Posts made by Nurwidiya -

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video

by Nurwidiya - -
ANALISIS VIDEO PERTEMUAN 13
NURWIDIYA_2216031002_REGULER B



Menurut hasil analisis saya, hubungan antara iptek, Pancasila, dan ilmu pengetahuan
Iptek membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya IPTEK tersebut ada saya yang memanfaatkannya untuk kepentingan tertentu baik yang berdampak positif maupun negative. Hubungan iptek dengan Pancasila adalah nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Perkembangan IPTEK saat ini dan di masa yang akan datang itu sangat cepat. Hubungan iptek dengan ilmu pengetahuan adalah dasar-dasar ketuhanan yang maha esa bagi bangsa Indonesia itu mutlak. Jika diikuti pandangan-pandangan sekular dunia barat, yang ilmunya dipelajari dan jadi rujukan para cendekiawan, sepertinya berjalan berlawanan.
Sila-sila pancasila yang menjadi system etika dalam pengembangan IPTEK
1. Sila ketuhanan yang maha esa
Mengkomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta, keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan dibuktikan dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia disekitarnya atau tidak. Pengolahan diimbangi dengan melestarikan.
2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Memberikan dasar dasar moralitas bahwa manusia dalam pengembangan iptek adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila persaruan Indonesia
Mengkomplementasikan universalitas dan unternasionalisme (kemanusiaan) dalam sila sila yang lain. Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembngkan rasa nasionalisme. Kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis, artinya setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun di bandingkan dengan penemuan lainnya.
5. Sila keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia
Mengkomplementasikan pengembangan IPTEK harus lah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri maupun dengan tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal

by Nurwidiya - -
Nurwidiya_2216031002_Reguler B

JAWABAN SOAL PERTEMUAN KE 12
a. Menurut saya, system etika perilaku politik saat ini masih belum memenuhi nilai-nilai Pancasila. Hal ini disebabkan kurangnya etika berpolitik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan banyaknya para pejabat pemerintah yang melakukan pelanggaran dalam melaksanakan tugasnya, salah satunya, yaitu kasus korupsi yang menjadi kebiasaan atau sudah menjadi tradisi yang lumrah di dalam suatu pemerintahan di Indonesia.
b. Menurut pendapat saya, etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal saya, belum mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia. Karena, masih banyak anak muda yang kurang ngajar terhadap orang tua kandungnya sendiri, perkataan mereka juga tidak seperti remaja terdidik. Hal ini mungkin disebabkan karena kurangnya pengawasan orang tua, penyalahgunaan gadget, pengaruh media, dan pengaruh teman. Solusi untuk meminimalisir terjadinya penyimpangan etika pada generasi muda menurut saya dengan cara pandai memilah dan memilih teman dekat. Karena pergaulan akan sangat berpengaruh terhadap etika, moral, dan akhlak. Karena kepribadian manusia akan terpengaruhi dari pergaulan itu sendiri. Apabila seseorang bergaul di lingkungan yang baik,maka ia akan timbul kepribadian yang baik juga. Dan apabila seseorang bergaul pada kondisi lingkungan yang kurang baik,maka akan timbul kepribadian yang kurang baik juga.
Peran orang tua sangat penting dalam pembentukan karakter seseorang, terutama dalam mengenalkan pendidikan agama sejak dini. Perhatian dari orang tua juga sangat penting. Karena pada banyak kasus, kurangnya perhatian orang tua dapat menyebabkan dampak buruk pada sikap anak. Seperti halnya karena kurangnya perhatian orang tua,seseorang akan cenderung melampiaskan amarahnya pada orang lain dengan tindakan yang tidak wajar dilakukan oleh kaum muda.
Memperluas wawasan dan pengetahuan akan sangat berguna untuk menyaring pengaruh buruk dari lingkungan, misalnya kebiasaan merokok. Orang-orang menganggap bahwa merokok meningkatkan kepercayaan diri dalam pergaulan. Padahal jika dilihat dari sisi kesehatan, merokok dapat menyebabkan banyak penyakit, baik pada perokok aktif maupun pasif. Sehingga kebiasaan ini tidak hanya akan mempengaruhi dirinya sendiri, melainkan juga orang-orang di sekelilingnya.
Meningkatkan iman dan takwa dengan cara bersyukur, bersabar, dan beramal shaleh.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Nurwidiya - -
NURWIDIYA_2216031002_REGULER B

