Kiriman dibuat oleh Christina Fani Hutabarat

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

oleh Christina Fani Hutabarat -
Nama : Christina Fani Hutabarat
NPM : 2216031146
Kelas : Reguler B


Identitas nasional akan menggambarkan siapa kita sebenarnya, identitas nasional ini sangat penting untuk menjaganya keutuhan bangsa karena tak akan mungkin mampu menjaga suatu tanpa mengetahui tentang sesuatu tersebut. Ada 4 unsur identitas nasional yaitu
1. Suku bangsa, dimana suku bangsa ini bersifat askriptif yaitu ada sejak lahir dimana termasuk yaitu umur. Sangat banyak etnis di Indonesia yang sangat beragam, dimana mayoritas etnis di pulau Jawa.
2. Agama, bangsa Indonesia dikenal dengan bangsa yang agamais. Agama-agama yang tumbuh dan berkembang di Indonesia yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu.
3. Kebudayaan, kebudayaan adalah pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang isinya adalah perangkat-perangkat atau model-model pengetahuan yang secara kolektif digunakan oleh pendukung pendukungnya untuk menafsirkan dan memahami lingkungan yang dihadapi dan digunakan sebagai rujukan atau sebagai pedoman untuk bertindak sesuai dengan lingkungan yang dihadapi.
4. Bahasa merupakan unsur pendukung. Bahasa dipandang sebagai sistem perlambang yang secara arbiter dibentuk atas unsur-unsur bunyi maupun ucapan manusia dan juga digunakan sebagai sarana berinteraksi antar manusia baik secara lisan tulisan ataupun gerakan dan isyarat. Identitas nasional Indonesia yaitu undang-undang Dasar 1945 dalam pasal 35 dan 36c identitas nasional yang menunjukkan jati diri Indonesia diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Bahasa nasional atau bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia
2. Bendera negara yaitu bendara Merah Putih
3. Lagu kebangsaan yaitu Indonesia Raya
4. Lambang negara yaitu Pancasila
5. Semboyan negara yaitu Bhinneka Tunggal Ika
6. Dasar falsafah negara Indonesia yaitu Pancasila
7. Konstitusi hukum negara yaitu UUD 1945
8. Bentuk negara yaitu Kesatuan Republik Indonesia
9. Konsepsi wawasan nusantara
10. Kebudayaan negara yang telah diterima sebagai kebudayaan nasional

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN POSTTEST

oleh Christina Fani Hutabarat -
Nama : Christina Fani Hutabarat
NPM : 2216031146
Kelas : Reguler B


Pendidikan Kewarganegaraan dalam konteks pendidikan nasional bukanlah suatu hal yang baru di Indonesia di mana pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi saat ini telah diwujudkan dalam bentuk mata kuliah pendidikan kewarganegaraan berdasarkan surat keputusan Dirjen pendidikan tinggi nomor 267/Dikti/Kep/200. Pondok pesantren pendidikan kewarganegaraan pada masa lalu tidak lepas dari kepentingan pemerintah yang berkuasa yang telah dipraktikkan oleh rezim orde baru di mana Pendidikan Kewarganegaraan telah direkayasa sedemikian rupa sebagai alat untuk melanggengkan kekuasaan melalui cara indoktrinasi manipulasi atau demokrasi dan Pancasila di mana Banyak perilaku kalangan elit orde baru yang mengelola negara dengan penuh praktik korupsi kolusi dan nepotisme. Pendidikan Kewarganegaraan atau civic education atau Civics memiliki banyak pengertian dan istilah menurut Muhammad Numan Soemantri pengertian Civics dapat dirumuskan sebagai ilmu kewarganegaraan yang membicarakan hubungan manusia dengan 1. manusia dalam perkumpulan-perkumpulan terorganisasi atau organisasi sosial ekonomi ataupun politik, 2. individu-individu dengan negara. Pendidikan Kewarganegaraan tidak lepas dari realitas bangsa Indonesia saat ini yang masih awam tentang demokrasi terdiri dari sekedar Pendidikan Kewarganegaraan yang umumnya dikenal sebagai pendidikan demokrasi pendidikan kewarganegaraan memiliki dimensi dan orientasi pemberdayaan warga negara melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam praktik berdemokrasi langsung sepanjang perkuliahan.

