Kiriman dibuat oleh Aina Nasywa Audenisa

Nama: Aina Nasywa Audenisa
NPM: 2256031013
Kelas: Man A
Prodi: S1-Ilmu Komunikasi

Geopolitik merupakan ilmu penyeleggara negara yang dikatikan dengan masalah geografis suatu bangsa. Ir. Soekarno memperkenalkan Geopolitik untuk pertama kali dalam siding BPUPKI 1 Juni 1945. Terdapat beberapa teori Geopolitik, yaitu: (1) Teori Frederich Ratzel, (2) Teori Rudolf Kjellen, (3) Teori Karl Haushofer, (4) Teori Halford Mackinder, (5) Teori Alfred Thayer Mahan, (6) Teori Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC fuller. Konsep Geopolitik bangsa Indonesia yaitu Pancasila. Sebagai ideologi nasional berperan untuk pertimbangan dalam menentukan politik nasional berdasarkan kondisi wilayah geografis Indonesia. Prinsip Geopolitik Indonesia yaitu tidak mementingkan dalam hal wilayah, tetapi lebih kepada membangun kesatuan bangsa dalam satu wilayah. Wawasan nusantara bersumberkan Pancasila dan UUD 1945. Hakikat wawasan nusantara yaitu kesatuan dan juga keutuhan wilayah Indonesia. Kesatuan wilayah Indonesia mencakup kesatuan politik, kesatuan hukum, kesatuan sosial budaya, dan kesatuan pertahanan dan keamanan. Konsep NKRI terdapat dalam UUD 1945 Pasal 1 ayat 1 yang berisi “Negara Indonesia ialah negara kesatuan, yang berbentuk Republik”.
Nama: Aina Nasywa Audenisa
NPM: 2256031013
Kelas: Man A

Analisis Kasus:
Konflik komunal yang terjadi di wilayah perbatasan Indonesia dengan Timor Leste yang terjdi pada tahun 2012-2013 berawal dari warga Timor Leste yang membangun jalan di dekat perbatasan antara kedua negara yang dianggap oleh warga Indonesia jalan tersebut sudah memasuki wilayah indonesia. Masyarakat dari kedua negara yang saling tidak terima satu sama lain akhirnya berkonflik dengan melakukan aksi saling serang melempar batu dan kayu. Terdapat setidaknya tiga faktor yang menyebabkan terjadinya konflik tersebut, yaitu: (1) masih belum tuntasnya delimitasi perbatasan antara kedua negara, (2) terjadi perbedaan interpretasi mengenai zona netral yang terdapat di perbatasan kedua negara. Dari sudut pandang Indonesia, pemerintah dan warganya menganggap bahwa zona netral adalah zona yang masih belum ditetapkan statusnya sebagai milik negara Indonesia atau Timor Leste, sehingga harus dikosongkan dari segala aktivitas warga, (3) terkait dengan aspek sosial budaya, yaitu masih terdapat sentimen negatif antarwarga Indonesia dengan warga Timor Leste.

Analisis Soal:
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Menurut saya langkah yang diambil kedua Negara yaitu Indonesi dan Timor Leste kurang tegas, seharusnya pada saat memutuskan bahwa Timor Leste menjadi Negara dan keluar dari NKRI pihak Indonesi dengan Timor Leste langsung mengatur kesepakatan antara kedua belah pihak mengenai wilayah kekuasaan masing-masing Negara dengan menetapkan batas yang pasti dan di sepakati. Mungkin hal tersebut dapat mencegah terjadinya konflik komunal yang sangat disayangkan telah terjadi. Seharusnya kedua Negara memberikan edukasi yang mendalam kepada masyarakatnya mengenai bagaimana seharusnya bertindak di wilayah perbatasan suapaya hal yang sama tidak akan terjadi lagi. Hal positif yang dapat saya ambil dari kasus tersebut adalah sikap nasionalis masyarakat Indonesia di wilayah perbatasan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI patut di contoh oleh masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Jika warga negara Indonesia tidak mengenal konsep wawasan nusantara mungkin semboyan Bhineka Tunggal Ika tidak pernah ada. Wilayah Indonesia akan terpecah-pecah dan bangsa Indonesia tidak akan menjadi bangsa yang satu. Hal yang sangat di khawatirkan jika warga negara tidak mengenal wawasan nusantara adalah Indonesia akan kembali di jajah dan kehilangan kedaulatan. Oleh karena itu, sebagai warga negara yang menjunjung tinggi nilai Pancasila sudah sepatutnya bagi kita untuk memperdalam seputar wawasan nusantara supaya bangsa Indonesia dapat terus menjadi bangsa yang berdaulat.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikel diatas?
Konsep wawasan nusantara dapat mencegah timbulnya konflik seperti yang tertulis dalam artikel tersebut dengan adanya kesamaan persepsi setiap warga negara yang paham tentang wawasan nusantara itu sendiri. Karena jika warga negara paham konsep wawasan nusantara maka mereka akan mengedepankan integritas dan nasionalisme dalam mewujudkan ketahanan nasional. Jika warga negara paham dengan baik seputar wawasan nusantara mereka seharusnya memilih untuk menyelesaikan konflik dengan cara yang lebih etis melalui diplomatik, karena mereka sadar konflik yang dihadapi dengan cara-cara anarkis akan sangat merugikan bagi dirinya maupun bangsanya, dan tentunya konflik akan terus berlanjut dengan masalah yang lebih kompleks. Jika konflik diselesaikan dengan cepat melalui diplomatik maka hubungan antara kedua Negara masih dapat dijaga dengan baik dan konflik-konflik yang sama tidak akan terulang lagi karena kesepakatan yang sudah di dapat anatar kedua Negara tersebut.