Nama: Aina Nasywa Audenisa
NPM: 2256031013
Kelas: Paralel
A. Peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu dari setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu serta prosesnya di tengah persaingan global, yaitu sebagai berikut:
1. Ketuhanan yang Maha Esa: adanya konsep tentang keberadaan Tuhan YME yang terus menjalin hubungan dan kesatuan dengan manusia dan alam semesta beserta isinya, sebagai landasan dalam perkembangan IPTEK.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: adanya konsep tentang manusia yang utuh. Dalam keutuhannya, ada rohani dan ada jasmani. Sebagai kesatuan rohaniah. Ilmu berparadigma Pancasila mengakui dan menghargai keberadaan akal. Dengan adanya rohani dan jasmani serta akal, IPTEK yang berkembang akan membawa kesejahteraan bagi rakyat.
3. Persatuan Indonesia: adanya keterpaduan antara karakter ilmu dengan faham kebangsaan Indonesia sekaligus sebagai penolakan terhadap faham etnosentrisme, akan menjadikan perkembangan IPTEK sebagai pemersatu bangsa.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan atau Perwakilan: adanya konsep bahwa rakyat atau wakil rakyat dalam menjalankan kekuasaannya harus dipimpin oleh kebijaksanaan dan dengan penuh rasa tanggungjawab, IPTEK dapat menjadi sarana demokrasi bagi bangsa Indonesia.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Keadilan bukan tentang keadilan formal atau suatu keadilan yang lahir karena perundang-undangan melainkan keadilan yang bertumpu pada kehidupan sosialnya yaitu masyarakat Indonesia yang berkarakter komunalistik-religius. Ilmu berparadigma Pancasila mendorong perburuan keadilan sosial, IPTEK yang berkembang harus sama dan rata.
B. Harapan saya mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang adalah terus menguatkan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam dirinya, dan menjadikan dasar-dasar Pancasila sebagai landasan bagi perkembangan IPTEK agar tercipta bangsa Indonesia yang maju di masa yang akan datang.
NPM: 2256031013
Kelas: Paralel
A. Peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu dari setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu serta prosesnya di tengah persaingan global, yaitu sebagai berikut:
1. Ketuhanan yang Maha Esa: adanya konsep tentang keberadaan Tuhan YME yang terus menjalin hubungan dan kesatuan dengan manusia dan alam semesta beserta isinya, sebagai landasan dalam perkembangan IPTEK.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: adanya konsep tentang manusia yang utuh. Dalam keutuhannya, ada rohani dan ada jasmani. Sebagai kesatuan rohaniah. Ilmu berparadigma Pancasila mengakui dan menghargai keberadaan akal. Dengan adanya rohani dan jasmani serta akal, IPTEK yang berkembang akan membawa kesejahteraan bagi rakyat.
3. Persatuan Indonesia: adanya keterpaduan antara karakter ilmu dengan faham kebangsaan Indonesia sekaligus sebagai penolakan terhadap faham etnosentrisme, akan menjadikan perkembangan IPTEK sebagai pemersatu bangsa.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan atau Perwakilan: adanya konsep bahwa rakyat atau wakil rakyat dalam menjalankan kekuasaannya harus dipimpin oleh kebijaksanaan dan dengan penuh rasa tanggungjawab, IPTEK dapat menjadi sarana demokrasi bagi bangsa Indonesia.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Keadilan bukan tentang keadilan formal atau suatu keadilan yang lahir karena perundang-undangan melainkan keadilan yang bertumpu pada kehidupan sosialnya yaitu masyarakat Indonesia yang berkarakter komunalistik-religius. Ilmu berparadigma Pancasila mendorong perburuan keadilan sosial, IPTEK yang berkembang harus sama dan rata.
B. Harapan saya mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang adalah terus menguatkan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam dirinya, dan menjadikan dasar-dasar Pancasila sebagai landasan bagi perkembangan IPTEK agar tercipta bangsa Indonesia yang maju di masa yang akan datang.