REVIEW JURNAL PERTEMUAN KE 12
Judul : Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Melalui Kontrol Sosial Oleh Media Massa Untuk Menekan Kejahatan Di Indonesia
Journal : Nurani Hukum
Volume : Vol. 3 No. 1
Tahun : 2020
Penulis : Ariesta Wibisono Anditya
Kata kunci : Media Massa, Pancasila, Kejahatan, Kontrol Sosiai
Reviewer: Nurwidiya
Tanggal review: 11 November 2022
Metode Penelitian: dilakukan secara normatif
Pembahasan: Tinjauan Umum Mengenai Pancasila. Pancasila dalam pengertian sebagai pandangan hidup asal-usulnya dari falsafah hidup. Notonagoro menjelaskan mengenai nilai-nilai Pancasila, dengan membaginya ke dalam 3 (tiga) kategori, yaitu :28 1. nilai materiil, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusia, 2. nilai vital, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktivitas, 3. nilai kerohanian, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia. Nilai-nilai Pancasila merupakan norma dan pedoman yang harus diterapkan. Norma Pancasila dapat ditemukan melalui hakekat isi Pancasila. Hakekat yang pertama yakni hakekat Tuhan, Hakekat yang kedua, yakni hakekat manusia, Hakekat yang ketiga, yakni hakekat satu. Globalisasi merupakan situasi dan kondisi kehidupan intemasional yang seolah tanpa batas, globalisasi timbul karena didorong kemajuan pesat di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama teknologi komunikasi. Tinjauan Umum Mengenai Media Massa. pengertian “media massa” adalah sarana dan saluran resmi sebagai alat komunikasi untuk menyebarkan berita dan pesan kepada masyarakat luas. jurnalistik merupakan kegiatan pencatatan dan pelaporan kepada masyarakat tentang apa yang terjadi sehari-hari. Pers berasal dari bahasa Belanda yang memiliki arti menekan atau mengepres, dimana pers merujuk kepada seluruh kegiatan jurnalistik, mulai dari kegiatan mencari dan menghimpun berita sampai menyebarkannya. Salah satu bentuk lain untuk memperkuat posisi media massa dalam kontrol sosial adalah dengan merekonstruksi kembali sebuah pelanggaran hukum dan para penegak hukumnya, rekonstruksi harus memperhatikan kepentingan korban, pelaku, keluarga korban, penegak hukum dan masyarakat. Dari kasus diatas dengan media massa, masyarakat dapat mengetahui kasus yang terjadi di negaranya, kemudian dapat semakin mencerna seperti apa kasus itu akan berjalan sesuai dengan konstitusi dan aturan-aturan negara, dapat melakukan pengawasan juga terhadap kasus yang terjadi untuk menjunjung pembenaran dan keadilan.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Nurwidiya - -
Nurwidiya_2216031002_Reguler B

