Kiriman dibuat oleh Elisa Agustina

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN POSTTEST

oleh Elisa Agustina -
NAMA : ELISA AGUSTINA
NPM : 2216031110
KELAS : REGULER B

“Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani”, oleh Aulia Rosa Nasution. Membahas tentang pentingnya pendidikan kewarganegaraan sebagai bagian dari pendidikan karakter bangsa Indonesia dengan fokus pada demokrasi, hak asasi manusia (HAM) dan masyarakat madani.

Pendidikan kewarganegaraan sangat penting untuk membentuk karakter bangsa Indonesia yang demokratis dan berbudaya. Hal ini juga sejalan dengan tujuan pendidikan nasional Indonesia untuk menciptakan generasi yang berkepribadian kuat, mandiri dan bermartabat. Seperti halnya pendidikan karakter, pendidikan kewarganegaraan bertujuan untuk mengembangkan nilai, sikap, dan perilaku baik yang sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan Indonesia. Demokrasi, hak asasi manusia dan masyarakat madani adalah tiga isu yang penting dalam ranah kewarganegaraan maupun pendidikan.

Demokrasi adalah sistem pemerintahan yang memberikan hak kepada rakyat untuk memilih pemimpin mereka dan mengambil keputusan. Pendidikan kewarganegaraan yang mengajarkan demokrasi dapat membantu memperkuat prinsip-prinsip demokrasi di Indonesia dan membentuk sikap demokratis generasi muda. Hak asasi manusia adalah hak dasar yang dimiliki setiap orang tanpa terkecuali. Pendidikan kewarganegaraan yang mengajarkan hak asasi manusia dapat membantu mengembangkan empati dan toleransi pada generasi muda sehingga mereka dapat menghormati hak orang lain dan menghindari diskriminasi. Masyarakat madani adalah masyarakat berdasarkan prinsip kebebasan, keadilan dan partisipasi aktif masyarakat dalam kehidupan politik dan sosial. Pendidikan kewarganegaraan yang disampaikan oleh masyarakat madani dapat membantu melatih generasi muda untuk mengambil peran aktif dan bertanggung jawab dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

Melalui pendidikan kewarganegaraan yang mempertegas nilai-nilai demokrasi, hak asasi manusia dan masyarakat madani, generasi muda Indonesia dapat dibentuk menjadi warga negara yang demokratis, toleran, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, pendidikan kewarganegaraan harus menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan Indonesia.

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

oleh Elisa Agustina -
NAMA : ELISA AGUSTINA
NPM : 2216031110
KELAS : REGULER B

Secara umum kewarganegaraan dapat diartikan sebagai usaha sadar menyiapkan peserta didik agar cinta, setia, serta berani berkorban membela bangsa dan negara. Selain itu juga melatih peserta didik berfikir kritis, analitis, demokratis, berdasarkan Pancasila. Saat ini banyak metode yang dapat diterapkan untuk membangun peserta didik yang mampu berpikir kritis, salah satunya dengan diadakan forum analisis ini maka peserta didik memiliki kesempatan untuk menyampaikan gagasan maupun idenya.

Ada beberapa landasan ide dan landasan hukum yang mengatur mengenai pendidikan kewarganegaraan, meliputi Pancasila yang menjadi dasar negara, pandangan hidup dan ideologi negara, Pancasila menjadi landasan berfikir serta pedoman hidup bagi masyarakatnya, pembukaan UUD 1945, Batang Tubuh UUD 1945, pasal 27 ayat (3) tentang bela negara, pasal 30 ayat (1) tentang pertahanan dan keamanan & pasal 31 ayat (1) tentang pendidikan. Selanjutnya landasan ide serta hukum ini diatur dalam UU Nomor 20 tahun 1982 tentang pendidikan bela negara & UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang mata kuliah pengembangan kepribadian, serta SK Dirjen DIKTI Nomor 43 Tahun 2006 tentang pengembangan mata kuliah kepribadian.

Secara historis substansi pendidikan kewarganegaraan sudah dimulai sebelum Indonesia merdeka. Secara sosiologis adanya pendidikan ini diperlukan oleh masyarakat untuk menjaga, memelihara, dan mempertahankan eksistensi negara-bangsa. Dan secara politik mencakup dokumen-dokumen tentang kewarganegaraan.

Adanya pendidikan kewarganegaraan ini diharapkan dapat mendorong warga negara agar mampu memanfaatkan iptek untuk membangun negara dan bangsa. Seperti yang kita ketahui bahwa iptek tidak hanya membawa pengaruh positif melainkan juga mampu membawa pengaruh negatif, saat ini banyak kejataan yang terjadi di dunia maya seperti penyebaran berita hoaks yang dapat membawa masyarakat kepada ujaran kebencian serta pemalsuan identitas yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Masa depan bangsa Indonesia tentunya ada ditangan kita yang nantinya dapat mengatasi hal-hal yang tidak sesuai norma dan mengancam integritas serta kemajuan bangsa.