teknologi dikembangkan tanpa melirik normanorma yang ada karena justru kerusakan dalam kehidupan bangsalah yang akan terjadi.
C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Menurut saya sikap yang seharusnya dilakukan adalah mencari tahu apa yang menyebabkan masyarakat menjadi konsumtif, setelah itu dapat dilakukan sosialisasi untuk mengkomunikasikan dampak-dampak negatif yang dapat disebabkan oleh perilaku konsumtif tersebut dan memberi tahu cara yang lebih baik dan benar dalam pengunaan IPTEK.
A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Menurut saya berita hoax merupakan salah satu dampak penyalahgunaan sosial media atau media massa. Yang membuat atau mempublikasikan berita hoax pun merupakan seseorang dengan latar belakang pendidikan yang tinggi sehingga orang terpelajar sekalipun tidak bisa membedakan antara berita hoax dengan yang valid. Karena itu, berita hoax terkadang lebih dipercaya daripada berita valid. Cara untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax yaitu dengan memperhatikan sumber informasi/berita, lihat sumber berita apakah dari sumber resmi terpercaya atau tidak, cara terakhir yaitu dengan melaporkan ke Kementrian Komunikasi dan Informatika supaya berita hoax tersebut segera di tindaklanjuti.
B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Pengaruh pengembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila akan membuat dampak negatif diantaranya adalah: Berita-berita hoax bertebaran, lunturnya nilai-nilai bangsa, perilaku konsumtif, diskriminasi, pembullyan, dll. Solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan mengembangkan IPTEK dengan dasar nilai-nilai pancasila. Hanyalah sia-sia ketika ilmu dan teknologi dikembangkan tanpa melirik normanorma yang ada karena justru kerusakan dalam kehidupan bangsalah yang akan terjadi.
C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Menurut saya sikap yang seharusnya dilakukan adalah mencari tahu apa yang menyebabkan masyarakat menjadi konsumtif, setelah itu dapat dilakukan sosialisasi untuk mengkomunikasikan dampak-dampak negatif yang dapat disebabkan oleh perilaku konsumtif tersebut dan memberi tahu cara yang lebih baik dan benar dalam pengunaan IPTEK.