REVIEW JURNAL PERTEMUAN 11
Judul: Hubungan Antara Hukum dan Etika dalam Politik Hukum di Indonesia (Membaca Pancasila sebagai Sumber Nilai dan Sumber Etik)
Volume: Vol. 17 No. 1, 2017, 28-36
Diterima: 23 April 2017
Disetujui: 26 Mei 2017
Diterbitkan: 10 Juni 2017
Penulis: Sri Pujiningsih
Reviewer: Nurwidiya
Tanggal Review: 11 November 2022
Tujuan penulisan: untuk memahami hubungan antara etika dan moral dan hubungan hukum etika dalam politik hukum di Indonesia
Rumusan Masalah: Apakah ada hubungan antara hukum dengan etik, bagaimana kedudukan hubungan hukum dan etik dalam politik hukum di Indonesia.
Pembahasan: Hubungan Antara Etika dan Moral. Moral berkaitan dengan tingkah laku manusia yang dapat diukur dari sudut baik maupun buruk, sopan ataupun tidak sopan, susila atau tidak Susila. Etika berkaitan dengan dasar-dasar filosofis dalam hubungan dengan tingkah laku manusia. Moral merupakan suatu ajaran-ajaran atau wejangan-wejangan, patokan-patokan, kumpulan peraturan, baik lisan maupun tertulis tentang bagaimana manusia harus hidup dan bertindak agar menjadi manusia yang baik. Etika adalah suatu cabang filsafat yaitu suatu pemikiran kritis dan mendasar tentang ajaran-ajaran dan pandangan pandangan moral tersebut. Etik berasal dari bahasa Yunani “ethos” yang berarti watak atau adat dan asal kata moral yang sama artinya dengan kata etik dari bahasa Latin “mos” untuk tunggal dan jamaknya “mores” yang juga berarti adat atau cara hidup. Tahap Perkembangan Etika. Tahap pertama, etika teologi (theogical ethics), asal mula etika yang berasal dari dokrtin agama. Kedua, etika ontologis (ontological ethics) yang merupakan tahap perkembangan dari etika agama. Etika dikembangkan dari doktrin abstrak menjadi hasil pemikiran spekulasi dan dijadikan salah satu objek kajian filsafat. Ketiga, positivasi etik berupa kode etik (code of ethics) dan pedoman perilaku ( code of conduct) yakni pedoman perilaku yang lebih konkrit. Keempat, etika fungsional tertutup (close functional ethics) dimana proses peradilan etik dilakukan di internal komuni tas/organisasi secara tertutup, dan Kelima, etika fungsional terbuka (open functional ethics) dalam bentuk peradilan etika yang bersifat terbuka. Pengertian Politik Hukum. Beberapa ahli yang berpendapat adalah Padmo Wahjono, Teuku Mohammad Radhie, Soedarto, Satjipto Rahardjo, , C.F.G. Soenaryati Hartono, dan masih banyak lagi. Hubungan Hukum dan Etika dalam Politik Hukum di Indonesia. Hubungan antara etika dengan hukum dilihat dari 3 (tiga) dimensi yakni dimensi substansi dan wadah, dimensi hubungan keluasan cakupannya serta dimensi alasan manusia untuk mematuhi atau melanggarnya. Letak Politik Hukum. Teuku Mohammad Radhie, berpendapat bahwa secara tegas tentang dimana politik hukum dimuat dijumpai pada Pasal 102 UUDS 1945.
Kesimpulan: Moral dan etika merupakan sebuah hal yang berkaitan. Politik hukum merupakan sikap untuk memilih apa-apa yang berkembang dimasyarakat, kemudian dipilih sesuai dengan prioritas dan diselaraskan dengan konstitusi kita (UUD 1945) dan kemudian dituangkan dalam produk hukum.
Kekurangan dan Kelebihan: menggunakan Bahasa yang tinggi sehingga sulit difahami. Namun, jurnal ini menjelaskan secara rinci dan terstuktur.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> forum diskusi video

by Nurwidiya - -
NURWIDIYA_2216031002_REGULER B

Etika diperlukan dalam hal berbangsa dan bernegara agar bisa diwariskan ke satu generasi ke generasi bawah kita. Etika Pancasila adalah cabang filsafat yang dijabarkan oleh sila-sila Pancasila untuk mengatur perilalku kehidupan masyarakat. Nilai-nilai yang terkandung dalam sila Pancasila:
1. Sila ketuhanan: dimensi moral berupa nilai spiritualitas yang mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
2. Sila kemanusiaan: dimensi humanus yang berarti menjadikan manusia menjadi manusiawi dan termasuk upaya meningkatkan kualitas kemanusiaan dalam pergaulan.
3. Sila persatuan: dimensi nilai solidaritas, rasa kebersamaan, dan cinta tanah air.
4. Sila kerakyatan: nilai sikap menghargai dan mau mendengar pendapat orang lain.
5. Sila keadilan: dimensi nilai kepedulian atas nasib orang lain dan bersedia membantu orang lain.
Urgensi Pancasila dalam sistem etika:
Meletakkan sila-sila Pancasila sebagai etika berarti menempatkan Pancasila sebagai sumber moral dan inspirasi bagi penentu sikap, Tindakan, dan keputusan.
Pancasila sebagai sistem etika memberikan pedoman bagi setiap warga negara sehingga memiliki orientasi yang jelas dalam tata pergaulan baik lokal, nasional, regional, dan internasional.
Pancasila sebagai sistem etika dapat menjadi dasar analisis berbagai kebijakan sehingga tidak keluar dari semangat negara yang berjiwa Pancasila.