Demokrasi dapat digolongkan menjadi dua macam yaitu demokrasi langsung dan tidak langsung. Demokrasi langsung adalah demokrasi yang secara langsung melibatkan rakyat untuk pengambilan keputusan suatu negara dalam demokrasi langsung rakyat secara langsung berpartisipasi dalam pemilihan umum dan menyampaikan kehendaknya. Sementara itu demokrasi tidak langsung adalah demokrasi yang secara tidak langsung melibatkan rakyat suatu negara dalam pengambilan keputusan. Dalam demokrasi tidak langsung rakyat menggunakan wakil-wakil yang telah dipercaya untuk menyampaikan aspirasi dan kehendaknya Sehingga dalam demokrasi tidak langsung wakil rakyat terlibat secara langsung menjadi perantara seluruh rakyat. Menurut Ahmad Syafi'i Ma'arif demokrasi bukanlah suatu acara pola pikir atau perilaku politik yang dapat dibangun sekali jadi Demokrasi adalah proses dimana masyarakat dan negara berperan di dalam membangun kultur dan sistem kehidupan yang dapat menciptakan kesejahteraan menegakkan keadilan baik secara sosial, ekonomi maupun politik. Pemerintahan demokrasi adalah pemerintahan ditangan rakyat yang mengandung pengertian tiga hal yaitu pemerintahan dari rakyat (government of the people); 2) pemerintahan oleh rakyat (government by the people); dan pemerintahan untuk rakyat (government for the people). Tiga faktor ini merupakan tolak ukur umum dari suatu pemerintahan yang demokratis yang dapat dijelaskan sebagai berikut. Pertama, pemerintahan dari rakyat (government of the people) mengandung pengertian bahwa suatu pemerintahan yang sah adalah suatu pemerintah yang mendapat pengakuan dan dukungan mayoritas rakyat melalui mekanisme demokrasi yaitu pemilihan
umum.

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

oleh Christina Fani Hutabarat -
Nama : Christina Fani Hutabarat
NPM : 2216031146
Kelas : Reguler B

Dalam video tersebut saya menangkap bahwa di mana aspek yang paling terpenting dalam mempelajari pendidikan kewarganegaraan yaitu adalah afektif dan psikomotorik untuk membentuk karakter dalam Pendidikan Kewarganegaraan ini sangat akan menentukan dalam hal karakter sehingga tidak dipentingkan aspek kognitif atau pengetahuan Tetapi lebih kepada aspek sikap dan keterampilan.
Dalam pendidikan kewarganegaraan ini juga sangat dibutuhkan namanya demokrasi contohnya itu diskusi di mana kita harus dapat menerima saran dan kritik menyangga ataupun menjawab pertanyaan yang dijawab dengan literasi yang benar. juga Pendidikan Kewarganegaraan ini diharapkan untuk mahasiswa dapat mematuhi hukum yang berlaku walaupun itu di kampus, sekolah, tempat ibadah ataupun di tempat umum lainnya. Selain itu juga mahasiswa yang belajar pada pendidikan kewarganegaraan mampu mengevaluasi dan menerapkan pembelajaran yang telah dipelajari dari awal sekolah hingga di masa perkuliahan
Disini terihat bahwa PKn mengandung nilai nasionalisme (kebangsaan), nilai agama, nilai persatuan dan nilai sosial. Nasionalisme terlihat ketika dalam pelajaran PKn siswa diajarkan tentang sikap kita terhadap negara yaitu harus bangga terhadap negara, cinta tanah air dan rela membela negara.