Nama : Diva Kurnia Khoirunnisa
Kelas : Reguler B
NPM : 2216031006
Prodi : Ilmu Komunikasi
Demokrasi dan demokratisasi seiring dengan masa reformasi memberikan pekerjaan rumah yang besar kepada hukum. Demokrasi tidak dapat dihadapi dengan cara hukum dibawah kekuasaan yang otoriter dan sentralistik. Tuntutan partisipasi dan kontrol oleh masyarakat terhadap badan dan institut makin menguat baik lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Semua dihadapkan pada tantangan yang sama. Semboyan bhinneka tunggal ika atau berbeda beda tetap satu juga menuntut untuk diwujudkan dengan sebaik-baiknya. Di masa lalu sentralisme yang otoriter telah menenggelamkan ke bhinekaan tersebut.
Pluralisme dalam berhukum muncul sebagai tantangan tersendiri. Usaha untuk menyejaterahkan rakyat, mengurangi kemiskinan, pengangguran, dsb berkaitan erat dengan pergerakan roda perekonomian. Untuk itu peranan hukum sebagai bentuk berbagai peraturan tak dapat diabaikan. Hukum perlu diposisikan sebagai tulang punggung perekonomian dan bukan malah menjadi penghambat. Para investor terlebih dahulu menginginkan kemapanan infrastruktur hukum sebelum melihat unsur yang lain. Hukum harus dapat diandalkan untuk menjaga dan mengamankan investasi mereka. Usaha untuk mensejahterakan rakyat, mengurangi pengangguran dan angka kemiskinan juga tak boleh dibiarkan dan diabaikan. Hal tersebut berkaitan dengan roda perekonomian dalam sebuah negara.
Dari video tersebut dapat disimpulkan bahwa demokrasi dan demokratisasi memberikan pekerjaan rumah yang besar bagi hukum. Hukum seharusnya diposisikan sebagai tulang punggung perekonomian bukan justru sebagai penghambat, oleh karena itu hukum harus dapat diandalkan.