གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Amanda Melliana

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

Amanda Melliana གིས-
Amanda Melliana_2216031036_REG B

Di era globalisasi memiliki banyak aspek yang berkembang, pada bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, juga mengalami globalisasi. Proses globalisasi ini terjadi dengan cepat dan melalui dimensi ruang dan waktu.

Faktor utama penyebab yang paling menonjol adalah pada aspek teknologi informasi, kemajuan teknologi menyebabkan perubahan besar di kehidupan, salah satunya di dunia pendidikan. Globalisasi terkait dengan ideologi pancasila adalah menjadi pokok masalah yang harus dihadapi.

Nilai nilai Pancasila perlu dilestarikan, melestarikan nilai nilai Pancasila bisa lewat pendidikan formal.

Secara lengkap tujuan penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di perguruan tinggi:
1. Memperkuat Pancasila sebagai dasar falsafah negara dan ideologi bangsa melalui revitalisasi.
2. Memberikan pemahaman dan penghayatan atas jiwa dan nilai-nilai dasar Pancasila kepada mahasiswa sebagai warga negara Republik Indonesia, serta bimbingan untuk mengimplementasikan.
3. Membentuk sikap mental mahasiswa yang mampu mengapresiasi nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, kecintaan pada tanah air dan kesatuan bangsa, serta penguatan masyarakat madani yang demokratis, berkeadilan, dan bermartabat berlandaskan Pancasila.

Di dalam buku Notoatmodjo (2003) mengatakan bahwa sikap (attitude) merupakan reaksi yang masih tertutup dari seseorang terhadap obyek. Sikap dipelajari sepanjang perkembangan itu dalam hubungannya dengan obyeknya. Obyek sikap disebut suatu hal tertentu namun juga merupakan kumpulan dari hal-hal tersebut. Menurut Notoadmodjo (2003) menyebutkan 4 tingkatan sikap: 1) receiving (menerima); 2) responding (menerima); 3) valuing (menghargai); 4) responsible (bertanggung jawab).

Fungsi sikap menurut Katz (1964): 1) fungsi instrumental yang berhubungan dengan tujuan; 2) fungsi menahan ego; 3) fungsi ekspresi nilai; 4) fungsi pengetahuan individu, dorongan untuk memahami tentang pengalaman-pengalamannya.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video

Amanda Melliana གིས-
Amanda Melliana_2216031036_REG B

IPTEK bermanfaat sebagai penunjang keperluan masyarakat, namun terdapat dampak positif dan juga dampak negatif.

Pancasila dan IPTEK saling berkaitan, karena nilai nilai di dalam Pancasila merupakan hal yang penting terkait perkembangan IPTEK.

1. sila ke Tuhanan YME (menyeimbangkan antara berpikir rasional maupun irasional, dan juga antara akal dan kehendak).
2. sila kemanusiaan yang adil dan beradab (dalam perkembangan iptek moralitas atau adab harus tetap diterapkan, yang sebagaimana moralitas adalah budaya manusia).
3. sila Persatuan Indonesia (memanfaatkan perkembangan iptek dengan tujuan selalu mengembangkan rasa nasionalisme).
4. sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksaan permusyawaratan perwakilan (dalam pengembangan IPTEK patutnya ilmuan tetap menghargai kebebasan orang lain dalam mengkritik).
5. sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (tetap menjaga hubungan keseimbangan dengan diri sendiri, tuhan, orang lain, dan alam sekitar).

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal

Amanda Melliana གིས-
Amanda Melliana_2216031036_REG B

A. Saat ini, etika politik seakan sudah tidak berlaku lagi, bahkan cenderung menghilang. Kenyataan yang ada menunjukkan politik sebagai tempat perebutan kekuatan dan kepentingan, sehingga terdapat kecenderungan umum menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Sifat praktis politik sudah terlanjur merusak etika berpolitik para politikus. Salah satunya adalah praktik money politics (transaksi politik) yang dilakukan para politikus pada pemilihan umum.

Diana, R., Masruri, S., & Surwandono, S. (2018). Etika Politik dalam Perspektif Al-Mawardi. TSAQAFAH, 14(2), 363-384.

