Kiriman dibuat oleh Malva Axela Sekar Kinanti

Malva Axela Sekar Kinanti
(2256031047) Paralel

Analisis Soal-2

A. 1. Sila 1, Ketuhanan YME
Sila Pertama merupakan suatu konsep tentang keberadaan Tuhan YME yang terus menjalin hubungan dan kesatuan dengan manusia dan alam semesta beserta isinya. Ilmu berparadigma Pancasila bersifat teistik. Hal demikian jelas berseberangan dengan paradigma Cartesian-Newtonian yang
memandang bahwa Tuhan sudah “pensiun” sejak alam semesta dan manusia sebagai penghuninya telah tercipta (Sudjito, 2007).
2. Sila ke2, Kemanusiaan yang adil dan beradab
Sila Kedua ini dengan jelas menyiratkan adanya konsep tentang manusia yang utuh. Dalam keutuhannya, ada rohani dan ada jasmani. Sebagai kesatuan rohaniah, keberadaan hati nurani (qalbu) tidak kalah penting daripada akal. Ilmu berparadigma Pancasila mengakui dan menghargai keberadaan akal (rasio), namun bukan segala-galanya (ratio above else) sebagaimana kredo “Cogito ergo sum.
3. Sila 3, Persatuan Indonesia
Keharusan menempatkan Sila Pertama dan sila Kedua sebagai jiwa Persatuan Indonesia, menunjukkan adanya keterpaduan antara karakter ilmu dengan faham kebangsaan Indonesia, sekaligus penolakan terhadap faham etnisisma dan etnosentrisma (Jacob, 2006).
4. Sila 4, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Sila ini menyiratkan adanya konsep bahwa rakyat atau wakil-wakil rakyat dalam menjalankan kekuasaannya harus dipimpin oleh kebijaksanaan, dengan penuh rasa tanggungjawab, baik secara vertikal kepada Tuhan YME maupun secara horizontal kepada seluruh rakyat Indonesia, dan tidak sekali-kali atas dasar kekuatan maupun legalitas formal. Semakin dekat manusia dengan sumber kebenaran absolut yaitu Tuhan YME, maka dia akan semakin bijaksana.
5. Sila 5, Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia
Keadilan itu bukan keadilan formal, suatu keadilan yang lahir karena perundang-undangan, melainkan keadilan yang bertumpu pada habitat sosialnya, yaitu masyarakat Indonesia, yang berkarakter komunalistik-religius. Ilmu berparadigma Pancasila mendorong perburuan keadilan sosial, sekaligus menolak dominasi positivisme (Sudjito, 2007).

B. Model pemimpin haruslah bisa menunjukkan identitasnya sebagai seorang yang Pancasilais, Hal itu penting agar Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara terus berdiri tegak dalam membentengi bangsa dari ancaman radikalisme dan terorisme. Dan menetapkan pancasila sebagai acuan memimpin akan menciptakan negara yang harmonis dengan tujuan yang sama.
Malva Axela Sekar Kinanti
(2256031047) Paralel

Analisis Soal

A. Tanggapan saya terhadap berita tersebut adalah banyaknya oknum yang tidak bertanggung jawab atas persebaran berita hoax dan penikmatnya akan berdampak buruk kepada bangsa. Karena itu menghalalkan berita hoax hanya untuk memanjakan pembaca semata bukanlah hal yang tepat. Kita dapat mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax dengan hati-hati dalam menerima berita yang ada, salah satunya adalah dengan cara memeriksa fakta dengan melihat dari mana berita itu berasal dan sumbernya.

B. Pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial berdampak buruk bagi kelangsungan bangsa, tindakan yang dapat kita lakukan dalam menyokong perkembangan iptek yang lebih baik adalah membangun sikap masyarakat Indonesia yang lebih peduli terhadap sesama dan penyuluhan terhadap pentingnya pengembangan iptek berdasarkan nilai nilai Pancasila

C. Di zaman sekarang kita harus bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Yang utama dan wajib dilakukan oleh para konsumerisme, jika ingin merubah pola hidup menjadi lebih berhemat dan selektif, ialah mengubah pola pikir bahwa barang tersebut tidak harus dibeli sekarang juga walaupun Anda memiliki uang untuk mendapatkan barang tersebut.
Malva Axela Sekar Kinanti
( 2256031047 ) Paralel

Hasil Analisis Video-2
Detik-detik Hiroshima & Nagasaki di Bom, Peristiwa Sejarah Sebelum Proklamasi RI

Sejarah Kemerdekaan RI dimulai saat jatuhnya bom ke negara Jepang oleh sekutu dikota Hiroshima pada 6 Agustus 1945 yang banyak menewaskan warga Jepang dan dijatuhkannya lagi bom kedua 3 hari kemudian dikota Nagasaki.
Hari ke 6 hari pasca bom kedua dijatuhkan, Jepang mengaku menyerah kepada sekutu. Dengan menyerahnya Jepang, ini menandai berakhirnya Perang Dunia 2 diwilayah Pasifik. Momen ini menjadikan Negara Indonesia memiliki kekosongan atas kekuasaan, ini disikapi cepat dan baik oleh Indonesia dengan memproklamirkan kemerdekaan 2 hari kemudian pada 17 Agustus 1945.
Malva Axela Sekar Kinanti
(2256031047) Paralel

Hasil Analisis Video-1
Limbah Pabrik Cemari Lingkungan Sungai

Warga Desa Pegaden di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah melakukan aksi unjuk rasa atas bentuk protes yang bertujukan kepada 6 pabrik pembuatan pakaian, yang membuang limbah pabrik ke sungai. Hal ini tentu saja merugikan ratusan warga desa selain sungai yang tercemar, warga juga merasa tidak nyaman dengan adanya bau busuk dari limbah. Warga meminta pihak aparat setempat untuk menutup keenam limbah pabrik atas tidak mempunyainya alat pengolahan limbah. Adanya pembuangan limbah kesungai ini sudah terjadi dari 25 tahun yang lalu, Endah sang pemilik pabrik sendiri mengaku tidak tahu tentang bagaimana mengelola limbahnya dengan benar.
Hal ini tentu saja bertentangan dengan penerapan IPTEK yang seharusnya berdasarkan oleh nilai-nilai pancasila, kurangnya pemilik pabrik dalam beretika dengan bersikap egois yang mengutamakan kepentingan pribadi daripada kepentingan orang banyak.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Diskusi

oleh Malva Axela Sekar Kinanti -
Malva Axela Sekar Kinanti
( 2256031047 ) Paralel

1. jika kemajuan teknologi tidak diterapkan sesuai dengan nilai pancasila maka akan terjadinya perpecahan, dan banyak dampak negatif yang ditimbulkan, seperti kerusakan lingkungan, dekandensi moral, dan lunturnya nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Contohnya saja saat penggunaan handphone secara negatif, pernah ditemukan kasus cyber bullying di salah satu platform media sosial yang cukup parah, bahkan sampai membawa-bawa data pribadi orang yang dirundung. Lebih dari itu, mayoritas perundung tersebut merupakan remaja-remaja yang masih membutuhkan bimbingan dalam menggunakan sosial media.

2. pengaruh penting IPTEK dengan kemajuan perekonomian di negara Indonesia dan kaitkan terkait Implementasi nilai sila ke 5 adalah membuat kegiatan ekonomi lebih hemat waktu baik itu produksi, distribusi, maupun konsumsi. Namun pengaruh iptek dalam kemajuan komunikasi tidak dapat dirasakan oleh semua orang, seperti orang orang dipedalaman belum tau caranya menggunakan handphone sebagai alat komunikasi yang dimana kurang sesuai dengan nilai ke 5 pancasila yaitu keadilan sosial.