Kiriman dibuat oleh Regina Aulia

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

oleh Regina Aulia -
Nama : Regina Aulia
NPM : 2216031124
Kelas : Reguler B
Analisis Jurnal : PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI Syarifuddin

Dari analisis jurnal yang saya lakukan, keberadaan Pancasila sebagai sistem ideologi bangsa perlu dikembangkan demi perubahan yang baik. Perumusan dasar negara yang telah dilakukan untuk melahirkan Pancasila harus menjadi dasar pengembangan ilmu pengetahuan saat ini dan di masa yang akan datang. Hal ini dikarenakan derasanya perkembangan teknologi yang masuk mengakibatkan informasi mudah diakses oleh siapa saja. Terdapat banyak dampak baik yang jika kita fokuskan kita akan lupa kepada dampak buruknya, maka sangat penting Pancasila sebagai filter dari perkembangan IPTEK yang masuk.
– Konsep dasar Pancasila sendiri merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik contohnya untuk menyaring akulturasi budaya yang masuk.
– Pancasila sebagai Filsafat Ilmu diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, yang kemudian terakumulasikan dalam kehidupan sehari-hari (pandangan hidup, filsafat hidup, way of life, dan sebagainya).
– Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK 1. Ketuhanan yang Maha Esa dengan ketakwaan terhadap Tuhan YME, menghormati dan bekerja sama antara pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda, serta kebebasan dalam melakukan ibadah.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dengan berbudi pekerti yang didasarkan dengan norma-norma objektif, bukan subjektif. Contohnya mengakui persamaan derajat, saling mencintai sesama manusia, mengembalikan sikap tenggang rasa, dll.
3. Persatuan Indonesia perlu didorong untuk mencapai kehidupan yang bebas dalam wadah negara yang merdeka dan berdaulat. Contohnya seperti nilai pengakuan terhadap bhineka tunggal ika suku bangsa, etnis, agama, adat istiadat, dan kebudayaan.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan berarti bahwa negara adalah untuk kepentingan seluruh rakyat, kedaulatan ada ditangan rakyat, manusia Indonesia adalah sebagai warga negara dan warga masyarakat mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama, dll.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dalam bidang hukum, politik, ekonomi, dan kebudayaan. Contohnya seperti perwujudan keadilan sosial itu meliputi seluruh rakyat Indonesia, keseimbangan antara hak dan kewajiban, menghormati hak milik orang lain, dll.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-2

oleh Regina Aulia -
Nama : Regina Aulia
NPM : 2216031124
Kelas : Reguler B
Analisis Soal 2

A. Menurut saya, peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu beserta prosesnya ditengah persaingan global adalah :
1. Sila ke-1, Sila pertama yang berkaitan tentang ke-Tuhanan dapat diimplementasikan dalam setiap langkah kita menuju pengembangan ilmu dalam persaingan global dengan menaatkan diri kepada Sang Pencipta tanpa mengurangi nilai ajaran dari suatu kepercayaan yang kita anut.
2. Sila ke-2, Sila kedua yang berkaitan tentang rasa adil serta adab yang diperlukan dalam setiap pengembangan ilmu yang artinya tidak boleh melenceng dari norma-norma sosial yang berlaku demi mengurangi dampak negatif yang diberikan oleh pengembanbangan ilmu
3. Sila ke-3, Sila ketiga yang berkaitan tentang persatuan contohnya kita tidak boleh meninggalkan nilai persatuan bangsa walaupun dengan adanya kemajuan ilmu & teknologi kita bisa mengeksplor lebih banyak tentang perbedaan-perbedaan yang berenang di sekitar kita.
4. Sila ke-4, Sila keempat yang berkaitan tentang kemusyawarahan yang mana dalam pengembangan ilmu diperlukan kebebasan berpendapat sesuai dengan etika dan norma Pancasila tanpa adanya paksaan dan perasaan ingin menang sendiri.
5. Sila ke-5, Sila kelima berisikan tentang keadilan yang mana peran Pancasila dalam hal ini sebagai pengingat bagi kita semua bahwa keadilan adalah keharusan yang dianut oleh bangsa kita, jangan sampai satu bagian dan lainnya merasa tertinggal dengan kemajuan teknologi yang ada.
B. Model pemimpin, warganegara, dan ilmuwan yang Pancasialis yang saya harapkan di Indonesia untuk sekarang dan di masa mendatang adalah yang menghargai sikap nasionalisme, lebih membawa dampak positif terhadap kemajuan teknologi dibandingkan dengan dampak negatifnya dalam aspek politik, ekonomi, sosial budaya, serta hukum. Yang dibutuhkan Indonesia pada masa sekarang maupun masa depan adalah pemimpin yang bertanggung jawab termasuk dalam hal kemajuan teknologi seperti tidak melakukan kampanye secara kotor, warga negara yang mendukung kemajuan teknologi dengan baik contohnya mengembangkan tuntutan Hak Asasi Manusia (HAM), serta ilmuwan yang bertanggung jawab dengan ilmunya dan tidak memprovokasi masyarakat dengan isu-isu yang ada.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-1