B. Tidak, etika generasi muda di sekitar saya belum mencerminkan etika dan nilai yang dianut bangsa Indonesia. Kebanyakan generasi muda saat ini tidak menjalankan nilai-nilai sila Pancasila seperti nilai ketuhanan tidak melakukan ibadah sesuai agamanya, tidak menghargai orang tua, tidak menerapkan nilai persatuan dengan tidak membantu pemerintah desa dalam kegiatan gotong royong, pada hal ini generasi di sekitar saya lebih memilih bermain game untuk kesehariannya tanpa mengenal waktu. Kegiatan yang mencerminkan etika dan nilai yang dianut justru malah ditinggalkan.

Menurut saya solusi yang harus diterapkan yaitu menanamkan nilai moral dan penanaman nilai ketuhanan dalam keluarga. Penanggulangan yang dapat dilakukan yaitu memberi pencerahan dari pihak keluarga, diri sendiri dan juga lingkungan.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> forum diskusi video

Amanda Melliana གིས-
Amanda Melliana_2216031036_REG B

Etika pancasila merupakan bagian filsafat yang diperluas dari sila pancasila dengan tujuan untuk mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai etika pada sila ketuhanan mengandung nilai spirit yang mendekatkan kepada Yang Maha Esa; pada sila kemanusiaan mengandung dimensi humanus, yang meningkatkan kualitas rasa kemanusiaan antar sesama; pada sila persatuan memiliki nilai kebersamaan dan cinta tanah air; pada sila kerakyatan terdapat nilai menghargai; pada sila keadilan memiliki nilai peduli dengan nasib orang lain.

Urgensi pada nilai pancasila pada sistem etika:1) menetapkan sila-sila pancasila sebagai etika (menempatkan etika sebagai sumber moral penentu sikap); 2) pancasila menjadi sistem etika sebagai pedoman yang memiliki orientasi; 3) pancasila menjadi sistem etika dasar analisis berbagai kebijakan, supaya tetap semangat kebangsaan dengan berjiwa pancasila.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

Amanda Melliana གིས-
Amanda Melliana_2216031036_REG B

PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI KONTROL SOSIAL OLEH MEDIA MASSA UNTUK MENEKAN KEJAHATAN DI INDONESIA


Dasar adalah sesuatu yang bersifat tetap, suatu ajaran yang menjadi pedoman, pegangan dalam melakukan perbuatan, antara dasar dan tujuan ada hubungan yang erat sekali. Dasar negara Indonesia adalah Pancasila, karena itu tujuan yang hendak dicapai oleh bangsa Indonesia adalah masyarakat berdasarkan Pancasila.

Pancasila berupa nilai (value) merupakan pengertian filsafat, artinya tolak ukur dan memutuskan apakah sesuatu benar atau salah, baik atau buruk. Notonagoro menjelaskan mengenai nilai-nilai Pancasila menjadi 3 (tiga) kategori, yaitu: 1) nilai materiil, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusia; 2) nilai vital, yaitu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktivitas; 3) nilai kerohanian, berguna bagi rohani manusia. Karena kedudukannya, maka nilai-nilai Pancasila merupakan norma dan pedoman yang harus diterapkan. Norma Pancasila dapat ditemukan melalui hakekat isi Pancasila, hakekat Tuhan,hakekat manusia, hakekat sat, hakekat rakyat, dan hakekat adil.

Hubungan antara tatanan sosial dan tatanan politik disambung oleh media massa, artinya media massa ini saling mengisi dan melengkapi dalam bentuk komunikasi. Masalah hukum sebagai tatanan akan terus muncul apabila tidak ditanamkan pada diri dengan baik hakekat isi Pancasila. Media massa merupakan bagian dari pers, media massa menjadi perantara bagi pers dalam penyiaran berita, peran media secara ideal adalah sarana berbagi informasi.

Jurnalistik telah menjadi media edukasi massa yang mengembangkan suplemen edukasi kepada masyarakat umum.

Hal ini sejalan dengan fungsi dari pers yaitu fungsi edukasi, dan fungsi pers yang nampak dominan yaitu fungsi kontrol, untuk memperkuat posisi media massa dalam kontrol sosial adalah merekonstruksi kembali pelanggaran hukum dan para penegak hukum, dengan memperhatikan kepentingan korban, pelaku, keluarga korban, penegak hukum dan masyarakat.