Azra Safitri (2216031014) Reg B
Analisis jurnal
Analisis jurnal yang berjudul URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK.
Menurut saya Kemajuan pesat ilmu
pengetahuan dan teknologi (IPTEK) mengakibatkan peradaban manusia mengalami perubahan yang sangat signifikan.
Pancasila adalah ideologi bangsa yang harus menjadi spirit bagi setiap nadi kehidupan dari masyarakat dan kegiatan yang konstitusional karena Pancasila dipandang sebagai media akulturasi dari bermacam-macam pemikiran mengenai agama, pendidikan, budaya, politik, sosial, dan bahkan ekonomi (Amir, 2013).
Perkembangan IPTEK akan bersentuhan dengan nilai-nilai ideologi bangsa, yang didalamnya termasuk nilai agama dan budaya. Sehingga, IPTEK perlu mempertimbangkan nilai-nilai ideologi bangsa dalam pengembangannya agar tidak merugikan umat manusia.
Nilai-nilai Pancasila meliputi: Nilai dasar(intrinsik),Nilai instrumental, dan nilai praktis.
Penjabaran sila-sila Pancasila yang dijadikan sebagai Pedoman dalam pengembangan IPTEK yang dikemukakan oleh Kaelan (2000).
Pertama, Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, mengimplementasikan ilmu Pengetahuan, mencipta, perimbangan antara rasional dengan irasional, antara akal, rasa, dan kehendak.
Kedua, Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab, memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK haruslah secara beradab.
Ketiga, Sila Persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan IPTEK, dengan IPTEK persatuan dan Kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan persahabatan antar daerah karna faktor kemajuan.
Keempat, Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis.
Kelima, Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kemajuan IPTEK harus dapat menjaga Keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.
Pancasila dijadikan sebagai dasar pengembangan IPTEK diharapkan memberi dampak luas pada kemaslahatan kehidupan bangsa Indonesia. IPTEK boleh berkembang dan maju, namun harus diimbangi dengan menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur ideologi bangsa di seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dapat disimpulkan Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Kelima sila Pancasila merupakan pedoman yang berisikan nilai-nilai fundamental bangsa dalam penyelenggaraan kehidupan bangsa, jadi sia-sia ketika ilmu dan teknologi dikembangkan tanpa melirik norma-norma yang ada karena justru kerusakan dalam kehidupan bangsalah yang akan terjadi.
Analisis jurnal
Analisis jurnal yang berjudul URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK.
Menurut saya Kemajuan pesat ilmu
pengetahuan dan teknologi (IPTEK) mengakibatkan peradaban manusia mengalami perubahan yang sangat signifikan.
Pancasila adalah ideologi bangsa yang harus menjadi spirit bagi setiap nadi kehidupan dari masyarakat dan kegiatan yang konstitusional karena Pancasila dipandang sebagai media akulturasi dari bermacam-macam pemikiran mengenai agama, pendidikan, budaya, politik, sosial, dan bahkan ekonomi (Amir, 2013).
Perkembangan IPTEK akan bersentuhan dengan nilai-nilai ideologi bangsa, yang didalamnya termasuk nilai agama dan budaya. Sehingga, IPTEK perlu mempertimbangkan nilai-nilai ideologi bangsa dalam pengembangannya agar tidak merugikan umat manusia.
Nilai-nilai Pancasila meliputi: Nilai dasar(intrinsik),Nilai instrumental, dan nilai praktis.
Penjabaran sila-sila Pancasila yang dijadikan sebagai Pedoman dalam pengembangan IPTEK yang dikemukakan oleh Kaelan (2000).
Pertama, Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, mengimplementasikan ilmu Pengetahuan, mencipta, perimbangan antara rasional dengan irasional, antara akal, rasa, dan kehendak.
Kedua, Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab, memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK haruslah secara beradab.
Ketiga, Sila Persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan IPTEK, dengan IPTEK persatuan dan Kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan persahabatan antar daerah karna faktor kemajuan.
Keempat, Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis.
Kelima, Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kemajuan IPTEK harus dapat menjaga Keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.
Pancasila dijadikan sebagai dasar pengembangan IPTEK diharapkan memberi dampak luas pada kemaslahatan kehidupan bangsa Indonesia. IPTEK boleh berkembang dan maju, namun harus diimbangi dengan menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur ideologi bangsa di seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dapat disimpulkan Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Kelima sila Pancasila merupakan pedoman yang berisikan nilai-nilai fundamental bangsa dalam penyelenggaraan kehidupan bangsa, jadi sia-sia ketika ilmu dan teknologi dikembangkan tanpa melirik norma-norma yang ada karena justru kerusakan dalam kehidupan bangsalah yang akan terjadi.