Deva Aulia Lutfiah Abdul_2216031063_Reg A
A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax?
Sekarang ini maraknya berita hoax yang tersebar di segala tempat, terutama di media sosial semakin sulit untuk dibedakan. Apalagi media sosial yang sifatnya dapat dengan mudahnya menyebarkan dan membuat populer suatu berita berdampak besar pada berita hoax. Menurut saya, salah satu cara mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax, terutama di media sosial adalah jangan cepat terprovokasi oleh judul berita, kita harus cermati dulu apakah isinya terlihat seperti merujuk pada pihak tertentu atau tidak, kalau perlu bahkan kita harus mencari sumber referensi berupa berita serupa pada situs online resmi.
B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Menurut saya, dalam mengembangkan iptek apabila tidak disesuaikan dengan nilai-nilai Pancasila, maka akan sangat berpengaruh pada penurunan nilai moral dan etika pada bangsa Indonesia, dan lunturnya nilai-nilai luhur bangsa. Salah satu solusinya, iptek dapat menjadi sarana untuk menyebarkan dan mengajarkan nilai-nilai Pancasila. Misalnya, lewat media sosial YouTube yang sering ditonton oleh orang-orang semua usia, dibuat video animasi kreatif yang mengajarkan cara berkomunikasi yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, atau lewat hiburan seperti Youtuber/Vtuber yang memberikan contoh yang baik dalam bersikap dan bertutur kata pada orang lain.
C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimanakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Menurut saya, orang Indonesia harus lebih pandai dalam mencari strategi marketing dalam memasarkan produk buatan Indonesia, yang salah satunya bisa dilakukan oleh para influencer terkenal, Youtuber maupun Vtuber Indonesia yang pandai dalam berkomunikasi dengan orang lain agar tertarik dengan produk yang ditawarkan. Setidaknya, dengan cara ini, sikap konsumerisme orang Indonesia yang sulit dihilangkan, teralih kepada barang produk asli Indonesia.
A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax?
Sekarang ini maraknya berita hoax yang tersebar di segala tempat, terutama di media sosial semakin sulit untuk dibedakan. Apalagi media sosial yang sifatnya dapat dengan mudahnya menyebarkan dan membuat populer suatu berita berdampak besar pada berita hoax. Menurut saya, salah satu cara mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax, terutama di media sosial adalah jangan cepat terprovokasi oleh judul berita, kita harus cermati dulu apakah isinya terlihat seperti merujuk pada pihak tertentu atau tidak, kalau perlu bahkan kita harus mencari sumber referensi berupa berita serupa pada situs online resmi.
B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Menurut saya, dalam mengembangkan iptek apabila tidak disesuaikan dengan nilai-nilai Pancasila, maka akan sangat berpengaruh pada penurunan nilai moral dan etika pada bangsa Indonesia, dan lunturnya nilai-nilai luhur bangsa. Salah satu solusinya, iptek dapat menjadi sarana untuk menyebarkan dan mengajarkan nilai-nilai Pancasila. Misalnya, lewat media sosial YouTube yang sering ditonton oleh orang-orang semua usia, dibuat video animasi kreatif yang mengajarkan cara berkomunikasi yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, atau lewat hiburan seperti Youtuber/Vtuber yang memberikan contoh yang baik dalam bersikap dan bertutur kata pada orang lain.
C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimanakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Menurut saya, orang Indonesia harus lebih pandai dalam mencari strategi marketing dalam memasarkan produk buatan Indonesia, yang salah satunya bisa dilakukan oleh para influencer terkenal, Youtuber maupun Vtuber Indonesia yang pandai dalam berkomunikasi dengan orang lain agar tertarik dengan produk yang ditawarkan. Setidaknya, dengan cara ini, sikap konsumerisme orang Indonesia yang sulit dihilangkan, teralih kepada barang produk asli Indonesia.