oleh Regina Aulia -
Nama : Regina Aulia
NPM : 2216031124
Kelas : Reguler B
Analisis Soal 1

A. Tanggapan saya mengenai berita "'Kombinasi Maut' Hoaks & Media Sosial Perluas Dampak Negatif" adalah benar jika dengan adanya kemajuan teknologi dewasa ini, hoaks dapat menyebar lebih cepat daripada yang kita kita. Mulai dari seperti hal-hal yang berkaitan dengan apa yang kita percaya maka kita akan menelan mentah-mentah isu-isu tersebut dan jika tidak berkaitan dengan hal-hal yang kita percaya kita maka kita akan menolak informasi tersebut bahkan jika itu fakta. Orang yang berpendidikan pun juga bisa sebagai penyebar hoaks yang mana mereka menggunakan bahasa yang dikemas lebih rapih walaupun berita tersebut adalah hoaks/berita bohong. Yang dapat kita lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaks adalah dengan :
1. sikap terbuka untuk informasi-informasi yang beredar, jangan berfokus pada apa yang kita suka & menyebarkannya sesuka hati.
2. Jangan sembarang percaya oleh informasi yang beredar, kita tidak bisa merimanya secara mentah informasi-informasi tersebut tanpa tahu sumbernya dari mana.
3. Jangan memprovokasi orang lain dengan informasi-informasi tentang isu yang beredar, ada baiknya jika kita menjaga informasi itu sendiri jika belum dapat dipastikan kebenarannya.
B. Pengaruh pengembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan Pancasila memang tidak bisa kita kontrol keseluruhannya dengan jangka waktu yang singkat, namun kita bisa merubah kebiasaan-kebiasaan yang melanggar nilai normatif tersebut dimulai dari diri sendiri. Pengaruh buruknya seperti mudahnya masuk isu-isu hoaks di kalangan masyarakat hingga memicu terjadinya perselisihan antar sesama. Solusi yang bisa kita berikan untuk hal tersebut adalah dengan menggunakan IPTEK untuk hal-hal yang baik tanpa menghalalkannya penyebaran berita hoaks yang mana hal itu merupakan kekalahan bangsa. Perkembangan IPTEK yang ada harus kita manfaatkan semaksimal mungkin tanpa mudahnya pengaruh provokator dari pihak eksternal kepada kita. Pepatah mengatakan "Mulutmu harimaumu" kian berubah menjadi "Jarimu harimaumu" seiring dengan berkembangnya teknologi dibidang komunikasi. Maka, berbijaklah dalam bersosial media dan kita dapat mencegah dampak buruk dari media sosial walaupun dimulai dari hal sekecil biji jagung.
C. Perilaku konsumerisme yang menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju IPTEKnya, berdasarkan program studi saya, Ilmu Komunikasi adalah ketika masalah konsumtif tersebut marak seperti contohnya : Telepon genggam yang semakin hari semakin canggih dengan berbagai spek yang memadai untuk berkomunikasi. Namun jika kita lihat dari fungsinya yang adalah berkomunikasi, kita tidak perlu terlalu mengikuti perkembangan dari industri tersebut melihat jika telepon genggam yang kita miliki masih berfungsi dengan baik (berkomunikasi).