Nama : Nurwidiya
NPM : 2216031002
Kelas : Reguler B
Prodi : Ilmu Komunikasi
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Menurut pendapat saya, konflik yang terjadi karena terdapat berbedaan pemahaman antar kedua negara yang mana timor leste menganggap Indonesia telah menjajah selama 25 tahun. Di sisi lain, Indonesia menganggap timor leste tidak tau berterimakasih. Kemudian pada kasus wilayah netral, Indonesia menganggap bahwa wilayah netral adalah wilayah yang belum ditetapkan statusnya dan harus dikosongkan dari aktivitas warga tetapi timor leste mengklaim bahwa wilayah tersebut merupakan wilayahnya yang digunakan untuk pbb. Dan masih ada beberapa kesalahpahaman yang memicu terjadinya konflik berkepanjangan.
Hal positif yang dapat diambil adalah aksi masing masing negara yang berjuang untuk mendapatkan hak negaranya dan mempertahankan argument masing-masing negaranya.
2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Menurut pendapat saya wawasan nusantara berperan penting untuk membimbing bangsa Indonesia dalam penyelenggaraan kehidupan serta sebagai rambu rambu dalam perjuangan mengisi kemerdekaannya dan sebagai konsep dalam pembangunan, pertahanan keamanan serta kewilayahan. Apabila Indonesia tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara maka tidak akan ada lagi rasa persatuan dan kesatuan diantara para warga negara dan tidak adanya rasa untuk melindungi bangsa secara utuh. Oleh karena itu, jika wawasan kebangsaan meningkat maka keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa akan menjadi kuat karena dengan sadar muncul semangat dan dorongan hati untuk mencintai tanah air, membela, dan menjaga keutuhan bangsa.
3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Keberagaman sangat mudah sekali menimbulkan konflik yang mana warga negara harus dibekali tentang wawasan nusantara. Wawasan nusantara mengandung nilai-nilai, rambu-rambu, dan pedoman yang dapat dijadikan sebagai acuan untuk mempertahankan bangsa sendiri dan menghargai serta memahami bangsa lain. Sebagai contoh dalam artikel tersebut timor leste membangun jalan baru yang merusak beberapa fasilitas warga Indonesia tanpa adanya persetujuan Indonesia. Hal tersebut berarti timor leste tidak menghargai bangsa Indonesia yang mana dapat menyebabkan konflik yang berkepanjangan. Padahal, jika warga negara saling memahami dan menghargai maka tidak akan terjadi konflik tersebut.