Kiriman dibuat oleh Christina Fani Hutabarat

Christina Fani Hutabarat (2216031146) Reguler B

Warga Pekalongan, Jawa Tengah melakukan aksi unjuk rasa atas limbah pabrik yang di buang sembarangan ke sungai yang dipicu dari ketidaknyamanan bau busuk yang ditimbulkan dan pencemaran sungai, warga Pekalongan menutup saluran pembuangan limbah pabrik pembuatan pakaian tersebut. Warga Pekalongan juga sudah meminta agar aparat pemerintah menutup 6 pabrik tersebut karena tidak mempunyai alat pengolahan limbah, sehingga limbah dibuang ke sungai yang terjadi sekitar 25 tahun. Pihak warga Pekalongan ini juga akan terus melakukan unjuk rasa jika penutupan pabrik tidak dilakukan oleh pihak pemerintah setempat.
Dimana seharusnya pemilik usaha pabrik pakaian tersebut jika ingin membangun usaha haruslah mempelajari cara-cara pembuangan limbah yang benar, bahan yang digunakan juga seharusnya tidak mencemari lingkungan sekitar.
Christina Fani Hutabarat (2216031146) Reguler B

Dalam artikel tersebut pada bagian abstrak dijelaskan bahwa menjabarkan tentang Pancasila sebagai filsafat ilmu dan artinya implikasinya pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di mana Pancasila sebagai dasar negara Indonesia bersifat final Pancasila harus menjadi dasar dalam pengembangan ilmu dan teknologi. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak dibarengi dengan dasar-dasar Pancasila yang kuat justru akan menjadi aspek penghancur bangsa terutama dari segi moralitas dan mentalitas di mana Pancasila ini merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia dengan demikian Pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik selain itu Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.
Pancasila ada karena suatu proses pembentukan pengetahuan dari berbagai sumber yang kemudian terakumulasi dalam kehidupan sehari-hari Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan.
Implikasi IPTEK dalam Pancasila yaitu :
1. Sila KeTuhanan, di mana dalam pengembangan ilmu pengetahuan manusia pada hakekatnya adalah makhluk religi setiap manusia memiliki potensi untuk sampai pada kesadaran bahwa terdapat kekuatan dengan segala kemahaan yang mencipta dan menguasai jagat raya dalam pengembangan ilmu pengetahuan sangat perlu dilakukan penanaman nilai religi mulai dari pendidikan dasar sampai pada pendidikan tinggi di mana ilmu pengetahuan manusia perlu memahami batas kemampuannya dalam berpikir karena tidak semua yang ada di alam ini mampu dijangkau oleh pemikiran manusia dari keterbatasan kemampuan tersebut manusia harus mengembalikan kepada sang pencipta dan penguasa segala sesuatu yang ada di alam ini sehingga pengembangan ilmu pengetahuan manusia harus menciptakan perimbangan antara yang rasional dan irasional.
2. Sila kemanusiaan, di mana dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan iptek harus dapat diabadikan untuk peningkatan harkat dan martabat manusia bukan menjadikan manusia sebagai makhluk yang angkuh dan sombong akibat dari penggunaan iptek.
3. Sila Persatuan, di mana sila ini memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek dan IPTEK persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara.
4. Sila kerakyatan, sila keempat ini mendasari pengembangan iptek secara demokratis di mana artinya setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan iptek dan harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memiliki sikap yang terbuka.
5. Sila keadilan, di mana Sila keadilan sosial ini mengimplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yang yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri manusia dengan Tuhannya manusia dengan manusia lain.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Diskusi

oleh Christina Fani Hutabarat -
Christina Fani Hutabarat (2216031146) Reguler B

1. Jika Pancasila tidak diterapkan dengan baik pada era perkembangan teknologi saat ini maka akan memberikan dampak yang negatif, salah satunya adalah lunturnya nilai-nilai luhur bangsa Indonesia dimana ini tidak sejalan dengan Pancasila. IPTEK haruslah sesuai dengan nilai Pancasila. Pancasila sebagai batas batas dalam penggunaan IPTEK sehingga memungkinkan untuk menghindari pengaruh yang negatif dari IPTEK, selain itu juga Pancasila juga berperan sebagai penyaring sifat sifat barat yang mudah di akses dalam era teknologi sekarang sehingga pancasila menjamin terjaganya nilai nilai luhur bangsa.

