Kiriman dibuat oleh Villi Farah Almira

Nama : Villi Farah Almira
NPM : 2256031002
Kelas : Paralel (Man B)
Prodi : Ilmu Komunikasi

Analisis Kasus " Konflik Komunal di Perbatasan Indonesia-Timor Leste dan upaya penyelesaiannya". Setelah saya membaca kasus tersebut dan setelah saya analisis, saya dapat menjawab pertanyaan yang disediakan yaitu :

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
=> Berdasarkan kasus tersebut, saya beranggapan kasus tersebut kasus yang disebabkan atas kesepakatan anatara 2 belah pihak yaitu Indonesia dengan Timor leste. Yang dimana kasus ini terjadi akibat Indonesia dan timur leste belum sepakat atas batas wilayah dari 2 belah pihak dan juga ada terjadi kesalahpahaman atau perbedaan pengertian antar pihak yang dimana seperti daerha netral yang menurut Indonesai merupakan daerah yang bukan daerah Indonesia dan juga timur leste sedangkan menurut timur leste, daerah netral adalah daerah yang merupakan daerah milik dia tetapi dipakai PBB sebagai kawasan koordinasi. Dari penyebab tersebut terjadi tindakan penyerangan dan juga kurangnya keamanan dari pihak keamanan 2 negara yang membuat aksi saling serang itu terjadi.
=> Tetapi dari berita kasus tersebut kita dapat mengambil sisi posisitifnya yaitu kita dapat mengetahui peristiwa yang terjadi di daerah tersebut dan kita dapat mengetahui terkait penyebab sehingga kita dapat sama- sama memberi solusi atas peristiwa. Dari kasus tersbut kita dapat mengetahui tindakan apa yang akan dilakukan pemerintah atas kasus tersebut, apkah tindakan itu tepat atau tidak. Serta kita juga menyadari betapa pentingnya wawasan nusantara dalam kasus tersebut.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
=> Sesuai dengan pengertiannya yaitu wawasan nunsantara merupakan pandangan bahwa indonesai itu satu kesatuan walaupun banyak perbedaan, dari pengertian itu kita dapat mengatahui jika tidak ada wawaan nusantara bagaimana cara kita untuk menyatukan banyak perbedaan sehingga diperlukan wawasan nusantara sebagai panadangan bahwa kita ini satu kesatuan walaupun ada perbedaaan. Selain itu wawasan nusantara merupakan landasan atau dasar yang digunakan dalam bangsa Indonesia dalam menyelesaikan segala masalah dan hekikat ancaman yang timbul baik dari luar maupun dari dalam segala aspek kehidupan bangsa. Sehinga jika tidak ada wawasan nusantara maka bangsa Indonesia tidak memiliki landasan atau dasar dalam menyelesaikan masalah tersebut.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
=> Menurut saya untuk mencegah konflik tersebut terulang lagi yaitu dengan segara membentuk kesepakan antara 2 pihak yaitu Indonesai dan timur leste dengan saling berdiskusi tentang batas wilayah salampai terjadi kesepakatan yang telah disepakati 2 belah pihak. Dan setelah terjadi kesepakan, maka kedua belah pihak saliang memberikan pemahaman terhadap kesepakan tersebut terutama kepada masyarakat di perbatasan agar masyarakat terbut mengetahui kesepakatan yang telah terbentuk sehingga tidak terjadi lagi kesalahpahaman.
=> lalu Pengelolaan wilayah perbatasan perlu segera ditingkatkan dengan membentuk badan yang mengelola tentang perbatasan negara baik dalam hal keamanan, dan yang mengelola kehidupan masyarakat perbatasan agar lebih makmur dan mendapat kemudahan agar dapat mengakses ke daerah lain di wilayah NKRI
Nama : Villi Farah Almira
NPM : 2256031002
Kelas : Paralel (Man B)
Prodi : Ilmu Komunikasi


GEOPOLITIK INDONESIA
Sebuah negara memerlukan aturan terkait dengan penyelenggaraan negara mengenai masalah geografis suatu wilayah di negara tersebut. Oleh karena itu, geopolitik ada untuk mengaturnya, geopolitik adalah ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah masalah geografi wilayah atau tempat suatu bangsa. Seperti yang sudah diketahui bahwa ideologi nasional adalah Pancasila sehingga segala pertimbangan dasar harus berdasar pada Pancasila. Hal ini juga lah yang membuat teori geopolitik menjadikan Pancasila sebagai pertimbangan dasar dalam menentukan politik nasional ketika dihadapkan pada kondisi dan kedudukan wilayah geografis Indonesia.

Macam-macam teori geopolitik
1. Teori geopolitik Frederich Ratzel
2. Teori geopolitik Rudolf Kjellen
3. Teori geopolitik Karl haushofer
4. Teori geopolitik Halfford Mackinder
5. Teori geopolitik Alfred Thayer mahan
6 Teori geopolitik Guelio Dauched William Mitchel Saversky dan JFC fuller

Konsep NKRI dicantumkan dalam pasal 1 ayat 1 UUD negara RI 1945 yang isinya adalah negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk republik. Teori geopolitik sendiri pertama dikenal oleh bapak proklamator kita yaitu Ir. Soekarno pada sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945. Prinsip geopolitik di Indonesia tidak mementingkan dalam hal wilayah, tetapi lebih kepada membangun kesatuan bangsa dalam suatu wilayah. Wawasan nusantara adalah wawasan nasional yang bersumber dari Pancasila dan UUD NKRI. Hakikat dari wawasan nusantara adalah kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah Indonesia.

Cara pandang bangsa Indonesia
1. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai suatu kesatuan politik
2. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi
3. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan sosial budaya
4. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan keamanan

Sebagai sebagai negara kesatuan Republik Indonesia Indonesia kesatuan wilayah Indonesia mencangkup
1. Kesatuan politik
2. Kesatuan hukum
3. Kesatuan sosial budaya
4. Kesatuan pertahanan dan keamanan

Kemudian dapat disimpulkan Negara Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik yang wilayahnya merupakan kesatuan dari ribuan pulau yang terletak diantara Samudra Pasifik dan samudra Hindia serta diantara dua benua Asia dan Australia.

Bangsa Indonesia sendiri memiliki keunggulan, yaitu
1. Jumlah potensi penduduknya cukup besar
2. Memiliki keanekaragaman dalam berbagai aspek kehidupan sosial budaya
3. Letak wilayah yang strategis