NPM : 2256031019
Kelas : Paralel/Man A
Mochamad Rafly (2256031019) Reguler M
IPTEK adalah hasil karya manusia. Karya tersebut digunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menjalani kehidupannya. IPTEK dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu baik secara positif maupun negatif. Pada dasarnya yang menjadi rumusan dan pedoman kehidupan dalam berbangsa dan bernegara adalah Pancasila. Perkembangan IPTEK berlangsung secara cepat, baik pada masa ini dan di masa yang akan dating. Sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK yaitu: Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Kedua, Kemanusiaan yang adil dan beradab, memberikan moralitas bahwa manusia harus bersikap beradab. Ketiga, Persatuan Indonesia, pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa, serta keluhuran bangsa. Keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijakasanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dilaksanakan secara demokratis dalam artian setiap ilmuan memiliki kebebasan dalam mengembangkan IPTEK tetapi harus menghormati kebebasan orang lain. Kelima, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dalam pengembangan IPTEK harus menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.
Mochamad Rafly (2256031019) Reguler M
Pancasila dijadikan sebagai pedoman dalam berbagai bidang kehidupan, baik itu bidang ekonomi, sosial, budaya dan bidang-bidang lainnya. Dalam berprilaku dan bersosialisasi antar sesama manusia, baik dalam kenidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus dilandasi oleh Pancasila yang dijadikan landasan dalam berprilaku. Sehingga segala sesuatu yang dilakukan diharapkan tidak melenceng dari aturan yang telah ditetapkan sesuai dengan Pancasila.
Dalam menghadapi revolusi 4.0. terdapat 5 pokok dalam membumikan pancasila yaitu (1) Pemahaman Pancasila, (2) eksklusivisme sosial yang terkait derasnya arus globalisasi sehingga mengarah kepada menguatnya kecenderungan politisasi identitas, dan menguatnya gejala polarisasi dan frgamentasi sosial yang berbasis SARA, (3) Kesenjangan social, (4) pelembagaan Pancasila di mana lemahnya institusionalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kelembagaan politik, ekonomi dan budaya serta masih lemahnya wawasan ideologi Pancasila di kalangan penyelenggara Negara, (5) Keteladanan Pancasila.
Mochamad Rafly (2256031019) Reguler M
Terdapat banyak sekali inovasi teknologi yang akan berpengaruh kepada ekonomi. Seperti yang diketahui bahwa pembangunan ekonomi, tidak terlepas dari suatu produk. Dengan begitu, adanya teknologi yang lebih canggih, akan meningkatkan kualitas dari produk yang dihasilkan tersebut. Adanya peningkatan tersebut, akan semakin tinggi peminat dan berkembang dalam perekonomian.
Kemajuan teknologi dalam hal ini menurut saya belum sepenuhnya sesuai dengan sila kelima Pancasila. Tenaga kerja yang dipilih justru tenaga kerja asing bukan dari rakyat Indonesia sendiri, tidak hanya itu, penyebaran teknologi yang canggih juga belum tersebar secara merata.