2. Tentunya perkembangan IPTEK sangat bermanfaat bagi perekonomian negara Indonesia yaitu memudahkan belanja online, grab food, gojek, pembayaran online, pemesanan tiket online dimana hal ini praktis dan simpel, dalam perkembangan teknologi ini juga mendorong orang-orang untuk berpikir kreatif dan kritis sehingga banyak orang-orang mengakses YouTube atau semacamnya untuk menambah ilmu dan belajar banyak hal dari sana.
Jika implementasi IPTEK terhadap sila 5 menurut saya belum sesuai karena di desa-desa masih banyak yang belum mengetahui penggunaan ponsel dan bahkan mereka disana belum memiliki koneksi ataupun jaringan sehingga akses dalam IPTEK tersebut masih minim dan memberikan dampak ketertinggalan dan SDA yang rendah, seiring kali IPTEK hanya berpusat di kota saja.
Christina Fani Hutabarat (2216031146) Reguler B

Pendapat saya mengenai 2 artikel tersebut dan hubungan IPTEK dengan nilai nilai Pancasila yaitu Pancasila sebagai dasar ideologi negara Indonesia yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara dan mempunyai nilai-nilai luhur, dimana IPTEK dapat memberikan berbagai dampak terhadap Indonesia baik itu negatif maupun positif, sehingga diperlukannya nilai nilai Pancasila dalam 5 butir dimana IPTEK harus sejalan dan sesuai dengan nilai nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan ataupun keadilan dari Pancasila itu sendiri. Pancasila ini diharapkan dapat mencegah hal hal negatif terkait dari perkembangan IPTEK yang sangat pesat saat ini. Pancasila ini memberikan pandangan bahwa perkembangan IPTEK memang harus memberikan dampak yang positif terhadap bangsa Indonesia, baik dari ekonomi, pengetahuan, politik ataupun yang lainnya. Jadi jika tidak adanya Pancasila sebagai batas batas perkembangan IPTEK maka kebanyakan IPTEK saat ini dapat merusak nila nilai luhur dan citra negara Indonesia, maka dengan itu Pancasila dalam iptek sangatlah penting.
Christina Fani Hutabarat (2216031146) Reguler B

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Dalam jurnal pembahasan awal mengenai Pancasila. Dimana Pancasila sebagai dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 yang sekaligus cita hukum negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan filsafat hidup yang mendalam. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini mencapai kemajuan pesat sehingga manusia mengalami perubahan yang luar biasa. Dimana perkembangan iptek ini bersentuhan dengan nilai-nilai budaya dan agama sehingga di satu pihak dibutuhkan semangat objektivitas di pihak lain iptek perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama dalam pengembangannya agar tidak merugikan umat manusia. Maka perlu adanya penegasan peran Pancasila dalam perkembangan iptek saat ini.
Pancasila dalam hal ini menjadi dasar kerangka acuan dan tolak ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalankan di Indonesia.
Dalam upaya manusia mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan harkat dan martabatnya maka manusia mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi kepemilikan iptek ini untuk memudahkan kehidupan manusia dan mengangkat derajat manusia oleh pemikiran tersebut harus diiringi dengan cara menggunakan yang tepat Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-sila Pancasila haruslah merupakan sumber nilai kerangka berpikir dan serta sebagai asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi di mana Pancasila di sini merupakan sebuah sistem etika dan mencakup sila-sila Pancasila. Hal hal yang menegaskan Pancasila sebagai sumber nilai dalam perkembangan iptek adalah yang pertama bahwa pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat karena bisa menjadi pengembangan iptek tidak sesuai dengan keyakinan religiusnya, kedua ilmu pengetahuan ditunjukkan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan, ketiga iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional, keempat prinsip demokrasi akan menuntut bahwa penguasaan iptek harus merata karena pendidikan adalah tuntutan masyarakat, kelima kesenjangan dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus-menerus sehingga semakin merata sebagai salah satu prinsip keadilan.
Pancasila yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 jelas merupakan pendiri negara untuk mengangkat dan meningkatkan kesejahteraan dan memajukan kesejahteraan bangsa dalam arti penguatan perekonomian bangsa dan pengembangan ilmu pengetahuan yang dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia agar setara dengan negara lain di dunia. Sehingga perkembangan IPTEK harus sejalan dengan nilai nilai Pancasila agar tidak disalahgunakan.